logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Pengetahuan Umum    Artikel Umum Umum    Negara

Negara secara Universal dan Keterlibatan Individu dalam Kegiatan Sosial Kemasyarakatan

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Kalau kita berbicara negara, terutama sekali membicarakan bangsa Indonesia. Rasa-rasanya hati kita dipenuhi dengan segudang rasa: benci, bangga, putus harapan, sedih, gundah, serta bertanya-tanya, ke manakah arah masa depan negara Indonesia? 

Kali ini, bahasan kita lebih fokus kepada negara secara universal dan keterlibatan individu di dalam kegiatan sosial kemasyaratan. Individu adalah unit terkecil dari negara, setelah keluarga. Keluarga adalah miniatur negara. Di dalam keluarga terdapat kepala rumah tangga, ibu rumah tangga, menteri-menteri (bibi-paman), serta rakyat (anak-anak). Makanya, tidak heran, kehancuran sebuah keluarga adalah kehancuran sebuah negara. Apa itu Negara?

Negara merupakan keadaan suatu wilayah, terutama di bumi yang berdaulat dan dipimpin oleh seorang kepala negara, memiliki budaya serta mempunyai sistem pemerintahan sah dan terorganisir. Syarat mutlak sebuah negara secara sederhana adalah memiliki wilayah teritori, ada yang memimpin, dalam hal ini presiden atau raja, dan ada yang dipimpin, yakni rakyat. Syarat pelengkapnya adalah sebuah negara harus mendapat pengakuan publik secara luas dari negara lain.

Tujuan adanya suatu negara adalah untuk memajukan kehidupan kemanusiaan bersama secara merata, sejahtera, makmur sentosa. Cita-cita sebuah negara umumnya termaktub (tertulis) di dalam kredo ideologi dan undang-undang dasar (konstitusi) sebuah negara. Undang-undang inilah yang di kemudian hari menjadi dasar pedoman untuk pembentukan sistem politik dan kenegaraan.

Negara dan Teknologi Internet

Dalam tataran dimensi kekinian modern yang lebih dinamis dan kritis, negara tidak cukup hadir sebagai pemerintah, pengatur rakyat, melainkan berubah menjadi pelayan rakyat. Negara menjadi pelindung sekaligus pemberi layanan publik dengan kualitas terbaik yang dibangun secara holistik dan komprehensif.

Sebab, jika negara tidak cepat beradaptasi dengan keadaan zaman, negara akan kalah dan mengalami kemunduran. Akibatnya, tindakan kriminal, korupsi, dan ketidakpercayaan publik (rakyat) kepada aparatur negara semakin meningkat. Karena itu, saat ini baik di negara-negara maju dan negara berkembang, dibuatlah satu sistem yang disebut e-goverment.

E-goverment ini adalah sistem pemerintahan berbasis teknologi dalam ini khususnya internet. Hal ini diharapkan negara beserta seluruh cakupan wilayah kenegaraan dapat terintegrasi dalam satu wadah sistem informasi. Misalkan, di Indonesia saat ini akan dibuat KTP elektronik yang akan berlaku di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan demikian, tidak ada lagi warga negara Indonesia yang bertanda penduduk ganda. Karena, sistem penomorannya sudah digital, sama seperti nomor ponsel yang setiap orang berbeda-tidak sama.

Teknologi internet menunjang juga program papperles (dunia tanpa kertas). Tugas-tugas dan arsip negara saat ini banyak disimpan menggunakan media kertas dan terkadang hancur oleh keadaan. Tentu saja masih banyak lagi manfaat internet untuk membantu program percepatan menuju kemanusiaan yang sehat dan bermartabat. 

Negara yang berbentuk republik dengan demokrasi sebagai sistemnya dan negara kerajaan dengan perdana menteri sebagai pelaksananya sama-sama memerlukan teknologi dalam hal ini internet. Berkat internet, batas-batas ruang pribadi berubah menjadi ranah publik. Berkat internet kita bisa saling peduli dan cepat berbagi informasi, ketika bencana menimpa suatu negeri.

Terciptanya Setiap Negara Berbeda

Terciptanya sebuah bangsa dan negara, masing-masing negara memiliki pandangan dunia yang berbeda-beda. Indonesia misalnya, sulit sekali melacak akar terciptanya sejarah negara Indonesia, lantaran Indonesia berada di antara gugusan budaya-budaya besar seperti India, Cina, dan Indonesia dulunya pun disebut Indian.

Ada pula negara yang melebur menjadi satu seperti Federasi Jerman tahun 1871. Keadaan ini terjadi ketika Perang Dunia I. Negara Mesir misalnya terbentuk akibat naiknya lumpur di Delta di Sungai Nil. Satu hal yang perlu diperhatikan, negara pada akhirnya mengalami konflik serius terutama di wilayah-wilayah perbatasan.

Antar setiap negara memiliki batas. Batas-batas ini bisa saja bergeser lantaran gempa bumi yang mengakibatkan lempengan bumi mengalami pergerakan. Itu baru di daratan, belum di lautan, belum lagi di udara. Bayangkan, kita pikir di udara bebas-bebas saja. Tidak begitu! Justru di udaralah persaingan paling sengit terjadi terutama di bidang frekuensi gelombang untuk sinyal semisal ponsel, televisi, radio, serta teknologi digital tentunya.

Negara Berdasarkan Benua

  • Negara di benua Asia
  • Negara di benua Afrika
  • Negara di benua Amerika
  • Negara di benua Eropa

Negara Berdasarkan Sistem Pemerintahan

Setiap negara memiliki sistem pemerintahan sendiri-sendiri yang sesuai dengan keadaan suatu negara. Di Roma Italia misalnya, Takhta Suci adalah entitas berdaulat yang berhubungan dengan Vatikan, dipimpin oleh seorang Paus. Hal ini mirip dengan di Iran, di mana seorang Ayatullah-pemimpin spiritual tertinggi yang menjadi pemimpin dan presiden sebagai kepala negara kedudukannya di bawah Ayatullah.

Ada pula negara berdasarkan republik, di mana rakyat sebagai sumber inspirasi. Negara demokrasi umumnya berbentuk republik. Dalam demokrasi khususnya ketika pemilu berlangsung, saat pencoblosan, suara tukang becak dengan seorang profesor nilainya sama. Konsep republik sudah digunakan sejak 509 SM.

Di dalam republik pula banyak memunculkan partai-partai politik pendukung pemilu. Di negara Swiss lain lagi, negara bukan dipimpin oleh seorang kepala negara melainkan oleh sebuah majelis yang disebut Bundesrat.

Pendapat yang mengatakan, negara republik lebih baik dari kerajaan-monarki bisa benar-bisa salah. Sebab, semuanya sangat tergantung dan bergantung kepada pemimpin.

Indonesia Negara Unik

Indonesia memang negara yang super unik. Memiliki 33 provinsi dengan jutaan pulau yang tersebar di setiap provinsinya. Bahkan ada pulau yang belum dinamakan. Selain itu, sistem pemerintah Indonesia yang menganut asas demokrasi, ternyata di sejumlah wilayah masih ada yang berbentuk kerajaan seperti di Solo, Surakarta, Yogyakarta.

Kalau kita sebut Indonesia negara tertinggal, tidak bisa juga. Sebab, teknologi terbarukan pun sudah banyak yang dipakai di Indonesia. Mobil terbaru, rumah mewah, apartemen, dan banyak lagi. Kata Alvin Toeffler, pengamat budaya yang sangat terkenal itu, Indonesia mengalami 3 gegar budaya gelombang sekaligus, paduan antara kelampauan (tradisional) dan modernitas (kekinian).

Dalam kajian lain, negara Indonesia pun dari dulu hingga sekarang sarat dengan konflik peperangan antar suku. Bangsa Indonesia gampang marah-marah, ricuh, dan sukar berpikir panjang. Di saat yang bersamaan bangsa Indonesia adalah bangsa yang jenaka, humoris, dan bangsa yang majemuk-plural. 

Individu dalam Negara

Jika merasa negara kadang-kadang tidak adil kepada diri Anda, coba periksa kembali. Apakah kita dapat terus-menerus menyalahkan negara? Faktor X dari luar tersebut memang benar adanya. Dalam hal ini lebih baik bangkit dan berusaha untuk mulai bersikap dengan sikap yang terbaik. Negara, individu, keluarga semuanya satu unit.

Jika merasa Anda sendiri yang mengalami kegagalan, Anda keliru! Ada banyak orang yang mengalaminya. Mereka bangkit dan berjuang lagi sampai keberhasilan terjadi. Kita tahu, urusan negara bukan milik politikus semata dan setiap orang hendaknya mulai peduli dengan keadaan sekitarnya.

Hal tersebut sebenarnya sama dengan kepedulian negara. Walaupun kadang-kadang kita merasa pejabat publik malah tidak peduli dengan keadaan publiknya. Faxtor X selalu ada dan Faxtor Y adalah peluang selalu ada. Negara harus diselamatkan. Jika tidak, kita semua akan kehilangan jati diri dan binasa dihempas zaman. Jangan sampai!

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Tips Memasang Advertisement Gratis Via Internet
  • Tips Bagi Penyewa dan Pemilik Villa
  • Mari Mengenali Jenis-jenis Narkoba yang Berbahaya
  • Beberapa Peristiwa yang Membuat Dunia Panas
  • Tolok Ukur Sukses
  • Karakter Zodiak Leo - Mengintip Karakter Pria dan Wanita dengan Zodiak Leo
  • Pondok Putri - Antara Bisnis dan Penjaga Moral
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA