logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Pekerjaan & Karir    Motivasi    Motivasi Organisasi

Serba-Serbi Motivasi Kerja


 Ilustrasi motivasi kerja

Semua orang pasti ingin bekerja dalam mencukupi kebutuhan hidupnya. Pekerjaan menjadi kebutuhan primer yang menjadikan awal dari nasib kesejahteraan hidup seseorang. Setiap orang menginginkan pekerjaan yang tidak berat, mudah dan diberi imbalan gaji yang cukup besar. Kebanyakan orang tentulah menginginkan semua itu. Karena itulah dibutuhkan motivasi kerja yang kuat.

Ada orang yang gaji dari hasil pekerjaannya cukup besar, tetapi ia merasa tak pernah cukup dengan semua yang ia peroleh. Dan selanjutnya ia pun masih terjebak dengan kasus-kasus korupsi yang sering dijadikan alasan sebagai minimnya gaji yang ia terima.

Padahal persoalan korupsi sebetulnya tidak begitu terkait dengan perihal gaji, melainkan lebih kepada mental-mental para pekerja itu sendiri. Di sinilah pentingnya memperbaiki motivasi kerja yang benar. Untuk apa sebenarnya kita bekerja? Apa sebetulnya hakikat dari bekerja itu sendiri?

Namun, ada juga kita lihat seorang yang bekerja dengan susah payah, terkadang hasilnya sangat-sangat kecil setiap harinya. Jika dikalkulasikan maka sepertinya tak akan cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup orang bersangkutan. Namun pada kenyataannya, orang tersebut tak pernah mengeluh, ia begitu menikmati pekerjaannya. Hidupnya pun tampak tenang-tenang saja. Ia merasa cukup nyaman dengan pekerjaan dan gaji yang ia terima.

Lihatlah bagaimana para pedagang kecil yang begitu telaten mengumpulkan uang ribuan sebagai hasil dari keuntungan mereka berjualan, mereka tampak begitu menikmati pekerjaannya. Inilah salah satu bukti bahwa seseorang tersebut telah mampu melakukan motivasi kerja yang baik dan benar.

Apa Itu Motivasi Kerja?

Sebelum berbicara lebih jauh mengenai topik ini, mari pahami makna motivasi kerja. Motivasi kerja dapat dimaknai sebagai energi seseorang (pekerja) yang dapat menelurkan antusiasme dan ketekunan dalam bekerja. Setiap pegawai memiliki motivasi yang berbeda. Oleh karena itu cara meningkatkan motivasi pada setiap orang pun berbeda-beda.

Ada 2 jenis motivasi, yaitu movitasi internal dan motivasi eksternal. Motivasi internal adalah motivasi yang timbul dari dalam diri pekerja itu sendiri. Motivasi internal terdiri dari dua unsur pembangkit (motif), yaitu tujuan yang akan dicapai dengan bekerja dan dorongan untuk berbuat. Kedua unsur pembangkit ini saling memengaruhi satu sama lain. Berikut adalah faktor motivasi internal seorang pekerja:

  • Kebutuhan
  • Keinginan
  • Harapan pribadi
  • Harga diri
  • Persepsinya mengenai dirinya sendiri
  • Kepuasan kerja
  • Prestasi kerja yang dihasilkan

Sementara itu, motivasi eksternal adalah motivasi yang timbul akibat faktor eksternal si pekerja. Pekerja yang termotivasi secara eksternal biasanya adalah mereka yang merasa diperlakukan adil oleh perusahaan (diwujudkan dengan perlakukan, penghargaan, dan imbalan yang pantas). Berikut adalah faktor motivasi eksternal seorang pekerja:

  • Kelompok kerja tempatnya bergabung (suasana kerja)
  • Jenis pekerjaan
  • Organisasi atau perusahaan tempatnya bekerja
  • Sistem imbalan dan penerapannya
  • Situasi lingkungan pada umumnya

Sebuah Cerita Peningkat Motivasi Kerja

Inilah sebuah cerita pendek yang dapat menginspirasi Anda untuk bekerja penuh dedikasi dan motivasi. Cerita ini diambil dari karodalnet.blogspot.com.

“Seorang tukang kayu tua bermaksud pensiun dari pekerjaannya di sebuah perusahaan konstruksi real estate. Ia menyampaikan keinginannya tersebut kepada pemilik perusahaan. Tentu saja, karena tak bekerja, ia akan kehilangan penghasilan bulanannya, tetapi keputusan itu sudah bulat. Ia merasa lelah. Ia ingin beristirahat dan menikmati sisa hari tuanya dengan penuh kedamaian bersama istri dan keluarganya.

Pemilik perusahaan merasa sedih kehilangan salah seorang pekerja terbaiknya. Ia lalu memohon pada tukang kayu tersebut untuk membuatkan sebuah rumah untuk dirinya. Tukang kayu mengangguk menyetujui permohonan pribadi pemilik perusahaan itu.

Tapi, sebenarnya ia merasa terpaksa. Ia ingin segera berhenti. Hatinya tidak sepenuhnya dicurahkan. Dengan ogah-ogahan ia mengerjakan proyek itu. Ia cuma menggunakan bahan-bahan sekadarnya. Akhirnya selesailah rumah yang diminta. Hasilnya bukanlah sebuah rumah baik. Sungguh sayang ia harus mengakhiri kariernya dengan prestasi yang tidak begitu mengagumkan.

Ketika pemilik perusahaan itu datang melihat rumah yang dimintanya, ia menyerahkan sebuah kunci rumah pada si tukang kayu. ‘Ini adalah rumahmu.’  katanya, ‘hadiah dari kami.’

Betapa terkejutnya si tukang kayu. Betapa malu dan menyesalnya. Seandainya saja ia mengetahui bahwa ia sesungguhnya engerjakan rumah untuk dirinya sendiri, ia tentu akan mengerjakannya dengan cara yang lain sama sekali. Kini ia harus tinggal di sebuah rumah yang tak terlalu bagus hasil karyanya sendiri.”

Dari cerita tersebut, dapatlah dipetik makna kehidupan. Hal seperti ini kadangkala terjadi di dalam kehidupan kita. Rahasia dan rencana Tuhan tidak ada yang tahu. Oleh karena itu berikanlah yang terbaik dan berusahalah semampunya. Karena pada akhirnya Anda-lah yang akan merasakan hasil jerih payah Anda.

Renungkanlah pekerjaan Anda kini. Seberapa buruk pekerjaan Anda, sampai-sampai Anda sulit merasa bersyukur? Renungkanlah, tanamkanlah dalam pikiran Anda bahwa Anda bekerja untuk diri Anda sendiri, bukan untuk orang lain. Tanamkanlah niat tulus ikhlas dalam diri Anda. Bahwa setiap kesulitan dalam pekerjaan Anda hanyalah cobaan untuk menjadikan Anda insan yang lebih baik.

Bekerjalah seolah-olah Anda akan hidup selamanya dan berdoalah seolah-olah Anda akan meninggalkan dunia ini esok. Peganglah prinsip tersebut agar keseimbangan antara pekerjaan dunia dan akhirat terjaga. Dengan demikian Anda akan lebih bersyukur dan memiliki motivasi kerja yang tinggi.

Kiat Meningkatkan Motivasi Kerja

Berikut ini disajikan beberapa kiat meningkatkan motivasi kerja yang akan sangat bermanfaat bagi keberhasilan dan kebahagiaan bekerja seseorang. Kiat ini berkaitan dengan motivasi internal, yaitu Anda harus meningkatkan daya dorong Anda untuk bekerja lebih baik.

1. Cintai dan nikmati pekerjaan Anda

Semangat akan serta merta muncul jika Anda mencintai apa yangsedang Anda kerjakan. Jika Anda beruntung dan mendapatkan pekerjaan impian Anda, barangkali menimbulkan rasa cinta pada pekerjaan terasa lebih mudah. Namun jika Anda tidak mendapatkan pekerjaan impian Anda, bersyukurlah dengan apa yang Anda dapatkan. Seperti pepatah “if you can’t have what you like, like what you have”.

2. Bekerja untuk meraih keberkahan

Bekerja adalah bagian dari aktivitas kehidupan, maka hal terpenting yang harus diraih dalam bekerja adalah soal keberkahan. Keberkahan akan datang jika telah bekerja dengan cara-cara yang benar. Cara yang tidak menyimpang dengan nilai-nilai moral dan agama yang kita yakini. 

Raihlah pekerjaan-pekerjaan dari sumber-sumber yang halal, maka dari sanalah keberkahan itu akan bermula. Lakukan pekerjaan dengan cara yang baik, tidak membohongi orang lain, terlebih mengambil bagian dari yang bukan menjadi hal kita.

Bekerjalah untuk meraih keberkahan, sebab keberkahan akan berbuah kebahagiaan. Meskipun kita memiliki penghasilan yang cukup besar, namun apabila hasil tersebut kita peroleh dari cara-cara yang tidak halal, maka pada gilirannya jangankan untuk meraih keberkahan dan kebahagiaan, yang ada justru hasil dari pekerjaan kita akan berbuah bencana. Tak hanya di dunia, bahkan hingga kelak di akhirat. 

3. Bekerjalah dengan cara yang baik dan ahsan

Sempurnakanlah setiap pekerjaan kita dengan baik. Karena dengan cara tersebut akan melahirkan hasil yang maksimal dari pekerjaan yang kita lakukan. Tak hanya itu, orang lain pun akan senang dengan hasil pekerjaan kita. 

Orang-orang yang biasa menyempurnakan pekerjaan mereka dengan baik akan disukai oleh para konsumen, atasan dan orang-orang di sekitarnya. Jika ia berada di kantor maka kemungkinan ia untuk naik pangkat pun akan semakin besar. Orang akan percaya dengan kualitas pekerjaannya.

4. Selesaikan pekerjaan Anda dengan total

Tanamkan pada diri Anda untuk mengerjakan pekerjaan Anda hingga tuntas dan sempurna. Hindari mengerjakan pekerjaan setengah-setengah. Cerita mengenai tukang kayu di atas sedikit banyak menggambarkan dampak negatif melakukan pekerjaan setengah-setengah.

5. Buat target pribadi

Pekerjaan akan terasa semakin ringan jika Anda memetakan dan membuat target pribadi. Misalnya, jika atasan Anda memberi waktu 1 bulan untuk menyelesaikan suatu pekerjaan, buatlah target harian agar setiap hari Anda termotivasi untuk menyelesaikan target pribadi Anda.

Itulah beberapa kiat meningkatkan motivasi kerja. Dari semua kiat yang ada, kuncinya adalah bersyukur dan kemauan serta rasa tanggung jawab yang tinggi. Selamat bekerja!

6 Strategi Meningkatkan Motivasi Kerja Karyawan

Meningkatkan motivasi kerja pada diri karyawan di sebuah perusahaan bukanlah hal sepele. Karena hal tersebut dapat berpengaruh langsung pada produktivitas perusahaan. Dengan motivasi kerja yang tinggi maka karyawan akan lebih bersemangat dalam mengerjakan tugas yang diembannya.

Orang yang bersemangat dalam sesuatu hal akan lebih berguna daripada seseorang yang tak memiliki semangat. Tanpa adanya semangat atau niat kerja yang benar maka seseorang akan terlihat loyo dalam pekerjaannya. Maksudnya dia akan menjalankan tugasnya dengan ala kadarnya. Tidak seperti mereka yang bersemangat akan bekerja dengan optimal.

Pentingnya Memperhatikan Motivasi Kerja Karyawan

Tingkatkanlah motivasi kerja pada sebuah tim kerja bila kita berposisi sebagai salah satu karyawan di perusahaan swasta atau lembaga pemerintah. Tingginya motivasi kerja pada seseorang yang merupakan bagian dari sebuah tim kerja sangat memberikan pengaruh luar biasa terhadap anggota lain. Ibarat sebuah logam yang dipanasi pada salah satu bagiannya, maka panas tersebut akan mengalir ke bagian lain dan logam tersebut akan berubah suhunya secara keseluruhan. Ya, dengan semangat kerja yang tinggi pada beberapa anggota tim kerja akan secara otomatis meningkatkan semangat kerja satu tim secara keseluruhan. Saat hal tersebut telah tercapai maka kita akan merasakan perubahan pada tim kerja ke arah yang lebih menguntungkan. Pekerjaan akan terasa ringan di kantor karena kita bekerja pada tim dengan etos kerja yang baik.

Karyawan adalah aset yang berharga dalam perusahaan. Tanpa karyawan yang memiliki etos kerja yang baik maka operasional perusahaan tidak akan berjalan. Karyawan memiliki andil yang sangat besar. Kemajuan sebuah bisnis tentu didukung oleh kinerja karyawan yang optimal. Semua pekerjaan yang menyangkut operasional maupun manajerial akan terasa lebih ringan dengan dukungan karyawan. Pentingnya peran karyawan membuat perusahaan berusaha meningkatkan motivasi kerja mereka.

3 Aspek Penting Dalam Kerja

Sebenarnya, terdapat 3 aspek penting yang sangat berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang dalam bekerja, yaitu skill atau kemampuan, attitude, dan motivasi. Peningkatan aspek skill bisa dilakukan dengan cara melakukan program training. Attitude dapat ditingkatkan dengan program training pengembangan diri.

Sementara itu, motivasi dapat ditingkatkan dengan pemberian input serta melihat akar masalah yang membuat motivasi itu menurun atau berkurang, bahkan hilang. Motivasi sering pula dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal memberikan pengaruh yang lebih dominan dibanding faktor eksternal.

Faktor internal yang dimaksudkan di atas adalah segala hal yang ada pada kehidupan pribadi seorang karyawan. Misalnya saja tujuan dia dalam melakukan kegiatan bekerja. Seorang yang bekerja memang untuk memperoleh gaji atau mengisi uang dalam dompet atau rekeningnya. Tapi bukan pada sebatas itu saja, misal seseorang bekerja karena dia ingin memenuhi kebutuhan keluarganya di rumah. Ada seseorang yang bekerja hanya untuk mengisi waktu luang agar dia tidak kebosanan. Tentu saja secara timbangan logika orang yang pertama akan lebih termotivasi dalam melakukan pekerjaannya daripada orang yang kedua dalam contoh tadi.

Sedangkan makna dari faktor eksternal dari motivasi kerja karyawan adalah hal-hal di luar kehidupan pribadi sang karyawan yang mempengaruhi semangat/motivasi kerjanya. Hal tersebut bisa dicontohkan seperti besarnya gaji, tunjangan dari pabrik, lingkungan kerja yang sehat dan lain sebagainya. Gaji yang besar adalah sesuatu yang dapat mempengaruhi semangat kerja karyawan dengan signifikan. Kenapa? Ini dikarenakan gaji yang besar cukup memenuhi kebutuhan karyawan untuk pengeluaran pribadi atau yang menjadi tanggungannya, sehingga karyawan dapat bekerja dengan seluruh energinya di kantor atau tempat dia bekerja.

Strategi Meningkatkan Motivasi Kerja

Setiap orang tentu memiliki motivasi kerja berbeda sesuai kondisi fisik dan mental serta kepuasan yang didapat dari pekerjaannya. Memahami karakter dari pegawai yang direkrut adalah sesuatu yang harus diutamakan. Karena dengan karakter yang sesuai dengan kondisi kerja maka seorang karyawan dapat kerja dengan maksimal. Misalnya seorang yang mempunyai karakter kerja yang hati-hati dan lambat, tentu saja tidak cocok dengan sebuah pekerjaan yang menuntut dia untuk kerja cepat. Berikut ini merupakan 6 strategi penting yang bisa membantu peningkatan motivasi kerja seorang karyawan.

1. Sasaran

Adanya sasaran yang jelas dan tegas akan membantu seorang karyawan atau individu untuk tetap fokus pada tujuan yang realistis dan dapat ia capai. Ingat, tujuan atau sasaran harus realistis. Mengapa? Semakin tidak realistis sebuah sasaran, semakin rendah pula motivasi kerja karena hanya akan membuat individu frustasi dengan hal yang tidak realistis itu.

Sasaran dalam kerja memang sangat ditentukan oleh garis besar target perusahaan dalam meraih keuntungan atau lainnya dalam kurun waktu tertentu. Sehingga karyawan harus menyesuaikan dengan sasaran atau kerja yang ditentukan oleh pimpinannya. Target yang terlalu tinggi memang akan membuat karyawan terbebani. Sehingga para manager atau pemilik sebuah perusahaan dituntut untuk dapat memperhitungkan kemampuan karyawan yang bekerja di bawahnya.

2. Partisipasi

Pada dasarnya, setiap orang akan semangat mengerjakan sebuah pekerjaan jika ia benar-benar terlibat atau berkontribusi dalam pekerjaan tersebut. Oleh sebab itu, seorang pimpinan harus melibatkan karyawan untuk memikirkan langkah-langkah pengembangan usaha. Musyawarah atau rapat kerja dapat diagendakan rutin untuk setiap kurun waktu tertentu. Misalnya dapat membuat jadwal rapat rutin bagi setiap tim kerja sebulan sekali atau permingguan.

Dengan adanya rapat yang digelar rutin perbulan atau mingguan akan berguna dalam meningkatkan rasa partisipasi dari setiap karyawan. Untuk mengadakan rapat sebaiknya diatur agar rapat tidak berlangsung lama. Karena efektivitas dalam kerja sangat dibutuhkan oleh perusahaan.

Caranya dengan mempersiapkan segala bahan yang akan dirapatkan dengan cara penyampaiannya. Setiap masalah yang akan disodorkan dalam rapat harus ada jawaban atau pilihan solusi yang dibuat terlebih dahulu. Karena menggagas sebuah solusi dalam rapat akan memakan waktu yang banyak.Cara yang paling mudah adalah memberikan pilihan solusi terhadap masalah tersebut, lalu akan divoting atau mufakat untuk menentukan mana pilihan yang akan dikerjakan bersama nantinya.

3. Pengakuan

Pengakuan nonfinansial, seperti pujian, memang perlu dilakukan oleh seorang atasan pada karyawan yang telah melakukan pekerjaan dengan sempurna. Pujian ini akan memberikan dampak yang sangat besar bagi individu bersangkutan karena pengakuan sangat berkaitan dengan 6 kebutuhan dasar manusia yang paling dicari.

4. Komunikasi

Proses komunikasi yang berlangsung secara intens antara atasan dan bawahan akan membuat bawahan merasa lebih dipercaya dan aman. Perasaan aman ini tentu akan membuat seorang karyawan untuk bekerja dengan tenang serta memberikan kemampuan terbaiknya secara leluasa.

Komunikasi dalam perusahaan memang harus menjaga etika bawahan dan atasan, karena hal ini akan menentukan sikap hormat atau menghargai atasan. Tetapi sekali-kali seorang atasan dapat mengajak para karyawan di bawahnya untuk makan bersama dan berbincang selayaknya seorang teman atau sahabat. Dengan ini maka rasa hormat dan persahabatan antara bawahan dan atasan akan tetap terjaga.

5. Kesempatan

Pada dasarnya, setiap orang berkeinginan untuk berkembang dalam hal apapun, termasuk dalam pekerjaan. Banyak hal yang sangat berpengaruh pada perkembangan karier seorang karyawan, di antaranya kesempatan untuk berkontribusi serta kesempatan untuk meningkatkan potensi diri.

6. Kerja Sama

Sebagai makhluk sosial, manusia memang harus berinteraksi dengan orang lain. Interaksi merupakan sebuah proses yang harus ada secara mutlak. Bahkan, orang yang memiliki kepribadian tertutup pun sangat penting berinteraksi. Dengan interaksi, manusia dapat saling mengidentifikasi diri. Bentuk interaksi dalam dunia kerja dapat diwujudkan dalam proses kerja sama untuk melakukan sebuah pekerjaan.

Keenam strategi tersebut mampu memberikan dampak sangat besar dan positif dengan dukungan sistem yang tepat, corporate culture yang kondusif, serta komitmen dari atasan untuk mengimplementasikan budaya perusahaan yang berbasis pada pengembangan SDM. Namun, ada hal penting yang harus dipraktikkan sebelum melaksanakan 6 strategi tersebut, yaitu melakukan penilaian manajemen sebagai cara untuk memantau kesiapan manajemen terhadap berbagai perubahan.

Keenam strategi tersebut menjadi dasar untuk meningkatkan motivasi karena motivasi seseorang lebih bersifat pribadi sehingga diperlukan kejelian atasan untuk menggunakan satu strategi kunci. Strategi kunci ditentukan berdasarkan tingkat keberhasilannya dalam meningkatkan motivasi kerja karyawan.

Semoga artikel tentang cara meningkatkan motivasi kerja karyawan ini bermanfaat!

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mutu Pemimpin dalam Suatu Tim
  • Memahami Konsep Pembangunan Berkelanjutan
  • Mengenal Disiplin Teknik Industri
  • Pengaruh Motivasi Terhadap Prestasi Kerja, Teori Kinlaw
  • Memajukan Perusahaan melalui Penilaian Prestasi Kerja
  • Atasi Kondisi Jenuh Bekerja
  • Program Kerja Menghasilkan Efektivitas dalam Pekerjaan
  • Faktor yang Mempengaruhi Prestasi Kerja Karyawan
  • Kesuksesan Garuda Food - Perjuangan Seorang Pejuang
  • Mengenal Manajemen Strategi
  • Kenali Gaya Kerja Anda
  • Cara Membuat Kuesioner Prestasi Kerja
  • Kepemimpinan yang Melayani
  • Budaya Kerja Organisasi dalam Perusahaan
  • Meningkatkan Kinerja Karyawan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA