Perkembangan Mobil Innova
Ilustrasi mobil innova
Kendaraan roda empat tidak sekedar sebuah tunggangan, melainkan sudah menjadi salah satu identitas kelas ekonomi mapan. Semakin mahal mobil yang dikendarainya semakin naik pula statusnya. Sekalipun hal tersebut tidak sepenuhnya benar, terutama dengan berbagai kemudahan yang disediakan produsen mobil sekarang ini. Sistem kredit bagi hampir seluruh kelas mobil, sedikit mengaburkan status ekonomi yang sesungguhnya.
Terlepas dari masalah itu, bagi anda yang suka kemewahan sebuah mobil, maka pilihan mobil Innova bisa diartikan sebagai proses transisi dari status ekonomi sedang menuju status ekonomi atas. Dengan desain eksterior yang tampak gagah dan besar, Toyota Innova diperuntukkan sebagai mobil keluarga yang berkelas. Selain masalah kenyamanan, Toyota Innova juga telah mengadopsi teknologi seperti yang telah dipergunakan oleh produsen mobil mewah. Selain itu sebagai mobil dari merk yang menjadi trendsetter, jaminan harga jual kembali yang tunggul ditambah kemudahan mencari spare part, semakin melengkapi kehadiran mobil ini.
Namun demikian kehadiran Toyota Innova tidak benar-benar sempurna, karena masih saja ada keluahan dari para pemakainya. Keluahan pertama adalah masalah konsumsi bahan bakar yang boros dibanding dengan mobil sekelasnya. Selain itu bahan bodi yang lebih tipis dibanding dengan Kijang Kapsul, sehingga mempengaruhi kestabilan di jalan raya dalam kecepatan di atas 80 km/jam, dan tentunya lebih mudah penyok hanya dengan benturan yang lemah.
Kelahiran Toyota Innova
Toyota Innova hadir di Indonesia dan dibuat oleh Toyota Astra Motor. Sejak pertama kali diproduksi oleh Toyota Astra Motor pada tahun 2004, ternyata Toyota Innova terus mendapatkan tempat di hati masyarakat. Kehadiran Toyota Innova ini merupakan penyempurnaan dalam berbagai hal dari generasi sebelumnya yaitu Kijang Kapsul.
Mobil Innova masuk dalam kategori kelas Multy Purposes Vehicle (MPV). Karena kesuksesan produksi Toyota Innova, maka sampai saat ini Innova telah mempunyai banyak tipe dan tahun pembuatan. Sementara di pasaran yang langsung menjadi pesaing langsungnya adalah Mitsubishi Grandia. Untuk kelas MPV, persaingan antara produk Toyota dengan produsen lain memang tidak terlalu kuat, sehingga tetap saja Toyota menjadi pemimpin pasar mobil di Indonesia.
Toyota Astra Motor sejauh ini telah mengeluarkan 4 tipe Toyota Innova yaitu, type J, type E, type G dan type V. Semua Toyota Innova mempunyai kapasitas engine 2000 cc untuk mesin bensin dan 2500 cc untuk Toyota Innova bermesin Diesel. Pernah ada Kijang Innova yang berkapasitas 2700 cc, namun itu hanya untuk Innova tipe V dan sebenarnya mobil tersebut untuk dijual di pasar Filipina.
Tipe Toyota Innova
Toyota Innova tipe J merupakan Toyota Innova yang didesain secara standar. Mesin dengan kapaitas 2000 cc ini hanya dipasarkan di Indonesia dan Filipina. Desain interior dilengkapi AC hanya di posisi depan sehingga jangkaun ke tempat duduk baris ketiga di belakang seringkali kurang maksimal. Baru akan terasa nyaman bila posisi bukaan AC ini diperbesar dengan resiko untuk yang duduk di bangku depan akan kedinginan. Sekalipun dibuat standar, Toyota Innova type J ini telah dilengkapi dengan power window dan sistem kemudi yang telah didukung power steering sehingga mengendalikan mobil yang terlihat bongsor ini tetap nyaman.
Pertama kali Toyota Innova type J ini dipasarkan pada 2009 dengan harga standar Rp 179.000.000. Karena didesain secara standar, maka tidak dilengkapi peralatan audio. Untuk roda, diberi velg besi. Namun demikian bila ingin menambah kelengkapan seperti audio atau velg alloywhele, tentu saja tinggal menambah anggaran.
Transmisi hanya tersedia versi yang manual. Selanjutnya jumlah pintu ada 5 buah. Di depan ada 2 buah pintu yang terletak di depan sisi sopir dan depan sisi kiri. Kemudian di belakang juga ada 2 pintu kanan dan kiri. Kemudian ada satu lagi di pintu belakang. Pintu ini disiapkan untuk keluar masuk bagasi.
Sementara itu untuk Toyota Innova Tipe E juga merupakan tipe standar dari Toyota Innova, tetapi sudah ada beberapa penambahan dengan menggunakan velg alumunium, dan peralatan audio yang mensupport kaset dan radio FM dengan dilengkapi 4 buah speaker. Model kunci pintu hanya model manual. Kemudian lampu kabut juga tidak ada. Harga Kijang Innova tipe E ini lebih mahal dibanding type J yaitu Rp 200.000.000. Tentu saja bisa dibilang mahal untuk penambahan fitur yang tak banyak tersebut.
Toyota Innova Tipe G adalah varian Innova ini lebih baik karena desain kursinya bagian tengah telah dipisah secara sendiri-sendiri. Kemudian kelengkapan lampu kabut, sensor parkir, blower belakang untuk AC sudah diinstal. Dengan demikian keluhan soal AC yang tak merasa seperti pada type J dan E sudah teratasi. Kelengkapan audio juga jauh lebih baik dibanding dengan Type E.
Dan terakhir adalah Toyota Innova Tipe V. Toyota Innova type V ini merupakan varian Innova yang paling yahud. Pertimbangan keamanan pengemudi juga telah disiapkan dengan adanya air bag di dalam kemudi. Keselamatan dan keamanan sistem pengereman telah dilengkapi dengan teknologi ABS (Anti-lock Braking System). Selain itu sistem audio telah menggunakan head unit 2 din, sehingga bisa support dengan kemajuan teknologi audi dan video baik yang masih VCD maupun dalam format DVD. Namun untuk semua kelengkapan itu, harga Toyota Innova type V nyaris mencapai angka 300 juta.
Pengemudi dan penumpang juga semakin nyaman karena tersedia panel informasi (MID/Multi Information Display). Untuk urusan pengaturan AC sudah menggunakan pengatur AC model digital. Urusan kenyamanan tempat duduk telah disiapkan jok yang bisa disetelah dengan dibungkus kain jok kulit. Interior juga terlihat lebih mewah dibanding kelas di bawahnya, dengan penampilan elegan menggunakan wood panel.
Varian warna juga tersedia lebih banyak. Dibanding dengan type lainnya, Toyota Innova type V ini memang terkesan mewah dan sudah terlihat dari tongkrongan eksteriornya. Apalagi velg ukuran besar berbahan alumunium, lampu kabut, dan striping pada bagian tengah semakin menunjukkan kemewahannya. Pegangan pintu dari bahan chrom yang terlihat menonjol semakin memberi kesan sebagai mobil mewah kelas menengah. Namun bodi secara keseluruhan masih tetap terlihat bongsor dan agak pendek. Mungkin kalau ukuran ban lebih besar dan velg ringnya menggunakan yang lebih besar, akan terlihat lebih gagah.
Kehadiran Toyota Innova sebagai transisi dari kelas menengah ke kelas atas, memang sudah lebih dari cukup. Kalau memang mendambakan mobil yang besar tapi tidak terlihat bongsor karena tongkrongannya lebih tinggi, telah tersedia Toyota Fortuner. Namun harganya pun masih di atas 350 jt on the road untuk type standar. Namun Toyota Fortuner memang benar-benar mobil kelas atas, yang mengadopsi kecanggihan teknologi bagi untuk sistem keamanan, audio video, transmisi, sistem kelistrikan maupun sistem kenyamanan. Di jalan bergelombang dengan kecepatan tinggi pun mengendarai Toyota Fortuner tetap terasa nyaman, sesuatu yang kecil kemungkinanya bisa dicapai oleh Toyota Innova.

