logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Bahasa    Bahasa Daerah    Naskah Pidato Bahasa Jawa

Kesulitan Menulis Naskah Pidato Bahasa Jawa

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Menjadi orang Jawa itu sulit! Ada banyak hal yang harus dilakukan dan dikuasai agar dapat bergaul secara proporsional untuk setiap lapisan masyarakatnya. Bergaul secara proporsional berarti Anda harus mempunyai kemampuan untuk berinteraksi dengan berbagai lapisan masyarakatnya. Salah satu hal yang seringkali menjadi kesulitan adalah ketika Anda harus berpidato dengan menggunakan Bahasa Jawa.

Anda merasa kesulitan saat melakukan hal tersebut? Jangankan untuk berpidato dalam Bahasa Jawa, untuk berbicara saja mungkin juga mengalami kesulitan. Untuk hal tersebut, seringkali Anda harus mencari buku naskah pidato Bahasa Jawa sebelum berpidato.

Naskah pidato Bahasa Jawa memang sangat dibutuhkan untuk jaman sekarang. Hal ini dipandang perlu sebab sudah sangat banyak orang Jawa yang tidak Jawa lagi. Generasi muda sekarang sama sekali tidak mengenal Bahasa Jawa. Mereka telah terlena pada pola kehidupan modern. Mereka menganggap bahwa Bahasa Jawa sudah ketinggalan jaman sehingga tidak dapat mewakili pola pergaulannya di masyarakat.

Generasi sekarang lebih suka berbahasa gaul, yaitu pola bahasa yang lahir dari pergaulan mereka. Bahasa gaul ini sebenarnya lebih ditekankan pada upaya untuk pengakraban diri. Mereka tidak ingin komunikasi yang terjalin mengalami kesulitan.

Mereka harus menyusun sebuah pola komunikasi khusus yang tidak semua orang tahu memahami, kecuali anggota komunitas mereka. Mereka tidak menggunakan naskah pidato Bahasa Jawa saat harus berorasi di komunitasnya. Bagi mereka Bahasa Jawa sangat sulit!

Orang Jawa Tidak Bisa Berbahasa Jawa

Bahasa Jawa adalah bahasa ibu, yaitu bahasa yang banyak digunakan sebagai dasar bagi pertumbuhan bahasa komunikasi, khususnya yang tinggal di Jawa. Setiap hari, sejak bangun tidur hingga tidur Anda tidak lepas dari Bahasa Jawa. Apalagi, ketika Anda menyadari bahwa banyak kata Bahasa Jawa yang ternyata sudah diadopsi secara langsung ke Bahasa Indonesia.

Oleh karena itulah, naskah pidato Bahasa Jawa sebenarnya dapat saja diadopsi ke Bahasa Indonesia. Atau, karena ingin berpidato dengan Bahasa Jawa, maka Anda dapat menyusun pidato dalam bahasa Indonesia dulu, baru selanjutnya diterjemahkan dalam Bahasa Jawa.

Seharusnya Anda merasa malu sebab sampai saat sekarang banyak orang yang ingin belajar Bahasa Jawa. Namun, justru malah tidak mengenal bahasa ibu Anda. Jangankan bahasa lisan, bahasa tulis saja begitu kesulitan untuk melakukannya. Lidah sudah terlanjur kaku untuk mengucapkan kata-kata dalam Bahasa Jawa.

Maka tidak heran, jika untuk melakukan pidato Bahasa Jawa, maka mereka harus menyontek dari naskah pidato bahasa jawa. Bahkan mungkin harus mencari orang khusus untuk menyusun naskah pidato Bahasa Jawa tersebut. Dengan sangat tergesa dan segera, mereka menyuruh orang lain untuk menyusunnya.

Belajar Bahasa Jawa

Kondisi keberadaan Bahasa Jawa dalam kehidupan di masyarakat memang perlu mendapatkan perhatian. Hal ini karena kemampuan berbahasa jawa yang sangat mengkhawatirkan. Jika kondisi ini dibiarkan, tentunya eksistensi bahasa jawa di dalam kehidupan masyarakatnya terancam punah. Hingga ke depannya Anda akan kesulitan untuk menemukan naskah pidato Bahasa Jawa di lingkungan jawa. Mungkin, Anda akan menemukan naskah tersebut, justru di negara lain, misalnya Belanda yang sangat perhatian dengan Bahasa Jawa.

Pada saatnya orang-orang Jawa tidak mampu lagi mempergunakan bahasa ibunya untuk berbahasa lisan. Mereka pun tidak dapat mengutarakan gagasan dalam bahasa lisan. Kalaupun mengutarakan naskah pidato Bahasa Jawa, maka naskah tersebut harus melalui berbagai tahapan yang rumit. Bahkan, naskah pidato Bahasa Jawa tersebut adalah susunan orang lain dan Anda tinggal membacanya.

Sebagaimana halnya atas sesuatu yang bukan buatan sendiri, pada saat Anda membaca naskah pidato Bahasa Jawa tersebut pasti tertatih-tatih dan keseleo lidah. Tidak heran jika banyak pendengar pidato bahasa jawa tersenyum simpul, bahkan tidak sedikit yang tertawa mendengar aksen ataupun logat pembacaannya.

Tentunya, jika seorang jawa mengucapkan Bahasa Jawa dengan aksen dan logat yang salah, maka itu bukan lagi sebuah lelucon yang patut ditertawakan. Anda perlu prihatin atas hilangnya kebanggaan diri atas kepemilikan sesuatu yang sangat adi luhung, tetapi sangat terabaikan. Bahkan, membaca naskah pidato Bahasa Jawa saja Anda banyak melakukan kesalahan, bagaimana jika berpidato tanpa naskah?

Memperhatikan kondisi tersebut, maka sudah seharusnya Anda menyadari diri bahwa perlu memperbaiki apresiasi dan persepsi kata terhadap bahasa ibu. Rasa kebanggaan terhadap bahasa ibu harus mulai ditumbuhkan dan ditingkatkan sebagai sebuah kondisi yang membangkitkan kepercayaan atas kemampuan diri.

Anda harus belajar berbahasa jawa lagi agar dapat menjadi orang jawa. Anda harus merangkul lagi Bahasa Jawa sebagai bagian integral diri. Selanjutnya, justru Anda yang harus membuatkan naskah pidato Bahasa Jawa untuk orang-orang yang ingin belajar Bahasa Jawa. Andalah yang menjadi sumber belajar mereka dan bukan mereka.

Jangan sampai terjadi kebo nyusu gudel. Jangan sampai orang jawa belajar Bahasa Jawa dari orang lain, apalagi dengan orang asing. Kita ini kebonya (induknya) dan orang asing adalah gudelnya (anaknya). Harusnya Gudel nyusu Kebo!

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Makna Peribahasa Jawa
  • Tingkat Komunikasi dalam Basa Jawa
  • Puisi Sunda: Wawacan Ranggawulung
  • Bahasa Melayu Banjar, Bahasa Ibu di Indonesia
  • Perkembangan dan Keindahan Puisi Jawa
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA