Misteri Dolar Amerika dan Tragedi WTC

Setelah peristiwa tragis WTC 11 September 2001 silam, banyak praduga yang bermunculan seputar siapa sebenarnya di balik penabrakan pesawat tersebut. Tudingan pertama kali ditujukan pada kelompok al-Qaeda pimpinan Osama bin Laden. Namun, sebelum ada sangkalan dari pihak tersebut, muncul prasangka lain yang justru menuding pemerintah AS sebagai pelakunya.
Mengapa pemerintah sampai dituduh melakukan hal mengerikan itu kepada rakyatnya sendiri?
Ini didasarkan pada kenyataan di reruntuhan WTC ditemukan besi yang meleleh akibat pemanasan dalam suhu sangat tinggi. Bukankah panas itu berasal dari pesawat yang dibajak lalu ditabrakkan ke gedung WTC.
Para peneliti memberikan jawaban mengejutkan bahwa panas tersebut bukan dipicu dari pesawat, melainkan dari bom yang sudah dipasang di berbagai sudut bangunan sehingga konstruksi yang sudah tahan api sekalipun bisa ambruk juga.
Keanehan lain pun diperlihatkan dari banyaknya karyawan WTC keturunan Yahudi yang tidak masuk kerja pada hari kejadian. Ini seakan membuka sebuah konspirasi antara kelompok-kelompok Yahudi di AS.
Sayangnya, sampai hari ini, kasus tersebut tidak juga terbongkar. Ada pula kabar yang merebak bahwa kejadian 9/11 itu sudah direncanakan sejak 4,5 abad yang lalu dan diabadikan dalam uang dolar.
Dalam sebuah situs, entah ini hoax atau bukan, terkuak sebuah misteri dolar Amerika tersebut. Ini sekaligus memperlihatkan kepada dunia bahwa di balik pemerintahan AS ada tangan Yahudi penganut Zionisme yang selama ini mencoba mewujudkan New World Order atau Tatanan Dunia Baru.
Nah, mari kita lihat sedikit misteri dolar Amerika tersebut yang sekilas tampak tidak masuk akal. Dari pecahan uang US$20, yang dilipat-lipat hingga sedemikian rupa, terlihat atap sebuah bangunan yang berasap. Hampir sama dengan foto Pentagon setelah ditabrak sebuah pesawat penumpang.
Jika dilipat dengan cara yang lain, kita akan melihat dua buah gedung tinggi yang berasap. Ini pun mirip dengan foto gedung kembar WTC setelah ditabrak. Bahkan, nomor penerbangan pesawat itu pun sama dengan yang tertulis dalam lembaran uang tersebut. Ini sangat menggoda keingintahuan kita tentunya.
Lagi-lagi, jika dilipat-lipat, akan terlihatkan tulisan OSAMA. Sepertinya, perencanaan ini sudah demikian matangnya, bahkan hampir tidak rasional. Namun, apa yang tidak mungkin?
Tudingan bahwa pelaku tidak berprikemanusiaan ini terlontar kepada Yahudi adalah dengan banyaknya simbolisasi Yahudi dalam lembaran uang dolar Amerika.
Jika kita jeli, gambar piramid dengan simbol mata satu pada bagian puncaknya semakin menguatkan keterlibatan Yahudi di dalam pemerintahan AS.
Simbol Bintang David yang jelas-jelas sebagai simbol Yahudi dengan jelas terpampang di sisi yang lain. Luar biasa!
Anehnya, tidak ada penyangkalan yang datang dari pihak tertuduh atas semua analisis ini, seolah-olah dibenarkan begitu saja.






