Tentang Anne Ahira | Tips dari Anne Ahira | Beranda
Misteri

Apa itu Mistik?

Oleh: AsianBrain.com Content Team

Mistisisme atau mistik asal kata dari bahasa Yunani (mystikos) "yang memulai"(mysteria) yang berarti ("inisiasi") adalah persekutuan mengejar mencapai atau identitas, atau kesadaran, realitas, yang illahiyah, kebenaran rohani, atau pengalaman ketuhanan, intuisi, atau wawasan dan keyakinan bahwa pengalaman tersebut merupakan sumber penting pengetahuan, pemahaman, dan kebijaksanaan.

Tradisi bisa di sebut juga Mistik karena termasuk kepercayaan tentang keberadaan tugas empiris di luar pemahaman yang sebenarnya, atau keyakinan bahwa pemahaman manusia di dunia melampaui penalaran secara logis atau pemahaman intelektual.

Dalam banyak kasus mistik salah satunya seperti meditasi adalah sebuah jangkauan keadaan untuk keberadaan Ketuhanan dalam diri. Tujuan dari praktek mistik adalah untuk mencapai pengalaman, untuk mengatasi keadaan yang terbatas dan mengidentifikasi kembali dengan segala yang ada.

Istilah "Mistisisme atau mistik" sering digunakan untuk merujuk kepada kepercayaan yang murni atau praktik aspek metafisis dan dimensi internal agama, sementara masih berkaitan dengan doktrin keagamaan arus utama. Sebagai contoh, Kabbalah adalah gerakan mistik yang signifikan dalam Yudaisme, dan tasawuf adalah gerakan mistik yang signifikan dalam Islam.

Gnostisisme mengacu pada kedua gerakan mistik dalam agama Kristen dan berbagai sekte mistis yang muncul dari agama Kristen. Beberapa berpendapat bahwa kekristenan itu sendiri adalah sebuah sekte mistik yang muncul dari Yudaisme. Sementara agama Timur cenderung untuk menemukan konsep mistisisme yang berlebihan, bukan pengetahuan dan ritual tradisional dianggap sebagai Esotericism, misalnya Buddhisme Vajrayana. Vedanta dianggap sebagai cabang mistik agama Hindu.

Berikut beberapa pendapat mengenai mistik

1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002, hal 749) : merupakan hal gaib  yang sangat diyakini hingga tidak bisa dijelaskan dengan akal  manusia biasa.

2. Koentjaraningrat dalam bukunya Beberapa Pokok Antropologi Sosial,( 1980,hal 269. merupakan bentuk religi yang berdasarkan kepercayaan kepada satu Tuhan yang dianggap meliputi segala hal dalam alam dan sistem keagamaan ini sendiri dari upacara-upacara yang bertujuan mencapai kesatuan dengan tuhan.

3. Ahmad Tafsir dalam buku Filsafat Ilmu (2004,hal 112) : merupakan pengetahuan yang tidak rasional atau tidak dapat dipahami rasio, maksudnya hubungan sebab akibat yang terjadi tidak dapat dipahami rasio.

4. Harold. H. titus, et al. op cit., halaman 418. mengutip dari  Erich Dinkler. Makalah berjudul "Myth (Demythologizing)"  dalam buku A Hand Book of Christian Theology. Clevelanda : Collins & word. 1958. halaman 238 -243 : Perkataan mitos atau mythical sebagai pertimbangan nilai yang negatif tentang suatu kepercayaan atau riwayat. Walaupun begitu, kata tersebut dapat dipakai sebagai deskriptif semata-mata tanpa konotatif negatif. Mitos dapat menunjukkan kepada (1) dongengan-dongengan (2) bentuk-bentuk sastra yang membentangkan soal-soal spritual dalam istilah sehari-hari (3) cara berpikir tentang ketenaran-ketenaran yang tertinggi (ultimate).

Adapu prilaku-prilaku orang yang bisa di sebut dengan prilaku mistik antara lain :

1. Belajar menciantai seperti tuhan menciantai umatnya

2. Belajar untuk tunduk pada kebaikan yang ada dalam setiap diri manusia

3. Belajar bahwa kita adalah sama dalam dalam pandangan tuhan

4. Menyadari bahwa kita semua sama di dalam cahaya ketuhanan

5. Komitmen terhadap perubahan diri yang anda pilih

6. Menerima bahwa hidup tidaklah abadi  dan lihatlah sesuatu yang lebih abadi dan kekal seperti cinta dan kebahagiaan

7. Peka terhadap setiap keadaan seperti menyatu dengan alam nyata yang bebas, adil dan penuh cinta

8. Seimbangkan sifat laki laki dan wanita dalam diri sebagai cerminan kecintaan akan semuanya dalam waktu yang bersamaan

9. Penuhi hidupmu dengan kemurnian, seperti cinta, kebahagiaan dan hubugan yg erat dengan cahaya tuhan

10. Di abad pertengahan para perawat mengisap luka para penderita lepra dan menyembuhkan mereka. mereka melakukannya yang dlam tradisi bunda teres dan saint francis "cinta sampai mati". perbuatan tersebut dikenal dengan"penerimaan penuh". Menerima diri dan orang lain. memandang dengan jernih cahaya tuhan dalam segala hal

11. Penuhi hidup dengan rasa cinta dengan berlimpah dan dengan kemakmuran. sikapi hidup sebagai abadi dan tidak akan pudar. serahkan hidupmu dan kau akan menyadari dia tidak akan pernah pudar. dirimu dipenuhi cinta dan kasih sayang hatimu menyinari alam

Tentang Penulis: AsianBrain.com Content Team. Asian Brain adalah pusat pendidikan Internet Marketing PERTAMA & TERBAIK di Indonesia. Didirikan oleh Anne Ahira yang kini menjadi ICON Internet Marketing Indonesia. Kunjungi situsnya: www.AsianBrain.com

Anda boleh mempublikasikan kembali tulisan di atas pada website atau blog Anda tanpa dikenakan biaya alias GRATIS, selama:
  1. Anda tidak mengubah baik sebagian atau pun keseluruhan tulisan.
  2. Anda harus mencantumkan 'tentang penulis' di bagian bawah artikel, dan memuat link aktif menuju www.AsianBrain.com atau www.AnneAhira.com
  Versi Cetak      Beri Komentar      Beritahu Teman

  

Nama *
Email *
Komentar *
 
  Catatan :
* : harus di isi
Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator
 

Nama Teman *
Email Teman *
Nama Anda *
Email Anda *
 
  * : harus di isi
 
 


Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Anne Ahira Newsletter
Dapatkan Motivasi & Tulisan-Tulisan Menarik Dari ANNE AHIRA Secara Berkala Selamanya GRATIS! :-)

Nama Lengkap:
Email:
Ketikan kembali Email Anda:
No.HP Anda: