logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Dunia    Atlas Dunia

Negara-Negara Berkembang di Eropa


Ilustrasi negara berkembang di eropa

Meski terkenal dengan kemajuan dan kemapanannya, rupanya masih ada negara berkembang di Eropa. Tidak seperti negara-negara maju yang kebanyakan terletak di Eropa bagian barat, negara-negara berkembang ini sebagian besar berada di bagian timur dan tenggara benua Eropa.

Indikator Negara-Negara Berkembang di Eropa

Perbedaan yang signifikan dapat terlihat di antara negara maju dan negara berkembang. Hal pertama yang menjadi pertimbangan sebuah negara berkembang atau maju adalah daya beli (PDB) dan pendapatan per kapitanya. Selain itu, sumber mata pencaharian juga memengaruhi pendapatan negara. Negara-negara maju cenderung bergantung pada sektor industri dan jasa, sedangkan negara berkembang bergantung pada sektor agraris dan pertanian.

Kualitas dan kesejahteraan sumber daya manusia juga menjadi pembeda negara maju dan negara berkembang. Kualitas dan kesejahteraan ini terkait dengan tingkat kesehatan, pendidikan, kesadaran untuk hidup bersih, dan kecukupan gizi. Sumber daya manusia yang berkualitas akan meningkatkan perkembangan ekonomi negaranya untuk menjadi negara maju.

Sebelas Negara Berkembang di Eropa

Inilah 11 negara di Eropa yang sedang menggeliat bangkit mengejar ketertinggalan dari negara-negara maju di benua tersebut. Negara-negara di bawah ini diurutkan berdasarkan jumlah PDB per kapitanya yang dihitung berdasarkan kemampuan belanja (dari yang terkecil hingga yang terbesar).

Sebagai perbandingan, patut diketahui bahwa Indonesia memiliki PDB per kapita sebesar 3.979 AS$, dan PDB per kapita Jerman (negara termakmur di Eropa) adalah 34.212 AS$.

1. Georgia

Georgia adalah salah satu negara pecahan Uni Soviet. Negara yang berbentuk republik ini terletak di perbatasan benua Asia dan Eropa. Dengan total penduduk 4.436.400 jiwa, Georgia menghasilkan PDB per kapita sebesar 2.774 AS$, termasuk jumlah yang terkecil di antara negara berkembang di Eropa lainnya.

Pusat perekonomian dan pemerintahan di ibu kotanya, yaitu Tbilisi, berusaha untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan menguatkan nilai mata uang Georgia, Lari melalui berbagai cara.

2. Moldova

Satu lagi negara di Eropa bagian Timur, yang sedang berkembang yaitu Moldova. Negara kecil yang tidak memiliki akses ke laut ini hanya mendapatkan PDB per kapita sebesar 2.842 AS$. Jumlah PDB per kapita tersebut menjadikan Moldova sebagai salah satu negara termiskin di Eropa.

Beribu kota di Kishinev, negara berpenduduk 3.560.430 jiwa ini menggunakan Leu Moldova sebagai mata uangnya. Perekonomiannya hanya bergantung pada pertanian dan perkebunan, mengingat tidak adanya sumber daya mineral dalam jumlah besar yang terkubur di dalam bumi Moldova.

Untungnya, tanah gembur dan iklim sedang membuat Moldova dapat menghasilkan produk-produk agrikultur lalu memasoknya ke negara-negara di Eropa Tenggara. Bahkan Moldova terkenal akan kualitas wine-nya yang baik. Sayangnya, dengan tidak adanya sumber daya mineral yang besar, negara ini harus memasok kebutuhan gas alam, minyak bumi, dan batu baranya dari negara lain.

3. Albania

Albania adalah sebuah negara di bagian tenggara Eropa yang berbatasan dengan Montenegro dan Serbia. Dengan total penduduk sekitar 3.600.000 jiwa, Albania menghasilkan PDB per kapita sebesar 4.937 AS$. Negara beribu kota Tirana ini disebut juga sebagai Shqiperia (tanah air burung elang).

4. Serbia

Serbia, yang terletak di sebelah tenggara benua Eropa, pada awalnya adalah sebuah negara yang bersatu dengan Montenegro. Barulah pada tahun 2006, keduanya terpisah mendirikan negara-negara yang berstatus sebagai negara-negara berkembang.

Negara beribu kota Belgrade ini meraih PDB per kapita sebesar 5.713 AS$. Dengan total penduduk berjumlah 7.306.677 jiwa, perekonomian negara berbentuk republik ini tidak seberuntung Montenegro yang PDB per kapitanya 60% lebih besar. Lambatnya pertumbuhan ekonomi Serbia kemungkinan disebabkan oleh strategi ekonomi yang mengharuskan Serbia menggunakan mata uangnya, Dinar Serbia; meski memang Euro juga terkadang digunakan.

5. Ukraina

Ukraina adalah salah satu negara berkembang di Eropa yang merupakan negara pecahan Uni Soviet. Negara ini berbatasan dengan Belarus di sebelah utara, Rusia di sebelah timur laut, Laut Hitam di selatan, serta Slowakia, Hongaria, dan Polandia di sebelah barat.

Negara yang beribu kota di Kiev ini memiliki PDB per kapita sebesar6.554 AS$. Dengan Hryvnia sebagai mata uang resmi, Ukraina berusaha untuk menggeliat bangkit dan meningkatkan kesejahteraan 46.835.305 orang penduduknya.

6. Montenegro

Montenegro adalah sebuah negara di Eropa Selatan. Negara yang pada awalnya bergabung dengan Serbia ini memiliki PDB per kapita sebesar 11.228 US$. Dengan penduduk sebanyak 625.266 orang, negara beribu kota Podgorica ini memutuskan untuk bergabung dengan Uni Eropa dan menggunakan Euro sebagai mata uang resminya. Strategi ini dilakukan untuk memperkuat ekonomi Montenegro.

Pasalnya, Montenegro diperkiraan mengalami perkembangan ekonomi yang signifikan saat bergabung dengan Uni Eropa (dibandingkan dengan berjuang sendirian).

7. Latvia

Republik Latvia adalah sebuah negara kecil di Eropa Utara. Negara ini memiliki penduduk sebanyak 2.299.000 jiwa. Meski digolongkan sebagai negara berkembang, perekonomian Latvia semakin membaik seiring berjalannya waktu. Dengan PDB per kapita sebesar 11.980 AS$ dan diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya, Latvia digadang-gadang sebagai salah satu negara yang siap bertransformasi menjadi negara maju.

Tingkat pengangguran di negara beribu kota Riga ini juga semakin hari semakin berkurang. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah lapangan kerja dan semakin banyaknya penduduk yang bermigrasi ke Irlandia dan Inggris Raya.

8. Bulgaria

Negara dengan ibu kota Sofia ini memiliki PDB per kapita sebesar 12.052 AS$. Bulgaria menyandarkan pendapatan ekonominya pada produksi bahan mentah seperti emas, tembaga, besi, batu bara, bismut, kilang minyak, dan komponen manufaktur seperti elektronika, komponen senjata api, kendaraan, dan bahan bangunan. Di antara sumber-sumber tersebut industri pertambanganlah yang merupakan jantung ekonomi Bulgaria.

Dengan total penduduk 7.351.234 orang (tahun 2011), Bulgaria memiliki 3,2 juta tenaga kerja usia produktif. Sayangnya, peningkatan pendapatan negara dengan mata uang Lev Bulgaria ini tergolong lambat. Pasalnya, korupsi di sektor pelayanan umum dan penegakkan keadilan yang lemah menjadi penghambat utama meningkatnya kesejahteraan ekonomi Bulgaria.

9. Rumania

Terletak di sebelah utara Semenanjung Balkan, Rumania merupakan di Eropa dengan PDB per kapita sebesar 12.600 AS$. Beribu kota di Bukares, negara ini menggantungkan pendapatan nasionalnya pada sektor jasa. Meski demikian, sektor industri dan agrikultur juga turut berperan meningkatkan pendapatan nasional.

Setelah melalui berbagai krisis, seperti jatuhnya rezim komunis dan jumlah pengangguran yang melonjak, Rumania tengah berusaha bangkit untuk menguatkan nilai mata uangnya, Leu. Kini, Rumania termasuk salah satu negara berkembang di Eropa yang perkembangan ekonominya cukup signifikan.

10. Lituania

Lituania adalah sebuah negara berbentuk republik yang terletak di wilayah timur laut benua Eropa. Setelah pecah dari Uni Soviet di awal tahun 1990-an, negara berpenduduk 3.382.041 jiwa ini berusaha untuk meningkatkan sistem ekonomi, sosial, dan politiknya. Lituania memiliki PDB per kapita sebesar 12.980 AS$. Dengan jumlah sebesar itu, negara beribu kota Vilnius ini termasuk negara pecahan Uni Soviet yang berkecukupan.

11. Polandia

Polandia merupakan salah satu negara berkembang di Eropa yang memiliki PDB per kapita cukup tinggi, yaitu 13.275 AS$. Berbatasan dengan Jerman, negara di Eropa tengah ini dipadati 38.157.055 orang penduduk.

Sektor ekonomi Polandia adalah pariwisata. Banyaknya warisan arsitektur dan bangunan (misalnya kastil) yang tersebar di negara ini serta berlimpahnya pemandangan indah menjadi daya tarik bagi turis asing untuk berwisata ke negara beribu kota Warsawa ini. Dari sinilah pemasukan utama pemerintah Polandia didapatkan.

Itulah sebelas negara berkembang di Eropa. Selain kesebelas negara yang dipaparkan dalam artikel ini, masih ada negara berkembang di Eropa yang lainnya, yang sebagian besar merupakan pecahan dari Uni Soviet.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Peta ASEAN - Negara-negara di Asia Tenggara
  • Berjuta Cerita tentang Pulau Jawa
  • Memotret Keistimewaan Pulau Jawa Indonesia
  • Kekayaan dan Keterpurukan Negara Benua Eropa
  • Cikal Bakal Pelayaran
  • Kutub Utara - Gudang Es yang Mulai Kehilangan Esnya
  • Mengenal Tempat-tempat Terindah di Dunia
  • Negara-Negara yang Ada di Eropa Utara
  • Dinamika Peta Pulau Jawa
  • Mengenal Negara-Negara Eropa Selatan
  • Map di Internet
  • Atlas - Maps Manusia Bumi
  • Deskripsi Peta Asia
  • Negara-Negara Eropa Timur, Mutiara yang Terpendam
  • Mengintip Asia Tenggara dari Dekat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA