logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Otomotif    Mobil    Artikel Umum Mobil    Mobilbekas

Kiat Membeli Mobil Bekas

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Membeli mobil bekas, yang tentu sudah pernah dipakai oleh pemilik sebelumnya, memerlukan kejelian ekstra. Jika jeli dan teliti dalam membeli mobil bekas, Anda akan beruntung membawa pulang mobil yang layak pakai dengan harga yang masuk akal. Lebih baik lagi jika ternyata mesin mobil yang Anda beli masih terawat dan masih dalam kondisi prima.

Sebaliknya, jika tidak jeli dan tidak teliti, usaha Anda membeli mobil bekas yang berkualitas akan sia-sia. Ketidaktelitian melahirkan kebuntungan, bukannya keuntungan. Alih-alih mendapatkan mobil bekas yang sesuai harapan, Anda malah akan mendapatkan mobil bekas yang seharusnya sudah masuk tempat pembuangan sampah. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk memahami sebanyak mungkin informasi terkait mobil bekas.

Kiat Memilih Mobil Bekas

Berikut ini adalah beberapa kiat memilih mobil bekas yang berkualitas.

1. Perhatikan Dokumen-dokumen Mobil Bekas

Jika sudah menentukan pilihan mobil bekas, merek, dan tipe apa yang diinginkan, hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah memeriksa kelengkapan dokumen-dokumen (STNK, BPKB, faktur-faktur, dan dokumen lainnya) mobil bekas tersebut. Tidak hanya lengkap, pastikan juga surat-surat kelengkapan dokumen kendaraan bermotor mobil bekas yang hendak Anda beli asli dan sah. Yakinkan juga bahwa dokumen-dokumen yang ada sesuai dengan nomor rangka, nomor mesin, dan nomor BPKB mobil bekas tersebut.

Pemeriksaan kelengkapan dokumen mobil bekas ini sangat penting terkait maraknya kasus curanmor di tanah air. Anda dituntut untuk waspada saat membeli mobil bekas. Jika tidak waspada, Anda bisa dituduh sebagai penadah di kemudian hari.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diharapkan, ada baiknya Anda memilih dealer mobil bekas yang bisa dipercaya. Dealer yang terpercaya biasanya memberi jaminan atas keabsahan dokumen-dokumen mobil bekas yang dijualnya. Jangan membeli mobil bekas yang tidak diketahui atau tidak jelas asal usul dan pemiliknya. Jika perlu, mintalah salinan kartu identitas sang penjual mobil bekas itu dan catat alamat serta nomor teleponnya.

Curigai mobil bekas yang harganya sangat miring. Hal ini biasanya dilakukan penjual yang mendapatkan mobil bekas dari mencuri agar mobil curiannya segera laku. Jika penjual berkata bahwa BPKB (Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor) hilang dan yang ada hanya salinannya, sebaiknya Anda tidak membeli mobil bekas tersebut.

Lebih jauh lagi, periksa kelengkapan dokumen mobil bekas ke Kantor Direktorat Lalu Lintas di daerah terkait. Periksa STNK dan BPKB ke kantor Samsat setempat untuk mencari tahu apakah mobil bekas tersebut bermasalah atau tidak. Meski terlihat merepotkan, pengecekan ke kantor lembaga-lembaga terkait ini penting bagi Anda. Selain itu, Anda juga bisa membantu polisi dalam mengatasi curanmor.

2. Periksa Anatomi Mobil Bekas Tersebut

Setelah menemukan tipe mobil bekas yang hendak dibeli, pastikan Anda memeriksa kebaikan anatominya. Anatomi ini mencakup mesin, bodi, kerusakan dan karat, suspensi, ban, dan beberapa hal kecil yang sering kali terlewatkan untuk diperiksa. Pemeriksaan ini penting untuk mengetahui performa mobil bekas yang hendak dibeli.

Untuk memeriksa mesin, buka kap mesin mobil bekas itu secara sempurna di bawah cahaya yang cukup. Kemudian periksalah semua bagian mesin dengan saksama. Jika tidak terlalu memahami seluk-beluk permesinan mobil, ajaklah seseorang yang lebih mengerti agar Anda tidak dirugikan di kemudian hari.

Cobalah untuk menghidupkan mesin. Apabila mesin masih baik, maka lampu indikator tekanan oli akan mati dengan segera, bunyi mesin pun terdengar rata dan stabil. Setelah itu, perhatikan asap yang keluar dari knalpot. Jika asap tersebut berwarna biru atau hitam, itu artinya ada yang salah dengan mesin mobil bekas tersebut.

Selain mesin, periksa juga bagian bodi mobil bekas tersebut. Caranya, cobalah buka dan tutup semua pintu serta jendela mobil dengan sempurna. Jika bagian-bagian dari bodi mobil bekas ini tidak dapat menutup atau membuka sepenuhnya (tidak sempurna), berarti kemungkinan ada yang rusak di bagian bodi mobil bekas tersebut.

Selanjutnya, coba tekan setiap sisi mobil bekas ke bawah secara bergantian untuk mengecek suspensinya. Sisi yang sedang ditekan harus naik lebih tinggi dari posisinya semula, lantas turun lagi dengan sempurna ke posisi saat pertama kali ditekan. Perhatikan juga ban mobil bekas tersebut. Jika permukaan ban tidak rata, berarti ada yang tidak beres dengan mobil tersebut; baik di bagian mekanisme suspensi maupun di bagian roda.

Hal terakhir adalah mengecek kerusakan dan karat yang barangkali terdapat pada mobil bekas tersebut. Perhatikan jika ada permukaan bodi mobil yang tidak rata yang mungkin disebabkan oleh benturan keras. Meski tidak berpengaruh pada performa mobil bekas, tetapi bekas benturan ini mengganggu penampilan mobil.

Cek bagian-bagian mobil bekas tersebut yang mungkin mudah berkarat, seperti jendela-jendela dan pintu-pintu, talang air, atap mobil, antenna radio, kaca spion, bagian bawah dan belakang knalpot, sekitar lampu depan dan belakang, di balik lis, bagian dalam spakbor, dan bagian bawah karpet bagasi. Periksalah semua bagian mobil bekas dengan teliti dan tidak terburu-buru.

Periksalah tangkai kemudi mobil bekas tersebut. Cek apabila ada bunyi yang tidak wajar. Cek juga kolong mesin mobil tersebut, perhatikan jika ada kebocoran oli. Buka floor mat atau alas kaki di bagian dalam mobil bekas dan periksalah kondisi bodi di bawah floor mat tersebut. Selebihnya, periksa alas kaki, bantalan pedal, alas tempat duduk, dan kondisi ban serep. Jika perlu ketoklah setiap bagian dari bodi mobil bekas tersebut.

Selain itu, sebaiknya Anda tidak membeli mobil bekas yang sudah tua umurnya meskipun jumlah km-nya sedikit. Ingat bahwa mobil yang lebih tua tidak memiliki standar keamanan sebaik mobil yang lebih modern.

Lakukan Test Drive pada Mobil Bekas Tersebut

Sebaiknya Anda membawa mobil bekas yang dibeli untuk melakukan test drive. Jika pemilik mobil atau dealer mobil bekas memberi izin, lakukanlah test drive sejauh mungkin pada medan jalan yang berbeda-beda. Anda bisa juga melakukan test drive pada jalur-jalur di daerah yang mana mobil bekas tersebut akan sering digunakan.

Dalam melakukan test drive mobil bekas, Anda bisa melakukan pengecekan mesin juga. Di tengah perjalanan, cobalah periksa mesin dan perhatikan apabila ada oli yang berceceran, pipa yang bocor, atau belt yang aus. Periksa juga kelengkapan speedometer dan sebagainya (lengkap dengan lampu indikatornya), apakah bekerja dengan baik atau tidak.

Saat test drive mobil bekas ini, cobalah mengendarai pada kecepatan 60-80 km/jam. Perhatikan apakah pergantian gigi terasa lembut, kemudi selalu stabil dan lurus, rem cukup pakem, dan ban stabil ketika menikung. Periksa juga sistem pendukung keselamatan berkendara mobil bekas tersebut, seperti kualitas head restrain, struktur atap, sabuk keselamatan, dan child seat anchor.

Sesuaikan Pilihan Mobil Bekas dengan Kebutuhan

Kiat ini adalah yang paling utama. Sebelum berangkat mengunjungi dealer, buatlah rencana yang matang. Tentukan tipe mobil yang hendak dibeli, sesuaikan dengan penggunaannya. Penggunaan ini terkait dengan ruang dalam mobil, kenyamanan, dan kemampuannya untuk irit bahan bakar. Tuliskan juga fitur-fitur mobil bekas yang diidamkan dan Anda rasa sesuai dengan kebutuhan.

Sesuaikan harga mobil bekas idaman Anda dengan kemampuan finansial. Perhitungkan uang muka yang harus dibayarkan dan cicilan bulanannya jika Anda membelinya dengan sistem kredit. Hal ini harus betul-betul diperhatikan. Jangan termakan bujuk rayu penjual; jika harga yang ditawarkan terlalu tinggi, jangan paksakan membeli mobil bekas di atas alokasi dana yang telah Anda sediakan, tinggalkan saja penjual itu. Untuk mengingatkan Anda terkait alokasi dana dan harga yang pas, ajaklah seorang teman saat berkunjung ke dealer agar dia dapat mendinginkan kepala dan mengajak Anda berdiskusi mengenai hal tersebut.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Lamborghini - Mobilnya Para Selebritas dan Pengusaha Kaya
  • Antara Mobil Balap dan Balap Mobil
  • Ketika Mobil Murah Melanda Indonesia
  • Gas Mobil : Gas Beracun yang Paling Akrab dengan Manusia
  • Mobil Bekas Kapan Lagi
  • 5 Tips Aman Sewa Mobil
  • Meluncur Bersama Honda Jazz
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA