Tentang Anne Ahira | Tips dari Anne Ahira | Beranda
Misteri

Iman Kepada Yang Ghaib

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Iman kepada yang ghaib merupakan rukun iman yang menjadi prinsip utama aqidah Islam, Allah Swt Berfirman : "(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka".(QS Al-Baqarah: 3),

Pengertian iman

Allah Swt berfirman "yaitu orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi, seraya berkata :  Ya Tuhan kami , tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau , maka peliharalah kami dari siksa neraka "  [QS 3 Ali Imran : 191]

"Sesungguhnya orang-orang yang beriman, hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah Mereka itulah orang-orang yang benar [shidiq]. [Qs 49 Al Hujurat: 15]

Syaikh As Sa'dy rahimahullah berkata: "Hakekat iman adalah pembenaran yang utuh terhadap apa yang dikhabarkan oleh para Rasul yang mencakup ketundukan anggota badan. Bukanlah urusan iman itu terkait dengan perkara-perkara yang tampak oleh indera. Karena yang demikian itu tidak akan membedakan antara orang islam dan kafir. Objek keimanan adalah perkara ghaib yang tidak pernah kita lihat dan tidak pernah kita saksikan. Kita mengimaninya karena khabar dari Allah Ta'ala dan Rasul-Nya shallallahu 'alaihi wa sallam saja. Maka inilah iman yang akan memisahkan antara seorang muslim dan kafir".

Pengertian Ghoib

"(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka".(QS Al-Baqarah: 3).

Ghaib yang termaktub dalam alquran tersebut adalah yang tak dapat ditangkap oleh pancaindera. Percaya kepada yang ghjaib yaitu, meng-i'tikadkan adanya sesuatu "yang maujud" yang tidak dapat ditangkap oleh pancaindera, karena ada dalil yang menunjukkan kepada adanya, seperti: adanya Allah, Malaikat-Malaikat, Hari akhirat dan sebagainya.

Imana Kepada Yang Ghoib

Iman kepada yang ghoib adalah kewajiban semua uman muslim, meyakini tentang hal-hal yang ghaib yaitu membenarkan segala sesuatu yang telah dikhabarkan oleh Allah dan Rasul-Nya dari hal-hal yang tidak dapat dijangkau oleh panca indera dan tidak bisa dicapai oleh akal manusia, akan tetapi hanya diketahui berdasarkan wahyu yang diterima oleh para nabi dan rasul.

Hal tersebut Allah Tegaskan di dalam Alquran

"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang ada di daratan dan di lautan, dan tiada sehelei daun-pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir bijipun dalam kegelapan bumi dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Makhfudz)" (QS. al-An'am: 59)

 "Katakanlah! (Hai Muhammad) Tiada seorang pun baik di langit maupun di bumi yang mengetahui hal-hal yang ghaib kecuali Allah, dan mereka tidak mengetahui kapan mereka dibangkitkan" (QS.An-Naml: 65)

"Katakanlah! (Hai Muhammad), "Aku tidak mengatakan kepada kalian bahwa perbendaharaan (rahasia) Allah ada padaku, dan tidak (pula) aku mengetahui yang ghaib, dan tidaklah aku mengatakan kepada kalian bahwa aku ini malaikat, aku tidak mengikuti kecuali apa yang diwahyukan kepadaku" (QS.Al-An'am:50)

Ada juga perkara-perkara ghaib yang Allah beritahukan kepada nabi dan rasul, salah satunya Seperti Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam yang mengetahui dan memberitahukan kepada ummatnya tentang tanda-tanda hari Kiamat; Tentang adanya surga dan neraka; Tentang adanya azab kubur dan nikmat kubur, serta Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam pernah memegang leher jin Ifrit ketika beliau diganggu oleh Jin tersebut di dalam shalatnya sebagaimana diriwayatkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim, dan hal-hal ghaib lainnya, Hal tersebut dengan maksud bahwa sebagai salah satu tanda kenabian dan keistimewaan Nabi Muhammad yang Allah berikaN.

Allah subhanahu wata'ala berfirman, artinya,

"(Dia adalah Rabb) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorang pun tentang yang hal ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya". (QS. Al-Jinn: 26-27)

Wallahu a'lam.

Tentang Penulis: AsianBrain.com Content Team. Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA & TERBAIK di Indonesia. Didirikan oleh Anne Ahira yang kini menjadi ICON Internet Marketing Indonesia. Kunjungi situsnya: www.AsianBrain.com

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog Anda tanpa dikenakan biaya alias GRATIS, selama:
  1. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan.
  2. Anda harus mencantumkan 'tentang penulis' di bagian bawah artikel, dan memuat link aktif menuju www.AsianBrain.com atau www.AnneAhira.com
  Versi Cetak      Beri Komentar      Beritahu Teman

  

Nama *
Email *
Komentar *
 
  Catatan :
* : harus di isi
Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator
 

  • upin
  • 24 Oct 09 10:29
  • vidio hantunya kurang menyeramka
  • dafrizal
  • 16 Nov 09 11:12
  • Ada manusia yang diciptakan lebih dari yang lain, sehingga ia dapat berkomunikasi dengan yang ada di alam goib, banyak yang tidak meyakininya apalagi organisasi yang cukup besar menyatakan itu sirik, sedangkan mereka tidak tahu apa-apa.
  • 05 Dec 09 14:22
  • klu kta rjin bersrah driy pda ALLAH pasti kta gakkan di ganggwu sma makhluk gaib kecwali malaikat whee..hee..hee..
Nama Teman *
Email Teman *
Nama Anda *
Email Anda *
 
  * : harus di isi
 
 


Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Anne Ahira Newsletter
Dapatkan Motivasi & Tulisan-Tulisan Menarik Dari ANNE AHIRA Secara Berkala Selamanya GRATIS! :-)

Nama Lengkap:
Email:
Ketikan kembali Email Anda:
No.HP Anda: