logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Bisnis    Wirausaha    Pengusaha Sukses

Nama Nama Pengusaha Sukses


Ilustrasi nama nama pengusaha sukses

Resiko kegagalan dapat menimpa siapa saja termasuk ketika seseorang memilih untuk menjadi seorang pengusaha. Risiko ini dapat mendatangi pengusaha kelas apa pun. Pengusaha yang sudah kenyang pengalaman pun bisa mengalami kebangkrutan, apalagi pengusaha yang baru merintis usaha. Belajar dari nama nama pengusaha sukses menjadi langkah bijaksana untuk mengambil pelajaran.

Belajar dari pengusaha sukses tak hanya akan memberikan arahan untuk mencapai kesuksesan. Pelajaran tentang kegagalan pun dapat diperoleh dari para pengusaha sukses ini.

Dalam perjalanan membangun dan membesarkan usaha, mereka pasti pernah mengalami jatuh bangun, tertipu oleh rekanan, atau bangkrut. Pelajaran ini sangat berharga. Dari kegagalan mereka, orang lain dapat belajar untuk tidak melakukan hal-hal yang dapat menyebabkan kegagalan serupa. Jatuh bangun para pengusaha sukses ini juga dapat dijadikan pembelajaran untuk tak mudah menyerah

Nama nama pengusaha sukses berikut akan memberikan pengalaman sekaligus pembelajaran yang sangat berarti. Ikuti jalan kesuksesan mereka dan hindari jalan kegagalan mereka.

Martha Tilaar, Kosmetik Sari Ayu

Martha Tilaar kecil adalah anak perempuan yang tomboi dan merasa dirinya paling tidak cantik di antara semua saudaranya. Teguran ibunya agar Martha tampil lebih perempuan membawanya belajar tentang kecantikan.

Martha merintis usahanya dari bawah sekali, sebagai penata rambut door to door. Salonnya pun cukup berlokasi di garasi rumah orang tuanya di kawasan Jakarta Pusat. Kemudian, ia mencoba mengembangkan tanaman berkhasiat yang banyak terdapat di Indonesia sebagai bahan pembuat kosmetik.

Usaha Martha tak langsung berhasil, ia bahkan menuai cibiran dari banyak orang. Ketika itu, perawatan tradisional (traditional treatment) masih dipandang sebagai sesuatu yang kampungan, tidak higienis, tidak rasional, bahkan bernuansa mistis. Cibiran itu tak membuat Martha menyerah. Ia malah mematenkan ramuan tradisionalnya dengan merek Sari Ayu.

Tahun 1981, Martha mendirikan pabrik kosmetika Sari Ayu yang pada perkembangan selanjutnya memiliki banyak anak usaha, seperti Mirabella, Cempaka, dan Biokos.

Hengky Chua, Bakmi Japos

Hengky Chua memulai bisnis bakmi ini pada tahun 1992 dengan menjadi pedagang mie ayam keliling dengan modal Rp750.000,-. Kala itu, ia sering mangkal di depan kantor pemasaran perumahan Japos di Tangerang. Nama perumahan itulah yang kemudian dijadikan nama bakmi dagangannya.

Sebelum berbinis bakmi, Hengky sempat berjualan ikan bakar di kawasan Radio Dalam, Jakarta. Namun, usaha ini bangkrut. Pada masa mudanya Hengky bahkan sempat menjadi pemungut koran, berjualan permen, dan berjualan ikan mas.

Hidup sulit dan mengalami kebangkrutan usaha tak membuatnya menyerah. Mentalnya justru menjadi kian tertempa. Kini Bakmi Japos sudah berada di banyak lokasi, bahkan sudah dapat dijalankan dengan sistem franchise (waralaba).

Chairul Tanjung

Chairul Tanjung, pria kelahiran 1962 ini pernah menjadi mahasiswa teladan pada 1984-1985. Ia memiliki jaringan bisnis di bidang keuangan, properti, dan multimedia. Di bidang keuangan, Bank Mega yang dulunya bernama Bank Karman, kini tumbuh menjadi bank yang cukup terkenal dengan program inovatif yang cukup agresif.

Selain Bank Mega, pimpinan Para Group ini mengkoodinasi perusahaan bidang keuangan lainnya, seperti Asuransi Umum Mega, Asuransi Jiwa Mega Life, Para Multi Finance, Mega Capital Indonesia, Bank Mega Syariah, dan Mega Finance.

Pada bisnis properti, Para Group mempunyai Para Bandung Propertindo, Para Bali Propertindo, Batam Indah Investindo, Mega Indah Propertindo. Para Group sudah mengembangkan Bandung Supermall. Carefour pun, sebanyak 40 persen, dimiliki oleh Chairul Tanjung. Bisnis paling spektakuler yang perkembangannya cukup populer di mata masyarakat adalah Trans TV dan Trans 7.

Begitu banyak penghargaan diraih oleh kedua stasiun TV ini. Hampir semua program inovatifnya disukai pemirsa. Contohnya, Bukan Empat Mata, Overa van Java (OVJ), dan lain sebagainya, yang telah menelurkan banyak bintang komedi baru, Insert, dan lain-lain. Selain itu, Trans Studio di Makassar telah menjadi tempat hiburan indoor terbesar di wilayah Indonesia Timur, yang kemudian di susul dengan Trans Studio Bandung.

Penunjukkan Chairul Tanjung sebagai ketua Komite Ekonomi Nasional (KEN) bukanlah sesuatu yang datang tiba-tiba. Gaya bisnis Chairul Tanjung yang bisa merangkul semua pihak adalah salah satu kekuatan laki-laki berlatar belakang Kedokteran Gigi Universitas Indonesia ini. Kepiawaiannya bergaul dan membentuk jaringan pertemanan cukup mengagumkan, sehingga gaya ini perlu ditiru oleh pemerintah.

Kerja sama bisnis dengan segala kalangan, termasuk dengan perusahaan multinasional pun, dilakoni oleh Chairul Tanjung. Kerja sama dengan kalangan luar negeri ini sebagai usaha memperluas jaringan dan pembuktian bahwa perusahaan nasional bisa berkiprah di segala lini bisnis.

Laki-laki yang mengawali bisnisnya dari usaha sepatu ini tetaplah seorang pekerja keras, visioner, percaya pada tangan-tangan profesional di sekitarnya, dan selalu berpendapat bahwa bisnis bukanlah usaha instan. Bisnis adalah pendewasaan yang memerlukan pemikiran jauh ke depan yang melibatkan banyak tangan, mulai tangan paling bawah (baca: para pekerja golongan kecil) hingga tangan paling atas alias pihak top manajemen.

Menilik perjalanan bisnis tersebut, Chairul Tanjung merupakan pengusaha yang sudah sukses terlebih dahulu. Kemudian, didekati oleh pemerintah. Jadi, sepertinya menjadi pengusaha sukses tidak harus dekat dengan pemerintah terlebih dahulu. Memang masih ada yang berharap ataupun berpaham seperti itu. Namun, bagaimanapun, kesuksesan dalam bisnis lebih bersandar pada kerja keras, inovasi, dan promosi tiada henti.

Jacob Oetama

Salah satu profil pengusaha sukses Indonesia yang tidak banyak diekspos adalah Jacob Oetama. Pengusaha satu ini, dikenal memiliki kepribadian yang sederhana. Sehingga meskipun memiliki usaha di bidang media massa, dia tidak pernah mau mengumbar tentang dirinya. Meskipun itu melalui harian nasional miliknya.

Jacob Oetama merupakan sedikit dari sekian banyak profil pengusaha sukses Indonesia, yang meniti karir dari nol. Selain itu berbeda dengan kebanyakan para pengusaha muda jaman sekarang, yang meraih sukses karena nama besar orang tua atau kerabat. Sedangkan Jacob Oetama, meniti sukses tanpa memakai embel-embel nama besar kedua orang tua atau kerabatnya. Kesuksesan yang diraih oleh Jacob Oetama, murni merupakan hasil kerja kerasnya sebagai seorang pengusaha.

Jacob Oetama kecil, dilahirkan di kawasan Borobudur, Magelang pada tanggal 27 September 1931. Namun banyak yang menyatakan bahwa Jacob berasal dari Yogyakarta. Hal ini karena orang tua Jacob Oetama adalah seorang pensiunan guru dari sebuah sekolah yang berada di kawasan Sleman, Yogyakarta.

Masa SMA diselesaikan di Sekolah Seminari Yogyakarta. Pada masa itu, seorang lulusan SMA sudah bisa mengajar di sekolah setingkat SMP. Ini pula yang dilakukan Jacob Oetama, menjadi guru di SMP Mardiyuana, Cipanas Jawa Barat serta SMP Van Lith Jakarta.

Setelah memilki uang yang cukup, barulah Jacob menginjakkan kaki masuk ke dunia perguruan tinggi. Kampus yang dipilihnya adalah Perguruan Tinggi Publisistik Jakarta, serta Fakultas Sosial Politik Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Bersama P.K Ojong, Jacob Oetama pada tahun 1963 mendirikan majalah Intisari. Majalah ini berkiblat pada majalah Reader’s Digest yang berasal dari Amerika. Selanjutnya, kisah sukses Intisari dilanjutkan dengan mendirikan sebuah koran harian yang diberi nama Kompas. Hal ini terjadi pada tahun 1965, dimana pada masa itu, Indonesia sedang disibukkan oleh ancaman pemberontakan PKI.

Dari perkembangan Kompas inilah, kemudian berdirilah kelompok usaha Kompas Gramedia. Gramedia adalah nama yang digunakan untuk memberi label pada usaha toko buku. Hingga kini, Kelompok Kompas Gramedia di bawah kendali Jacob Oetama sudah melebarkan sayapnya di berbagai bidang usaha, termasuk di antaranya mengelola bisnis hotel serta sempat berkiprah di dunia jurnalitik pertelevisian.

Apakah Anda berhak memasuki dunia berwirausaha? Bila hanya merasa, semua orang dapat berkata bahwa mereka merasa berhak memasuki dunia berwirausaha. Namun, ujian yang sesungguhnya adalah ketika mereka sudah benar-benar masuk ke dalam usaha. Berapa lama mereka bisa bertahan dan berapa lama mereka bisa berekspansi dan membesarkan usahanya.

Seorang pembelajar cepat tidak akan betah bila hanya berada di satu titik. Kegelisahan dirinya akan mempelajari hal-hal baru, akan menggiring memasuki gerbang usaha baru yang lebih menantang. Jiwanya akan haus berburu dan memburu jenis-jenis usaha baru. Pembelajar cepat ini akan saling bertarung dengan menggunakan berbagai strategi untuk menjadi nomor satu.

Meskipun demikian, persaingan bukannya untuk saling mengalahkan. Di dalam usaha saling menjatuhkan bukanlah usaha yang sesungguhnya. Dunia usaha yang baik adalah bersaing untuk menciptakan hal-hal yang semakin hari semakin baik demi membantu orang lain mendapatkan kenyamanan hidup yang lebih mudah.

Masih banyak lagi nama nama pengusaha sukses di Indonesia yang dapat dijadikan sebagai “guru” dalam membangun mental dan semangat usaha, mulai dari Bob Sadino,  Eka Tjipta Widjaja, Alim Markus (Maspion Group), hingga generasi yang lebih muda seperti Purdi E. Chandra (Primagama) dan Hendy Setiono (Kebab Turki Baba Rafi).

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Menjadi Pengusaha Sukses Internasional? Siapa Takut!
  • Kisah - Kisah Pengusaha Sukses
  • Kiat Pengusaha Sukses
  • Pengusaha-Pengusaha Sukses di Indonesia
  • Pengusaha Sukses Muda di Indonesia
  • Menjadi Pengusaha Sukses
  • Perkuat Mental Juang Pengusaha Indonesia
  • Memahami Kiat-Kiat Pengusaha Sukses
  • Nama-nama Pengusaha Sukses di Indonesia - Dari Bank Hingga Ayam Bakar
  • Ir. Ciputera: Otobiografi Pengusaha Sukses
  • Kisah Pengusaha Sukses - Made Ngurah Bagiana, Sang Perintis Burger Edam
  • Kisah Riwayat Pengusaha Sukses
  • Rahasia Keberhasilan Para Pengusaha Sukses
  • Belajar dari Para Pengusaha Sukses Dunia
  • Kisah Pengusaha Sukses Terkenal
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA