logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Geografi

Negara Berkembang Susah Didefiniskan


Ilustrasi negara berkembang

Negera berkembang identik dengan negara yang lemah karena memang masih berada pada masa transisi, dari terpuruk menjadi berkembang, hingga kemudian disebut sebuah negera yang maju. Tapi benarkah itu semua? Negara berkembang bukan negara lemah. Namun, sejatinya negara berkembang adalah negara yang sedang menuju masa kemajuan.

Rasanya hal ini perlu diluruskan lagi mengingat keberadaan negara berkembang kerap kali dipandang sebelah mata oleh negara-negara besar dan adikuasa sehingga mereka kerap kali seenaknya melakukan intervensi pada kebijakan-kebijakan yang ada pada negara berkembang.

Negara Berkembang adalah Negara Maju

Perlu diketahui, sejatinya, negara berkembang adalah negara maju, negara yang sejahtera dan negara berkembang adalah negara yang pada intinya tidak memiliki tingkatan material yang sangat rendah dibanding dengan negara lain. Dengan kata lain, negara berkembang tetap selangkah maju dibanding dengan negara jajahan.

Semua rakyatnya berkembang, terutama melalui ekonomi yang merata dan sejahtera. Maka dari sinilah kemudian, negara berkembang jika dilihat dari definisi nasionalnya sendiri tidak bisa ditemukan, mengingat tingkat dalam hal pembangunan dalam negara tersebut sewaktu-waktu bisa mengalami variasi yang berbeda-beda. Artinya, tolak ukur disebut negara berkembang itu tidak ada dan batasannya kabur.

Ada yang mengatakan negara berkembang adalah negara yang sudah mempunyai standar hidup di atas rata-rata yang terbilang tinggi. Negara berkembang juga masuk dalam kelompok negara maju. Negara berkembang tidak dapat dikatakan negara maju meskipun negara tersebut mempunyai perekonomian lebih baik dan maju atau menunjukkan tanda-tanda negara yang maju. Negara berkembang dikelompokkan pada istilah negara industri baru.

Sekali lagi, banyak pendapat dan penafsiran mengenai negara berkembang. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutkan istilah negara berkembang adalah negara yang membolehkan seluruh warga negaranya menikmati hidup yang bebas, sehat dalam lingkup lingkungan yang aman dan nyaman serta yang terpenting adalah merdeka jiwanya.

Lain lagi pendapat dari divisi statistik PBB yang menyebutkan tidak adanya konvensi dalam penetapan negara atau suatu wilayah yang kemudian disebut berkembang. Kata maju atau berkembang sebenarnya hanya dikhususkan bagi kemudahan statistik saja, tidak juga menjadi tolok ukur dalam suatu pencapaian dalam sebuah negara menuju proses pembangunan negara berkembang.

Meski kita tahu bahwa negara berkembang seperti Jepang, Asia, Kanada, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, dan Eropa adalah negara yang dalam kenyataanya adalah negara berkembang, namun itu kemudian dianggap hanya kawasan sebagai negara yang maju saja, bukan negara berkembang.

Jika ada suatu negara yang disebut kawasan maju dan negara maju, negara-negara seperti Eropa Timur atau Persemakmuran negara-negara itu juga tidak masuk ke dalam negara berkembang.

Di tengah keberadaan negera berkembang, ada juga negara yang masuk dalam kelompok negara failed state atau 'negara gagal'. Negara gagal adalah sebutan untuk negara yang masih menghadapi perang sipil atau memiliki pemimpin yang sangat otoriter. Salah satu negara yang masuk dalam failed state adalah Afghanistan, Haiti, Somalia, Myanmar, Irak, dan Korea Utara.

Kita tahu bahwa suatu negara bisa dikatakan maju jika pereknomiannya terus berkembang seperti wilayah diAsia diantaranya, Hongkong, Singapura, Korsel, dan Taiwan, adalah negara-negara yang dianggap maju, bukan berkembang. Negara maju juga disebut sebagai negara yang bisa menikmati standar hidup yang cukup tinggi, serta ekonomi dan penggunaan teknologi yang merata.

Sementara menurut IMF, negara Eropa bagian Timur, Uni Soviet dan Mongolia tidak termasuk dalam negara berkembang ataupun negara maju, melainkan hanya sebagai negara transisi. Walaupun dalam laporan internasional sekarang, negara-negara tersebut sudah dikategorikan sebagai negara berkembang.

Melihat Negara Berkembang

Untuk melihat tingkatan suatu negara yang disebut berkembang adalah dengan melihatnya dari beberapa aspek. Pertama, tingkat pendapatan per kapita. Kedua, diversifikasi ekspor sehingga eksportir minyak yang memiliki PDB per kapita tinggi tidak akan masuk dalam klasifikasi maju karena tujuh puluh persen barang ekspornya berupa minyak. Terakhir, mengenai tingkat integritas dalam sistem kegiatan global. Itu hasil yang bisa didapat dari para warganya, begitulah IMF mengelompokannya dalam sistem fleksibel.

Bank Dunia juga mengelompokkan negara berkembang dari pendapatan ekonomi. Ekonomi itu kemudian terbagi lagi menurut pendapatan nasional per kapita dengan menggunakan tingkatan pendapatan seperti, jika negara pendapatannya rendah, mesti memiliki Penghasilan Negara per kapita hingga 975 dolar Amerika. Kedua, negara pendapatan menegah mesti mencapai 3.855 dolar dan unntuk negara berpendapatan menegah harus memiliki kapita aturan yang mencapai 11.905 dolar.

Selain itu, tentu saja negara berkembang juga diwajibkan memiliki kapita lebih dari 11.906 dolar amerika. Begitulah Bank Dunia mengelompokan negara-negara yang berpendapatan rendah dan menegah itu sebagai negara berkembang. Tujuan pengelompokan data ekonomi ini hanya untuk memudahkan dalam pengelompokan dan pengelompokan ini tidak menjadikan sebagai status pembangunan suatu negara.

Negara berkembang pada umumnya adalah negara yang mengalami peningkatan suatu indutri sehingga berpengaruh terhadap masyarakat sekitar dan ke depannya bisa memberikan standar hidup masyarakatnya jauh dari kata rendah. Ini juga tenyata menjadi penghubung sangat kuat antara pendapatan rendah, namun diimbangi dengan pertumbuhan populasi yang tinggi.

Negara Berkembang Penuh Kritik

Istilah negara berkembang memang tidak lepas dari kritik dan saran. Adanya istilah negara berkembang dan negara maju menjadikan istilah ini seakan-akan negara-negara lain agar berkembang lalu mengikuti kiblat ekonomi yang sukses dilakukan Barat. Kata berkembang mengacu pada pembanguanan dan kesejahteraan warganya dalam menempuh kesejahteraan yang lebih maju. Juga dalam kemajuan baik ekonomi warganya atau juga kondisi dalam suatu negara.

Tidak ada pembangunan yang malah justru menurun. Negara berkembang juga dianggap sebagai eufimisme. Kedudukan kekayaan dalam kesejahteraan negara berkembang ini masih bervariasi, baik itu dalam kelompok kecil maupun kelompok besar.

Sudah semestinya, bahwa pembangunan memang memerlukan infrastruktur yang modern dan semakin maju, serta sistem ekonomi yang stabil dan kuat sebagaimana seharusnya yang dipunyai oleh negara maju. Pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dalam sektor ekonomi tersier dan sektor ekonomi kuarter menjadikan standar hidup material tetap tinggi. Namun juga, beberapa negara maju ternyata memiliki indutri primer yang tak tanggung-tanggung.

Ada juga Kelompok D-8 Negara Berkembang. Kedelapan negara terebut mayoritas masyarakatnya beragama Islam, yaitu Indonesia, Mesir, Iran, Malaysia, Mesir, Nigeria, Pakistan, dan Turki. Kedelapan negara itu membentuk suatu kelompok tak lain bertujuan untuk menyepakati kerja sama dalam hal pembangunan.

Ciri-ciri Negara Berkembang

Salah satu persyaratan yang menjadikan negara berkembang atau tidak adalah memiliki teknologi yang canggih. Berikutnya, angka kelahiran dan kematian rendah. Lalu, banyaknya industri elektronika dan transportasi. Perlu diketahui, elektronika sudah menjadi bagian dari gaya hidup semua orang. Selanjutnya, angka pengangguran sedikit yang juga menjadi salah satu tolok ukur Dinas Pekerjaan Sosial.

Ciri lainnya adalah tingkat KKN rendah. Dengan terciptanya suasana seperti ini, banyak dari kalangan masyarakat kita yang akan hidup lebih tenang dan damai. Ciri berikutnya adalah intensitas mobilitas tinggi dan pendapatan rata-rata penduduk tinggi. Jadi, negara berkembang adalah negara yang bisa menyejahterakan warganya dan negara yang mesti menenangkan dari masalah-masalah ekonomi dan memerdekakan manusia.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Mengenal Unsur Cuaca Untuk Pemula
  • Mengendalikan Pertumbuhan Jumlah Penduduk Indonesia - ANNEAHIRA.COM
  • Jurnal Geografi: Nilai Ekonomi Kawasan Karst
  • Karakteristik Lapisan Bumi
  • Jajaran Gunung di Dunia yang Terkenal
  • Mengenal Definisi Gempa Bumi dan Cara Menghadapinya
  • Lapisan Bumi - Balada Si Bumi yang Berlapis-lapis - ANNEAHIRA.COM
  • Mengagumi Pantai Indah di Indonesia
  • Bermacam Manfaat Laut Bagi Kehidupan
  • Nama Sungai di Indonesia yang Istimewa
  • Luas Samudra Hindia dan Teori Terbentuknya Benua
  • Perubahan Iklam Global, Bencana Bagi Umat Manusia
  • Artikel Bencana Alam: Serba-Serbi Bencana Alam
  • Klasifikasi Iklim Indonesia, Schmidt-Ferguson dan Junghuhn
  • Menjelajahi Pantai-Pantai di Indonesia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA