logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Berita    Bencana    Bencana Alam

Misteri Tsunami Aceh


Ilustrasi misteri tsunami aceh
26 Desember 2004. Pada tanggal ini, tsunami besar akibat gempa berkekuatan 8,9 SR menghantam kota Banda Aceh. Ibukota provinsi Nanggroe Aceh Darussalam itu pun porak-poranda. Ratusan ribu orang meninggal dunia. Ratusan ribu lainnya dinyatakan hilang.  Kerugian materi tak terhitung. Korban yang selamat pun banyak yang mengalami trauma karenanya. Dibalik kejadian memilukan itu, satu per satu fakta mengungkap misteri tsunami Aceh.

Tanggapan Yang Berbeda

Misteri itu sendiri ditanggapi dengan berbagai sikap baik oleh yang mengalaminya langsung maupun yang hanya membaca kisah tersebut. Ketika tsunami baru saja terjadi berbagai kisah keajaiban itu sering terdengar. Kini setelah lebih dari 8 tahun berlalu, seolah tidak lagi terlihat bekas-bekas tsunami dan gempa dahsyat itu. Masyarakat telah beraktivitas seperti biasa. Mereka pun terkadang terlihat telah melupakan apa yang terjadi pada beberapa tahun silam.

Sekarang malah sering terdengar hal-hal yang membuat pilu. Misalnya, Aceh menjadi salah satu provinsi dengan tingkat korupsi tertinggi di Indonesia. Tsunami memang telah membuat masyarakat Aceh bersatu dan tidak ada lagi GAM. Partai lokal pun mendapatkan tempat yang layak di pemerintahan. Bahkan mantan petinggi GAM menjadi gubernur Aceh. Namun, kehidupan masyarakat yang berada di kota yang telah menerapkan hukum syariah Islam ini ada yang miris.

Terdengar kabar peristiwa pemerkosaan secara bergilir yang dilakukan oleh 3 orang pemuda terhadap seorang gadis. Pacaran menjadi hal yang biasa di kota ini. Begitu juga dengan perselingkuhan hingga ada arisan dengan hadiah seorang pemuda atau yang biasa disebut dengan gigolo. Berita-berita miris ini sangat menyayayt hati. Tidakkah mereka tahu dan sadar bahwa sebelum terjadi gempa dahsyat dan tsunami, dikatakan bahwa keadaan seperti ini pun telah berlangsung.

Ketika ratusan ribu orang meninggal dunia, sebenarnya Allah Swt memberikan peringatan yang cukup pedih kepada orang-orang yang tinggal di Aceh. Tetapi sepertinya pertaubatan itu tidak lama berlangsungnya. Kehidupan duniawi telah menyilaukan mata banyak orang sehingga mereka merasa bahwa akan lebih nikmat merasakan semua isi dunia dan melupakan akhirat. Dunia yang fana ini dipuja-puja sehingga membuat hati lupa dan jiwa terselimut hitam pekatnya dosa.

Kisah tsunami tersimpan rapi di museum tsunami. Ketika Aceh dilanda banjir yang cukup besar dan gempa yang juga cukup besar walaupun tidak menimbulkan tsunami, ternyata tidak banyak menyadarkan orang-orang yang telah gila dengan dunia ini. Bagi orang-orang yang masih mempunyai hati nurani, kejadian tsunami beberapa tahun silam itu masih menjadi sesuatu yang membuat hati tergetar dan jiwa terguncang. Betapa dahsyatnya kekuatan air bah. Betapa tiada dayanya manusia tanpa bantuan Allah Swt.

Jadi tiada guna menjadi pengkhianat Tuhan yang tidak mentaati tuntunannya. Kalaupun ajaran keislaman itu belum sampai, banyak cara melakukan pencarian hakikat keimanan. Ketika masih ada sedikit iman di dada, akan terasalah betapa banyak sekali peringatan yang telah diberikan oleh Tuhan ke tanah Aceh. Cukuplah satu kali tsunami saja yang menjadi azab yang begitu perih. Tidak perlu lagi ada azab yang lebih perih lagi. Untuk itulah semua rakyat Aceh seharusnya menyadari itu dan berusah auntuk hidup lebih mendekat kepada Allah Swt.

Beberapa Kejadian Menakjubkan

Tsunami ini sendiri tak hanya menghantam Banda Aceh tapi juga berapa pulau dan negara lain, seperti Thailand dan Srilangka. Beberapa hari sebelum terjadi tsunami dan gempa yang dahsyat itu, ada yang melihat awan tegak lurus. Awan ini juga muncul ketika akan terjadi gempa dahsyat di Yogyakarta dan Padang. Bahkan ketika tsunami akan menerjang Pangandaran pun, orang melihat ada keanehan yang ditunjukan oleh bumi termasuk langit senja yang terbelah di Yogyakarta.

Citra Satelit
Foto satelit yang direkam oleh DigitalGlobe Quickbird, sebuah perusahaan jasa satelit, menunjukkan riak gelombang tsunami di Srilangka yang menyerupai tulian kaligrafi “Allah”. Citra satelit ini dapat dilihat dengan sangat jelas, seolah-olah Allah telah membubuhkan tanda tangan pada peristiwa tsunami itu. Tsunami itu seperti pesan yang disampaikan oleh Allah untuk memperingatkan manusia. Pesan yang ditandatangani langsung oleh Allah.

Sayang memang tidak banyak orang yang tahu tentang hal ini. Bagaimanapun, yang diyakini oleh umat Islam adalah bahwa tidak ada bencana yang bukan karena dosa manusia. Bencana itu tidak akan mendahului dosa. Jadi bencana itu akibat dari apa yang telah diperbuat oleh manusia di bumi ini. Ketika banyak yang tidak menerima keyakinan ini, itu adalah hak mereka. Bagi yang yakin, yang harus dilakukan adalah segera melakukan taubat. Tidak ada salahnya merasa bersalah dan berdosa lalu bertaubat.

Bersegera melakukan taubat akan menghalangi musibah yang jauh lebih besar lagi. Taubat ini tidak hanya dilakukan oleh satu atau dua orang saja. Semua manusia yang merasa berdosa, langsung bersujud dan meminat ampun. Ketaqwaan itu akan membawa rezeki yang besar dan sangat banyak. Orang yang bertaqwa dijanjikan kehidupan yang tenang dan tentram dalam segala kondisi dan keadaan. Jangan takut tdiak kebagian rezeki karena Allah Swt itu Maha Kaya dan Maha segalanya.

Berbagai Misteri Tsunami Aceh

Berbagai peristiwa misterius terjadi beberapa jam sebelum tsunami datang hingga pada saat tsunami benar-benar melanda kota Banda Aceh. Beberapa orang yang mengalami kejadian aneh itu baru menyadarinya ketika tsunami telah terjadi. Berikut beberapa kisah misteri tsunami Aceh yang disampaikan oleh para korban selamat:

* Jejak Kaki Raksasa
Usai tsunami, warga kota Pidie yang berjarak sekitar 120 km dari Banda Aceh menemukan jejak-jejak kaki raksasa. Telapak kaki raksasa ini berukuran panjang 50 cm dan lebar sekitar 30 cm. Ada 10 jejak kaki raksasa yang terlihat jelas di aspal jalan. Semua jejak itu adalah jejak kaki kiri, dengan jarak antar jejak sekitar 170 cm.

Tiga kilometer dari ditemukannya jejak kaki itu, ditemukan pula jejak kaki raksasa yang serupa, namun hanya jejak kaki sebelah kanan. Semua jejak kaki itu mengarah ke kota Banda Aceh. Tak ada yang tahu pasti jejak kaki siapa itu, meskipun sebagian kalangan meyakini bahwa itu adalah jejak kaki utusan Allah yang hendak memberikan pertolongan di Banda Aceh.

Ulama setempat sempat mengkhawatirkan timbulnya kemusyrikan, lebih-lebih ketika banyak warga yang mengambil lumpur yang melekat pada jejak kaki itu dan menjadikannya sebagai jimat. Jejak kaki yang sangat kuat melekat di aspal jalan itu hilang setelah kota Pidie diguyur hujan deras selama empat hari berturut-turut. Allah melindungi umat-Nya dari kesesatan dan kemusyrikan.

* Cahaya misterius
26 Desember 2004 dinihari, beberapa jam sebelum gempa dan tsunami yang menghancurkan Banda Aceh, seberkas cahaya terang terbang di atas langit Lhok Nibung, Aceh Timur dengan kecepatan sekitar 30-50 km/jam. Cahaya berbentuk mozaik bulat itu memiliki gradasi warna kuning, putih, biru, merah, dan hitam.

Cahaya yang terbang di ketinggian sekitar 100 m itu melesat menuju kota Banda Aceh.  Para alim ulama mengartikan mozaik cahaya itu sebagai sebuah berita dari langit mengenai akan adanya peristiwa besar yang terjadi, entah meninggalnya ulama atau bencana alam yang luar biasa.

* Berjalan Diatas Gelombang
Di Banda Aceh, seorang anak laki-laki berusia 5 tahun diselamatkan oleh seorang tua yang turun dari langit. Anak kecil yang berpegangan pada kusen jendela lantai dua rumahnya itu tengah berusaha bertahan dari derasnya air yang mengombang-ambingkan tubuhnya, ketika sosok misterius itu turun dari langit dan langsung mengangkat tubuhnya.

Sosok misterius itu membawa si anak kecil menuju kantor TVRI yang lebih aman. Sosok itu berjalan di atas gelombang, hanya telapak kakinya yang terkena lumpur sementara baju yang dikenakannya sama sekali tidak menjadi basah.

* Gelombang yang Membelah
Di Banda Aceh, rumah milik Hj Hasnah sama sekali tak tersentuh gelombang tsunami. Gelombang tsunami yang hampir mencapai rumahnya membelah, bergerak ke pinggir, menghindari rumahnya, lalu menghantam sawah dan perkebunan yang berada di belakang rumah. Rumah itu sendiri sebelumnya sering digunakan untuk pengajian atau tahlilan setiap malam Jumat. Ibu pemilik rumah itu pun terkenal sangat dermawan dan tak pernah lepas mengaji Al Quran setiap hari.

Peristiwa-peristiwa misterius di sekitar tsunami Aceh membuktikan betapa besarnya kekuasaan Allah.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Jenis Bencana Alam Dunia
  • Bahaya Letusan Gunung Api
  • Antisipasi Tsunami Indonesia
  • Letusan Gunung Merapi
  • Bencana Gunung Merapi - Bencana Bagi Masyarakat Yogya dan Indonesia
  • Tsunami Pangandaran; Bencana Tanpa Peringatan
  • Mengungkap Peristiwa Seputar Bencana Tanah Longsor
  • Kiamat 2012 dari Ramalan dan Interpretasi Ahli
  • Letusan Gunung Bromo 2010
  • Serba-Serbi Gempa Bumi Tektonik
  • Cara penanggulangan Tsunami yang Efektif
  • Mengungkap Peristiwa Seputar Bencana Alam Tanah Longsor
  • Makalah Gempa Bumi dan Tsunami
  • Masalah Banjir, Akibat Ulah Manusia
  • Mencegah Banjir demi Kehidupan Bersama
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA