Nama Nama 25 Nabi di dalam Al-Qur�an
Ilustrasi nama nama 25 nabi
Jika ada yang bertanya, di manakah menemukan nama nama 25 Nabi yang diutus Allah Swt? Jawaban sangat tepat adalah di dalam al-Qur’an. Karena al-Qur’an adalah sumber rujukan utama umat Islam. Namun, untuk mencarinya tak pelak lagi membutuhkan waktu yang cukup lama. Kisah tentang para nabi ini menyebar dibeberapa surat. Kalau ingin menikmati kisahnya, tentunya akan sangat menyenangkan. Tetapi kalau ingin tahu nama dan sedikit sejarahnya, dengan membaca artikel ini saja, sudah cukup.
Kisah yang Harus Diketahui
Kisah para nabi ini adalah kisah-kisah yang seharusnya diketahui, dihayati, dan dijadikan contoh oleh semua umat Islam. Bagaimana para laki-laki pilihan ini berjuang agar umat Islam yang ada di bumi ini selamat. Berbagai rintangan dan halangan tidak membuat mereka berputus asa. Mereka harus menghadapi umatnya masing-masing dengan karakter yang berbeda-beda. Ada yang sangat kejam hingga sang nabi malah terbunuh. Ada umat yang sangat membangkang hingga akan membakar nabinya sendiri.
Semua kisah itu akan menjadikan keimanan makin kuat bahwa sesungguhnya keadaan zaman sekarang tidak separah keadaan zaman dahulu. Bahkan dahulu mereka harus menyembunyikan keislamannya. Kalau tidak, kematian akan mereka hadapi. Walaupun sebagian dari mereka malah tidak peduli hukuman apa yang akan mereka terima karena keimanannya, kematian yang menyedihkan itu tetap saja menggetarkan hati.
Masyito, tukang sisir Fir’aun, merasakan keraguan itu. Tetapi bayinya yang diberi keistimewaan bisa berbicara membuatnya meneguhkan hati untuk terjun ke kuali yang akan merebusnya bersama dengan suami dan anaknya yang lain. Keimanan yang teguh juga diperlihatkan oleh pengikut Rasulullah yang bernama Bilal. Bilal yang berasal dari benua Afrika ini, harus menghadapi kekejaman kaum yang tak rela melihatnya menganut agama Muhammad saw. Ia disiksa. Bibirnya hanya berucap, ‘Ahad, Ahad,’ sebagai kesungguhan mengakui Allah Swt sebagai Tuhannya.
Itu baru umat para nabi. Bagaimana dengan para nabi? Cobaan itu lebih berat lagi. Walau begitu, pertolongan Allah Swt itu sangat cepat dan terkadang tidak pernah disangka-sangka. Pertolongan inilah yang semakin meneguhkan keimanan. Ketika hati ikhlas menerima apapun yang telah ditakdirkan, langkah itu akan ringan. Langkah mengharap hanya pada-Nya begitu indah dilakukan. Hati yang berbalut keimanan itu sangat menentramkan. Bila perlu, kisah tentang para nabi dan rasul ini sering dibaca dan diulangi membayangkan betapa hebatnya perjuangan mereka.
Bagaimanakah memperkenalkan kehebatan nabi dan rasul ini kepada generasi muda? Bisa dengan membiasakan memberikan cerita tentang mereka yang mulia ini. Dalam Al-Qur’an nama-nama 25 nabi tersebut tidak dikumpul di dalam satu surat. Hal ini malah bisa menjadi sesuatu yang menarik. Misalnya, membuat lomba menyebutkan pada surat apa tentang nabi apa. Hal seperti ini tentunya menarik. Pertama memang anak-anak tahu dahulu. Selanjutnya, mereka akan memahaminya.
Kisah Nabi Pertama hingga Keduabelas
Nabi Adam adalah nabi pertama yang diturunkan Allah Swt ke muka bumi. Di dalam al-Qur’an, penjelasan tentang nabi Adam terdapat di dalam surat al-Baqarah, Al-‘Araaf, al-Israa’, dan Thaha. Nabi Adam tidak diturunkan sendirian. Istrinya Hawa juga diturunkan ke bumi tetepi tidak pada tempat yang sama. Untuk beberapa lama mereka terpisah hingga dipersatukan lagi di Jabbal Rahmah, Arab Saudi. Ada banyak hal yang harus dilakukan oleh Adam sebagai orang pertama yang ada di bumi.
Nabi kedua adalah Nabi Idris. Nabi Idris, hanya dijelaskan di dalam al-Qur’an hanya di dua surat. Yaitu, surat Maryam dan al-‘Anbiyaa’. Selanjutnya, nabi ketiga adalah Nabi Nuh. Penjelasan Nabi Nuh dipaparkan di dalam al-Qur’an dalam beberapa surat, seperti surat al-‘Araaf, Yunus, Huud, al-Mu’minun, Syua’ara dan Nuh. Kisah Nabi Nuh ini hingga kini masih sangat terkenal terutama karena adanya kapal yang dibuat oleh nabi yang mulia sebagai alat mengangkut para pengikutnya yang setia dan pasangan hewan.
Ketika banjir melanda, Nabi Nuh telah siap dengan kapal raksasa yang telah selesai dibuat. Mengingat bahwa umat Nabi Nuh yang membangkang, lalu Allah Swt memerintahkan Nabi Nuh untuk membuat sebuah kapal yang cukup besar bagai semua umat yang masih beriman. Sayangnya, pada saat banjir melanda, Nabi Nuh harus kehilangan anak dan istrinya yang tidak mau beriman. Mereka teguh dengan pendiriannya tidak mau ikut Nabi Nuh.
Nabi yang keempat adalah Nabi Huud. Ihwal Nabi Huud sendiri, tanpa membicarakan kaumnnya, dijelaskan di dalam al-Qur’an dalam dua surat: al-‘Araaf dan Huud. Nabi yang kelima adalah Nabi Shaleh. Pemaparan tentang Nabi Shaleh dijelaskan dalam beberapa surat. Di antaranya, surat al-‘Araaf, Huud dan An-Naml. Nabi yang keenam adalah Nabi Luth. Uraian mengenai nabi Luth dikupas di dalam al-Qur’an dalam lima surat: Al-A’raaf, An-Naml, Al-‘Ankabut, Huud, al-Hijjr dan al-Qamar. Umay Nabi Luth ini cukup terkenal karena mereka adalah kaum Sodom yang menyukai sesame jenis.
Bahkan malaikat pun akan diajak melakukan dosa. Kaum Nabi Luth ini memang sudah sangat keterlaluan sehingga Allah Swt mengirimkan azab yang amat pedih. Kaum Sodom dimusnahkan. Namun, sayangnya, sekarang ini kaum Sodom ini seolah bangkit lagi dan merasa menemukan surganya sehingga mereka dengan nyata membuka diri dan mempraktikan kelakuan hinanya tanpa ada rasa malu. Inilah akhir zaman yang sangat menyedihkan.
Nabi Ibrahim adalah nabi ketujuh. Nabi Ibrahim dijelaskan di dalam al-Qur’an dalam beberapa surat. Di antaranya surat Al-An’aam, Maryam dan al-Anbiyaa’. Kisah Nabi Ibrahim ini cukup banyak disenangi orang terutama ketika Nabi Ibrahim berbicara dengan anaknya Nabi Ismail. Nabi kedelapan adalah Nabi Ishaq. Nabi Ishaq dipaparkan didalam al-Qur’an Surat Ash-Shaffat. Nabi kesembilan adalah Nabi Ya’qub. Penjelasan tentang nabi Ya’qub di dalam al-Qur’an bersamaan dengan Nabi Ishaq.
Maka untuk menemukan nama nabi Ya’qub di dalam al-Qur’an adalah di surat Ash-Shaffat. Nabi kesepuluh yang juga keturunan Nabi Ibrahim adalah Nabi Ismail. Penjelasan Nabi Ismail di dalam al-Qur’an hanya dijelaskan di dalam tiga surat: Al-Baqarah, Ali Imran, dan Ash-Shaffat. Kisah Nabi Ismail ini sering dibacakan atau dikisahkan ketika khitbah Idul Adha. Ketaatannya kepada orangtua adalah sesuatu yang memang harus ditiru oleh semua anak.
Nabi Yusuf adalah nabi yang kesebelas. Uraian tentang Nabi Yusuf di dalam al-Qur’an hanya ada di dalam surat Yusuf. Nabi yang sangat ganteng ini menghadapi berbagai cobaan hidup dengan tabah. Nabi keduabelas adalah Nabi Ayyub. Penjelasan Nabi Ayyub hanya ada di dalam surat Al-Anbiyaa’ dan Shaad.
Nabi Ketigabelas Hingga Nabi Terakhir
Nabi ketigabelas adalah Nabi Syuaib. Penjelasan tentang nabi Syuaib dipaparkan Allah di dalam surat al-A’raaf. Yang keempatbelas dan yang kelimabelas adalah Nabi Musa. Untuk nama nabi Musa as. dijelaskan di dalam banyak surat. Salah satunya adalah surat al-Baqarah dan al-Qashash. Nabi Harun. Nama nabi harun dijelaskn di dalam al-Qur’an tepatnya di dalam surat Thaha
Keenambelas, Nabi Ilyasa’. Nama Nabi Ilyasa’ disebutkan di dalam surat al- An’aam. Ketujuhbelas, Nabi Dzulkifli. Nama nabi Dzulkifli dijelaskan di dalam surat al-Anbiyaa’. Kedelapanbelas, Nabi Daud. Nama Nabi Daud disitir di dalam surat al-Baqarah dan surat al-Anbiyaa’. Kesembilanbelas, Nabi Sulaiman. Nama Nabi Sulaiman banyak disebut di dalam al-Qur’an, di antaranya di dalam surat an-Naml. Keduapuluh, Nabi Ilyas. Nama Nabi Ilyas disebutkan di dalam al-Qur’an di dua surat. Yaitu, surat Ash-Shaffat dan surat al-An’aam.
Keduapuluh satu, Nabi Yunus. Nama nabi Yunus dipaparkan di dalam al-Qur’an di tiga surat. Yaitu surat Yunus, surat ash-Shaffat dan surat al-Qalam. Keduapuluh dua, Nabi Zakaria. Nabi Zakaria disebutkan di dalam al-Qur’an dalam tiga surat. Yaitu surat Maryam, al-Anbiyaa’, Ali Imran, dan Nabi Yahya, nabi keduapuluh tiga. Nama nabi Yahya diungkapkan di dalam al-Qur’an selalu bersamaan dengan nama nabi Zakaria. Jadi, surat yang menceritakan nabi Zakaria juga menceritakan nabi Yahya.
Nabi keduapuluh empat, Nabi Isa. Nama nabi Isa disebutkan di dalam sembilan nama surat-surat al-Qur’an. Yaitu, surat Ali Imran, Maryam, at-Tahrim, Al-Mu’minuun, al-Anbiyaa’, ash-Shaff, Az-Zukhruf, Al-Maaidah, At-taubah. Yang terakhir adalah Nabi Muhammad saw. Untuk penjelasan ihwal nama nabi Muhammad sungguh sangat banyak sekali surat yang menyebutkan namanya. Apalagi al-Qur’an diturunkan kepadanya dan diperintahkan untuk disampaikan kepada umatnya.
Demikianlah nama-nama 25 nabi yang disebutkan di dalam al-Qur’an. Kini, Anda bisa merujuknya dengan mudah.

