Ciri-Ciri Negara Maju
Ilustrasi negara maju
Negara maju merupakan sebutan bagi negara yang menikmati standar hidup relatif tinggi melalui teknologi tinggi dan ekonomi merata. Setiap negara tentu berusaha untuk menjadi negara maju. Sayangnya, tidak semua negara dapat mencapai hal itu secara mulus. Proses menuju negara maju sering disebut dengan istilah negara berkembang.
Ciri Negara maju
Negara maju dan negara berkembang tentu memiliki serangkaian perbedaan, baik berdasarkan teknologi, sumber daya manusia, kemajuan industri, dan sebagainya. Berikut ini merupakan beberapa ciri sebuah negara yang terkategori negara maju.
1. Negara Maju - Sumber Daya Alam Dimanfaatkan Secara Optimal
Masyarakat negara maju akan mampu memanfaatkan sumber daya alam secara optimal karena didukung teknologi dan kepemilikan modal. Mereka akan terus berupaya mengolah sumber daya alam yang sudah ada sebagai energi alternatif. Misalnya, pemanfaatan tenaga air, angin, serta energi matahari, sebagai pengganti energi minyak bumi. Selain memanfaatkan yang ada, mereka akan berusaha untuk menemukan sumber daya alam baru.
2. Negara Maju - Mampu Mengatasi Masalah Kependudukan
Masalah kependudukan di negara maju dapat diatasi dengan mudah karena angka pertumbuhannya kecil. Dengan demikian, jumlah penduduk tidak terlalu banyak sehingga mampu memperkecil beban ketergantungan, meningkatkan produktivitas dan kualitas penduduk, meningkatkan pendapatan perkapita, dan memberikan peluang kerja serta kesempatan usaha yang lebih luas.
3. Negara Maju - Produktivitas Masyarakat Didominasi Barang
Barang hasil produksi serta jasa kegiatan ini tidak membutuhkan lingkungan agraris. Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa lebih dari 70 persen penduduk negara maju tinggal di perkotaan.
4. Negara Maju - Tingkat dan Kualitas Hidup Penduduk Tinggi
Produktivitas akan meningkat berkat dorongan kualitas penduduk yang tinggi. Tingginya produktivitas akan berpengaruh besar terhadap peningkatan pendapatan perkapita dan pendapatan nasional.
5. Negara Maju - Komoditas Ekspor Merupakan Hasil Industri dan Jasa
Kadang, sebuah negara maju memiliki jumlah sumber daya alam yang minim, bahkan tidak ada sama sekali. Namun, mereka mampu menghasilkan produk olahan sumber daya alam. Misalnya, Inggris mengasilkan minyak mentah yang sangat minim tetapi mereka mampu menghasilkan produk olahan minyak bumi dan memasarkannya ke negara lain. Kebutuhan minyak mentahnya diperoleh dengan cara mengimpor dari negar-negara berkembang.
6. Negara Maju - Fasilitas Umum Tercukupi
Negara maju tentu memiliki kemampuan dana dan sarana untuk menyediakan fasilitas umum yang memadai bagi penduduknya. Hal ini turut didukung oleh tingginya tingkat kesadaran penduduk dalam memelihara serta memanfaatkan fasilitas umum yang tersedia.
7. Negara Maju - Menjunjung Tinggi Kesadaran Hukum, Kesetaraan Gender, dan Penghormatan Hak Asasi Manusia
Masyarakat yang hidup di negara maju biasanya memiliki kedisiplinan tinggi dalam mematuhi hukum. Pemerintahan dijalankan berdasarkan prinsip akuntabilitas (dapat dipertanggungjawabkan) dan transparansi dalam setiap tindakan dan pengambilan keputusan. Jenis kelamin bukan sebuah penghalang untuk menentukan jabatan karena kemampuan lebih diperhitungkan.
Penghormatan terhadap hak asasi manusia sangat tinggi, bahkan untuk kaum minoritas. Misalnya, orangtua, tuna netra, atau penyandang cacat fisik lain. Mereka diberikan fasilitas khusus maupun kesempatan kerja yang setara dengan masyarakat normal.
8. Negara Maju - Tingkat Pendidikan Relatif Tinggi
Kualitas penduduk sebuah negara ditentukan oleh tingkat pendidikannya. Secara umum, penduduk negara maju sudah menyadari pentingnya pendidikan serta penguasaan Iptek. Hal ini tampak jelas dari tingginya partisipasi belajar penduduk negara maju. Sistem pendidikan yang baik serta anggaran pendidikan tinggi dari pemerintah menjadi faktor penunjang tingginya tingkat pendidikan negara maju.
9. Negara Maju - Pendapatan Penduduk Relatif Tinggi
Kemajuan tingkat pendidikan serta penguasaan Iptek menjadikan potensi sumber daya manusia negara maju memiliki kualitas tinggi. Dengan demikian, penduduk negara maju tidak lagi menjadikan sektor pertanian sebagai penghasilan utama. Mereka lebih mengoptimalkan sektor industri, jasa, dan perdagangan.
Variasi pekerjaan dalam beberapa sektor ini membuat penduduk memiliki penghasilan tinggi. Penghasilan penduduk yang tinggi turut mempengaruhi tingginya pendapatan perkapita.
10. Negara Maju - Tingkat Kesehatan Sudah Baik
Penduduk negara maju, umumnya, memiliki standar kehidupan yang tinggi. Hal ini turut menciptakan kesadaran masyarakat tentang arti penting kesehatan. Pemerintah pun turut memberikan perhatian yang sangat baik terhadap masalah kesehatan melalui pembangunan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai di setiap daerah.
Kemudahan masyarakat untuk menjangkau tempat pelayanan kesehatan mampu meningkatkan kesehatan penduduk. Dengan demikian, angka kematian akan menurun, sedangkan angka kehidupan terus meningkat.
Negara Maju - Amerika Serikat
Siapa yang tidak kenal dengan negara maju ini, Amerika Serikat? Negara maju ini merupakan sebuah republik federal yang menganut sistem ekonomi kapitalis. Amerika Serikat tergolong negara maju karena pertumbuhan ekonomi Amerika sangat kuat muncul ke permukaan, pengangguran rendah, tingkat inflasi rendah, dan defisit perdagangan yang juga rendah.
Perekonomian Amerika dipandang sebagai salah satu ekonomi terpenting di dunia. Sebagian besar negara di dunia sudah memakai dolar AS sebagai tolok ukur mata uangnya. Hal ini mengindikasikan berharga dan tidak berharganya mata uang negara-negara tersebut bergantung mata uang dolar AS. Selain itu, beberapa negara lainnya memakai dolar Amerika sebagai mata uagnya. Tak hanya itu, Bursa Saham AS pun dianggap sebagai indikator ekonomi dunia. Itulah mengapa Amerika Serikat dipandang sebagai negara maju di dunia.
Negara Maju - Jepang
Jepang adalah sebuah negara yang layak dikatakan sebagai negara maju, karena perekonomiannya terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat dalam hal PDB nominal. Jepang juga memiliki perekonomian terbesar ke-3 di dunia di bawah Amerika dan Republik Rakyat Cina dalam hal keseimbangan kemampuan berbelanja.
Jepang dianggap negara maju juga karena mempunyai industri berteknologi tinggi di bidang otomotif, elektronik, mesin perkakas, baja, logam nonbesi, perkapalan, industri kimia, tekstil, dan pengolahan makanan. Sampai 2001, jumlah angkatan kerja di negara maju ini berjumlah 67 juta orang, sedangkan tingkat penganggurannya sekitar 4% pada 2007. Berkaitan dengan produktivitas tenaga kerja, negara maju Jepang menduduki peringkat ke-19 di dunia pada 2007 dan tenaga kerjanya memperoleh upah per jam terbesar di dunia.
Negara maju ini juga terkenal dengan perusahaan-perusahaan besarnya yang mendunia, seperti Toyota Motor, Mitsubishi UFJ Financial, Nintendo, NTT DoCoMo, Nippon Telegraph & Telephone, Canon, Matsushita Electric Industrial, Honda, Mitsubishi Corporation, dan Sumitomo Mitsui Financial. Sementara itu, dalam Indeks Kemudahan Berbisnis, negara maju Jepang menduduki posisi ke-12 dan masuk dalam salah satu negara maju dengan birokrasi paling sederhana.
Negara Maju - Perancis
Perancis juga tercatat sebagai negara maju karena tingkat perekonomiannya tinggi. Perancis adalah anggota grup negara industri maju G8 dengan menduduki posisi ekonomi kelima terbesar menurut PDB nominal yang bergantung pada sumbernya. Pada tanggal 1 Januari 1999, Perancis bergabung dengan 11 anggota UE yang lain untuk meluncurlkan uero berupa koin dan uang kertas euro menggantikan franc Perancis.
Pada 2003, negara maju Perancis merupakan penerima investasi langsung aing terbesar kedua di negara OECD. Di tahun ini juga, perusahaan Perancis menginvestasikan $57.3 miliar ke luar Perancis sehingga disebut sebagai investor langsung luar paling penting kedua di OECD. Menurut OECD, Perancis merupakan pengekspor barang manufaktur terbesar kelima di dunia dan peimpor terbesar keempat di dunia pada 2004.

