Movie: Proses Produksi Film Animasi Lilo & Stitch

Film sering disebut juga dengan movie (awalnnya merupakan pelesetan untuk ‘berpindah gambar’). Saat ini, dunia film sudah berkembang begitu pesat. Film bisa dihasilkan melalui rekaman dari orang dan benda (termasuk fantasi dan figur palsu) dengan kamera, bahkan animasi. Artikel ini membahas film animasi Lilo & Stitch.
Lilo & Stitch
Film animasi Amerika Serikat ini diproduksi pada 2002 oleh Walt Disney Pictures. Lilo & Stitch dirilis tanggal 21 Juni 2002 dan termasuk film animasi bioskop dari Disney yang ke-42. Chris Sanders dan Dean DeBlois adalah penulis sekaligus sutradara film ini. Lilo & Stitch adalah film animasi kedua dari tiga film animasi layar lebar Disney, Walt Disney World, Orlando, Florida. Film ini dinominasikan untuk Film Animasi Terbaik Academy Award 2002.
Sekuel yang disebarkan langsung ke video, yaitu Stitch! The Movie dirilis pada tanggal 26 Agustus 2003. Kemudian, Stitch hadir dalam serial televisi Lilo & Stitch: The Series. Serial ini mulai ditayangkan pada 20 September 2003 sampai Juli 2006. Sekuel selanjutnya juga diedarkan langsung ke video dengan judul Lilo &Stitch 2: Stitch Has a Glitch. Pada 27 Juni 2006, dirilis sekuel ketiganya berjudul Lerory & Stitch.
Produksi
Film animasi ini mengambil latar belakang cerita di zaman modern. Produksinya dimulai setelah Michael Eisner (CEO Disney waktu itu) memutuskan untuk mencoba membuat film animasi kecil-kecilan yang tidak begitu mahal. Sanders pernah menciptakan tokoh bernama Stitch untuk buku anak-anak. Namun, buku ini tidak laku di pasaran. Untuk menghidupkan kembali tokoh Stitch, ia pun memproduksi sebuah film animasi tentang Stitch.
Lokasi
Lokasi awal yang dipilih untuk film ini adalah daerah pedesaan di Kansas. Latar belakang cerita ini kemudian diubah, yaitu Pulau Kaua’i di Hawaii. Menurut Snaders, ini adalah sebuah terobosan. Biasanya, film animasi berlatar belakang cerita di zaman kuno. Pemilihan Hawaii ternyata memberi warna baru untuk keseluruhan isi film sehingga penulis harus menulis ulang ceritanya.
Proses produksi Lilo & Stitch berbeda dengan produksi Disney Feature Animation sebelumnya. Praproduksinya hanya ditangani oleh satu tim kecil dan terisolir dari manajemen tingkat atas. Sementara itu, desain set dan penggambaran karakter didasarkan pada gaya artistik khas Chris Sanders.
Saat tim animasi berkunjung ke Kaua’i untuk melakukan riset, pemandu wisata menjelaskan arti ‘ohana yang merupakan sebuah konsep keluarga besar masyarakat Hawaii. Konsep ini kemudian dipakai sebagai tema penting dalam film-film Stitch.
Tugas yang berat dihadapai oleh animator Disney saat menyusun film ini. Animator menggabungkan keadaan Pulau Hawaii yang indah dengan kehidupan keluarga miskin yang dijalani oleh orang Hawaii dan orang Barat yang hidup pada masa resesi.
Sanders dan DuBlois lebih memilih untuk menggunakan latar belakang dengan cat air bukan cat gouache. Cat air pernah dipakai untuk film-film animasi pendek Disney, termasuk film animasi berdurasi panjang Snow White and the Seven Dwarfs (1937). Namun, teknik ini tidak digunakan lagi sejak pertengahan 1940-an.
Sanders lebih menyukai cat air karena menampilkan warna yang cerah dan mengikuti pencapaian di bidang seni, sama halnya dengan film Dumbo. Akibatnya, para pembuat gambar latar harus dilatih lagi untuk menggunakan cat air.
Dalam film Lilo & Stitch, desain karakternya didasarkan pada gaya menggambar khas Sander dan sangat berbeda dengan gaya tradisional Disney. Selain itu, unsur-unsur luar angkasa dalam film ini digambar menyerupai hewan laut, seperti paus dan kepiting.






