Alasan Mobil Dijual dan Cara Efektif Memasarkannya
Ilustrasi mobil dijual
Mobil bisa dipandang sebagai aset atau aktiva tetap, baik dalam perusahaan maupun rumah tangga (pribadi). Bila suatu saat mobil dijual padahal belum mencapai masa “kritis” nya atau masa-masa mendekati keusangan mobil berdasarkan umur ekonomis yang telah dihitung sebelumnya, maka ada beberapa alasan tentu yang melatarbelakanginya.
Mengapa Mobil Dijual Sebelum “Jatuh Tempo”
Setiap aktiva tetap termasuk mobil, memiliki umur ekonomis atau usia pemakaian aktiva tetap tersebut yang dihitung dari pemakaian pertama kali aktiva tetap tersebut hingga tidak bisa dipakai lagi. Normalnya, mobil dijual adalah ketika mobil tersebut tak bisa dipergunakan untuk kegiatan operasional. Biasanya, hal itu akan terjadi ketika umur ekonomi mobil sudah semakin sedikit. Misalnya, diprediksi usia sebuah mobil adalah 10 tahun. Maka, perusahaan atau individu mulai siap-siap menjual mobil pada tahun kesembilan. Pun, sama dengan rumah tangga. Normalnya seperti itu.
Namun, ada kalanya baik rumah tangga maupun perusahaan menjual mobil (aktiva tetap) mereka sebelum masa jatuh tempo. Beberapa alasan di antaranya sebagai berikut.
1. Membutuhkan Cash on Hand dalam Waktu Cepat
Mobil dijual jika pemiliknya mendapatkan uang kas secara cepat dalam waktu singkat. Biasanya, pemilik, entah pemilik perusahaan atau dalam rumah tangga, akan memilih aset yang memiliki nilai jual tinggi bila memang yang pemiliki membutuhkan dana banyak dalam waktu singkat.
2. Tukar Tambah
Ada kalanya pemilik mobil bosan dengan mobil yang dimilikinya sekarang sehingga mobil dijual. Bukan karena alasan mendesak atau penting, namun hanya sekadar ingin mengganti mobil dengan yang lebih baru atau menarik. Mungkin lebih tepatnya bukan mobil dijual namun mobil ditukar dengan yang lebih baru dengan menambahkan sejumlah uang tertentu atau disebut juga dengan tukar tambah.
3. Tidak Nyaman
Alasan berikutnya mengapa mobil dijual sebelum waktunya adalah karena mobil tersebut tidak nyaman. Seperti membeli kucing dalam karung. Bisa jadi hal tersebut terjadi karena penjual sebelumnya tidak mengecek terlebih dahulu kondisi mobil. Transaksi online berpeluang besar untuk terjadi hal tersebut. Karena pembeli merasa tertipu, sehingga meskipun umur ekonomis mobil masih lama, mobil dijual.
4. Ada Sesuatu yang Mencurigakan
Ada sebuah kasus di mana seorang pembeli mobil ternyata membeli mobil curian. Si pembeli tidak tahu bahwa mobil yang ia beli adalah mobil curian. Dia baru mengetahui kenyataan pahit tersebut setelah ada razia polisi. Demi alasan keamanan, akhirnya mobil dijual padahal baru saja dibeli.
5. Repot dengan Masalah Perawatan
Memiliki mobil tak lantas bisa “cuci tangan” begitu saja setelah mobil dimiliki. Biaya perawatan mobil kadang-kadang lebih tinggi bila diakumulasi daripada harga cicilan mobil itu sendiri. Jika ada asuransi mobil, jumlahnya juga tidak murah. Setelah menyadari bahwa biaya perawatan mobil itu tidak murah, mobil dijual oleh pemilik setelah beberapa waktu. Daripada tabungan habis, lebih baik mobil dijual. Toh, mobil sudah dinikmati walau hanya beberapa waktu saja.
6. Mobil Dinilai Sebagai Investasi
Selain dinilai sebagai aset atau aktiva tetap, mobil juga bisa dinilai sebagai investasi. Apa bedanya? Mobil dinilai sebagai aktiva tetap bila ia dipakai untuk kegiatan sehari-hari atau kegiatan operasional. Sementara, mobil dinilai sebagai investasi bila tidak dipergunakan untuk kegiatan operasional. Mungkin, mobil dibeli untuk kemudian mobil dijual kembali. Kenapa mobil dijual? Alasannya sudah jelas. Mobil dinilai sebagai investasi sehingga ketika nilai mobil tersebut naik di pasaran, si pemilik mobil akan cepat-cepat menjualnya. Atau ketika pemilik mobil melihat peluang investasi yang lebih menjanjikan di bidang lain, emas misalnya, maka pemilik akan menjual mobil dan memborong logam mulia.
7. Life Style
Alasan kelima mengapa mobil dijual mungkin tidak terlalu penting dan logis. Tapi pada kenyataanya, alasan seperti ini memang ada. Masyarakat kelas atas biasanya menjadikan gaya hidup sebagai kebutuhan primer. Pun demikian dengan mobil yang mereka miliki. Bila hanya mobil itu- itu saja, biasanya mereka akan merasa malu. Alasan gaya hidup inilah yang membuat masyarakat kelas atas memutar otak hanya sekedar untuk memenuhi tuntutan yang sifatnya tidak logis tersebut. Mobil dijual kemudian diganti dengan yang baru demi sebuah popularitas dan pujian dari komunitas mereka.
Mobil Dijual - Cara Pemasaran Efektif untuk Menjual Mobil
Mobil dijual melalui agen atau dijual sendiri? Kedua pilihan tersebut memiliki kelebihan masing-masing. Mobil dijual sendiri berarti tak ada potongan untuk agen penjual namun waktu yang dibutuhkan mungkin akan lebih lama. Namun, dengan bantuan agen penjual, mobil dijual bisa dengan cepat meski ada biaya yang harus dikeluarkan untuk agen penjual.
Bila kita menyerahkan sepenuhnya pada agen penjual atau makelar, kita tak perlu repot-repot memasarkan mobil kita. Namun, bila kita memilh untuk menjual sendiri kita harus memikirkan strategi pemasarannya. Berikut ini misalnya:
1. Bidik Orang Terdekat yang Potensial
Sebelum kita “melempar” atau memasarkannya ke luar, ada baiknya bila kita mencoba memasarkan mobil ke orang-orang yang kita kenal. Alasannya tentu karena kita sudah mengenal dan percaya sehingga kemungkinan kita untuk ditipu kecil, meski juga masih ada. Mobil dijual ke kerabat dekat atau rekan dekat biasanya memakan waktu yang tidak terlalu lama. Pilihlah teman yang potensial atau memang sedang membutuhkan mobil.
2. Jangan Mengejar
Ada kalanya seorang pembeli masih ragu untuk membeli mobil kita. Meyakinkan tentu sangat dianjurkan. Tapi mengejar-ngejar setiap hari seolah memaksa untuk membeli? Bisa-bisa calon pembeli malah jengah dan lari.
3. Melalui Online?
Sebaiknya kita menghindari menawarkan mobil dijual secara online. Beberapa alasannya yaitu:
- Transaksi yang kita lakukan jumlahnya sangat material.
- Karena banyak kasus penipuan, banyak pembeli yang tidak percaya dengan pembelian online untuk sesuatu yang harganya sangat wah.
- Pembeli nakal bertebaran di mana-manaKecuali bila kita mengirim email ke teman-teman yang sudah kita kenal, mungkin tidak masalah. Namun, bila kita menawarkan ke orang yang baru kita kenal atau bahkan belum kita kenal? Hal tersebut sama saja dengan bunuh diri.
4. Jangan Terlalu Cepat Menyerah
"Mobil dijual cepat!" Iklan tersebut sering kita baca di pohon-pohon di sepanjang jalan yang kita lewati mungkin. Meski begitu, sebagai penjual tak seharusnya kita takhluk begitu saja pada pembeli. Jangan mengesankan bahwa barang kita murahan. Pun jangan pula terlalu jual mahal karena nanti tak akan ada yang membeli. Tarik ulur saja. Itu lebih asik.
Pada dasarnya, memang ada beberapa alasan yang membuat mobil dijual sebelum waktunya. Ibaratnya buah dijual sebelum tiba masa panennya. Mobil dijual untuk pertama kalinya tentu berbeda dengan mobil dijual untuk yang kedua bahkan ketiga kalinya.
Dari sisi “kesucian”, mobil dijual untuk pertama kali (produksi langsung jual) tentu masih “suci” bila dibandingkan dengan mobil yang sudah pernah dipakai. Itu sebabnya harus ada strategi khusus agar mobil yang sudah pernah dipakai tersebut bisa dijual dengan harga yang memuaskan.
Kredit Mobil Dijual
Iklan yang menawarkan mobil dijual hampir selalu tersedia di iklan surat kabar. Bahkan beberapa surat kabar harian menjadikan pendapatan dari iklan mobil dijual ini sebagai salah satu sumber penghasilan rutin yang cukup diandalkan untuk biaya operasional mereka.
Hampir setiap hari, hampir dengan mudah kita mendapatkan informasi mengenai mobil dijual tersebut. Hal ini disebabkan pada saat ini mobil sudah bukan lagi menjadi suatu barang mewah. Dengan demikian, semua kalangan masyarakat dari berbagai segmen ekonomi memiliki kesempatan yang sama untuk bisa memiliki sebuah mobil sebagai alat transportasi mereka.
Apalagi pada saat ini sudah banyak fasilitas yang memungkinkan seseorang untuk bisa memiliki sebuah mobil meski dengan dana yang terbatas. Dengan syarat yang tidak terlalu sulit, maka seseorang bisa memiliki kendaraan idaman yang diinginkan sebagai alat transportasi keluarga.
Fasilitas Kepemilikan Mobil
Di era yang penuh dengan persaingan industri seperti sekarang ini, banyak perusahaan pembuat mobil yang berusaha memberikan kemudahan dan fasilitas yang memanjakan para konsumen mereka. Bukan hanya dengan bersaing dalam bidang teknologi kendaraan yang akan memberikan kenyamanan pada para pengguna kendaraan tersebut.
Namun, di bidang harga banyak perusahaan yang saling berlomba untuk membuat mobil dengan harga yang cukup terjangkau dengan fasilitas yang tidak kalah dengan mobil mewah. Itulah mengapa pada saat ini banyak dijumpai mobil yang berharga cukup murah, namun tetap mengedepankan kenyamanan dan keselamatan bagi para pengendara serta penumpangnya.
Apalagi, pada saat ini Indonesia sudah menjadi bagian dari pasar bebas. Kondisi ini memungkinkan semua produk baik dari dalam maupun luar negeri saling bersaing untuk mendapatkan perhatian calon konsumen mereka.
Untuk industri mobil Indonesia, produk dari Jepang memang masih menjadi penguasa pasar pada saat ini. Posisi tersebut diikuti oleh mobil produksi Korea serta Eropa yang juga banyak digemari pecinta otomotif dalam negeri.
Diharapkan dalam beberapa waktu ke depan, Indonesia akan mampu menciptakan sebuah mobil produk dalam negeri. Hal ini dirasa bukan sesuatu yang mustahil untuk diraih. Apalagi jika melihat prestasi dari beberapa ahli di Indonesia yang bahkan sudah mampu menciptakan pesawat terbang yang diakui di dunia penerbangan internasional.
Sehingga, apabila hanya untuk bisa menciptakan mobil nasional kiranya bukan sesuatu yang mustahil untuk dilakukan. Karena jika ini bisa diwujudkan, maka niscaya bangsa Indonesia bisa memiliki sebuah mobil yang berkualitas dengan harga yang cukup murah karena berasal dari produksi dalam negeri.
Selain karena adanya peluang kehadiran mobil nasional, kemudahan seseorang memiliki mobil juga disebabkan semakin banyaknya fasilitas pembayaran yang bisa dilakukan. Untuk bisa mendapatkan sebuah mobil, kini konsumen tidak perlu harus mengumpulkan uang terlalu lama untuk membayar harga mobil dengan kontan.
Hal ini dimungkinkan dengan banyaknya lembaga pembiayaan yang akan membantu konsumen mewujudkan impian memiliki mobil tanpa harus menunggu terlalu lama. Dengan cukup membayar uang muka yang tidak terlalu besar, maka kita bisa segera membawa pulang sebuah mobil idaman kita ke rumah. Sedangkan sisa pembayaran bisa dilakukan dengan cara mengangsur sesuai kemampuan kita dan dalam tempo yang disepakati.
Kredit Mobil
Sebagai imbas perkembangan industri otomotif yang semakin pesat, pada saat ini mulai marak industri di bidang keuangan yang menopang usaha penjualan mobil tanah air. Salah satunya adalah lembaga pembiayaan atau lebih dikenal dengan sebutan perusahaan finance atau leasing.
Perusahaan-perusahaan tersebut menawarkan beberapa kemudahan pada masyarakat yang ingin membeli mobil namun memiliki keterbatasan dana. Mereka memberikan tawaran dengan berbagai cara seperti merayu konsumen agar membeli mobil melalui perusahaan mereka dengan imbalan bonus yang menggiurkan. Tentu saja, konsumen akan diuntungkan dengan kondisi ini. Sebab, mereka bisa memiliki banyak pilihan pembayaran pada saat hendak membeli sebuah mobil.
Ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan oleh konsumen dengan semakin banyaknya lembaga pembiayaan kredit tersebut. Salah satunya adalah, konsumen bisa mendapatkan informasi mengenai perusahaan mana yang bisa meberikan penawaran yang paling menguntungkan. Antara lain dengan harga yang paling murah, suku bunga terkecil serta adanya tenor pembayaran yang paling ringan.
Selain itu, konsumen bisa pula memilih perusahaan yang akan memberikan bonus paling menarik jika mereka menjadi konsumen. Kemudahan lokasi pembayaran seringkali juga menjadi salah satu faktor yang akan menentukan proses pemilihan perusahaan kredit mobil tersebut. Dengan demikian, konsumen bisa memiliki banyak pilihan untuk menentukan cara pembayaran kredit kendaraan mereka.
Dengan semakin banyaknya perusahaan penyedia kredit kendaraan tersebut, akan menguntungkan bagi perusahaan otomotif atau juga mereka yang hendak menjual mobil. Karena hal ini akan meningkatkan angka penjualan dan juga membantu masyarakat yang hendak membeli sebuah mobil.
Hal ini bisa terlihat dengan semakin banyaknya dijumpai ajang penjualan mobil bekas yang bahkan digelar secara rutin di beberapa kota. Di lokasi tersebut, calon konsumen mobil bisa memilih jenis mobil mana saja yang mereka sukai, dan kemudian melakukan trasaksi di tempat tersebut.
Bagi yang hendak membeli mobil dengan cara kredit pun, beberapa lembaga pembiayaan pun mulai bekerjasa sama dengan penyelenggara bursa mobil tersebut. Sehingga calon konsumen tidak perlu repot-repot untuk mencari lembaga pembiayaan yang mau membantu menyelesaikan masalah pembayaran mobil.
Untuk mobil baru pun, kehadiran lembaga pembiayaan mobil ini cukup memiliki dampak signifikan dalam mengangkat minat konsumen membeli mobil. Hal ini terbukti ketika pertama kali Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia diperkenalkan ke pasaran. Permintaan konsumen yang diluar prediksi menyebabkan calon pembeli harus antre untuk bisa memiliki mobil tersebut.
Kondisi ini salah satunya disebabkan adanya fasilitas kredit yang membantu konsumen untuk bisa membeli mobil tersebut. Sehingga peminat kedua mobil tersebut bukan hanya mereka yang memiliki dana sebesar harga mobil, namun juga mereka yang memiliki dana terbatas namun merasa mampu membeli dengan sistem kredit.
Hal inilah yang menjadikan transaksi jual beli mobil baik baru maupun bekas pada saat ini menjadi sebuah bisnis yang cukup menjanjikan. Karena banyak fasilitas yang akan memudahkan konsumen dan penjual agar bisa melakukan transaksi meski dengan dana yang terbatas.
Tips Kredit Mobil
Meski sangat menguntungkan konsumen, sistem pembiayaan atau kredit mobil pun harus dilakukan dengan hati-hati dan cermat. Tujuannya agar konsumen tidak mendapatkan kerugian setelah proses kredit tersebut berjalan. Untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan, ada beberapa hal yang bisa diperhatikan oleh calon konsumen. Diantaranya adalah :
- Jangan tertipu dengan rendahnya uang muka. Karena nilai uang muka yang rendah biasanya akan dikompensasikan dengan tingginya uang cicilan atau juga tingkat suku bunga yang jika dihitung nilainya bisa lebih tinggi daripada nilai yang sewajarnya.
- Pertimbangkan jumlah gaji dan tingkat pengeluaran Anda. dengan demikian, penghasilan Anda tidak habis hanya untuk membayar cicilan mobil saja.
- Lakukan pembandingan antara satu perusahaan pembiayaan dengan perusahaan lain. Dengan demikian kita bisa mengetahui perusahaan pembiayaan yang memberikan keuntungan.
- Tanyakan mengenai fasilitas asuransi pada saat Anda mengurus proses kredit mobil. Pilihlah perusahaan yang mampu memberikan asuransi selama proses kredit berlangsung untuk persiapan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan.

