logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Sosial    Jaringan Sosial

Membangun network


Ilustrasi network

Network merupakan salah satu asset yang berharga bagi pengusaha media massa mapun pekerja publik relation. Membangun network merupakan agenda besar bagi perusahaan yang ingin mengembangkan usahannya, ketingkat lebih tinggi.

Ketika network sudah terbentuk, segala strategi bisnis mudah direalisasikan, karena saluran komunikasi terjalin dengan lancarnya. Membangun jaringan kerja butuh usaha yang ekstra keras, Anda selaku yang berkepentingan dengan ini, harus keluar dari comfort zone, turun langsung ke lapangan dan berinteraksi dengan orang lain. Di sana Anda mempelajari berbagai macam karakter manusia dengan berbagai macam gaya bisnis.

Cara ini membutuhkan proses yang panjang. Selain itu juga Anda harus belajar lebih keras lagi, tentang bagaimana cara berkomunikasi dengan baik. Bagaimana cara mempengaruhi audience, agar mereka mau berbuat sesuatu sesuai dengan keinginan Anda. Memang selama vase ini, mungkin dirasa tak nyaman, tapi itulah konsekwensi harus dihadapi, agar jaringan kerja terbentuk.

Jaringan bisnis yang sudah terbangun bukan berarti dibiarkan begitu saja, justru network yang sudah jadi, harus selalu dipelihara. Sebab network merupakan investasi non real yang sangat berharga. Itulah mengapa perusahaan besar, membuat devisi publik relation, dan menggaji pegawai yang memiliki kwalifikasi tinggi dan ekpert dalam ilmu hubungan masyarakat.

Penting Network dalam Dunia Kerja

Apa jadinya kalau ada seseorang "kuper" bekerja sebagai wartawan, bakalan dia susah sendiri ketika meliput peristiwa dan mencari nara sumber, alhasil laporan liputan telat terus, karena semasa sekolah tak punya teman atau tak mau berteman dengan orang lain. Itulah salah satu contoh betapa pentingnya perteman yang mendukung pekerjaan Anda di masa depan. Punya banyak teman, suka bergaul dan bisa adaptasi dengan banyak orang secara tak langsung bisa mendukung pekerjaan Anda. Seperti profesi kuli tinta, yang dicontohkan di atas.

Setiap pekerjaan tak bisa diselesaikan secara mandiri, misalnya seorang penulis buku, membutuhkan peran editor untuk mengoreksi karyanya, kemudian paskah naskah di ACC, sang penulis juga meminta bantuan layouter guna menyetting tulisan menjadi lembaran siap kerja, dan yang terakhir meminta bantuan menerjemahkan karyanya menjadi gambar sampul yang komunikatif. Itulah sekelumit contoh internal networking pada sebuah penerbitan. Jadi untuk membikin buku penulis butuh banyak orang guna membantu mewujudkan karyannya.

Ada jenis lowongan perkerjaan tertentu yang menyaratkan calon pelamar memiliki network luas dan memiliki kepribadian yang bagus. Perusahaan yang berbasis dengan pelayanan publik, seperti advertising, industry farmasi dan lain sebagainya.

Profesi-Profesi yang Harus Mempunyai Network Luas

Melamar pekerjaan tak hanya sekedar modal ijazah saja, ada faktor non teknis yang juga menjadi pertimbangan diterima tidaknya seseorang menjadi pegawai. Faktor non teknis itu adalah personalitas dan relasi atau networking. Orang yang memiliki personalitas yang baik seperti supel, ramah, mudah bergaul, kemampuan berkomunikasi yang baik merupakan modal utama membangun jaringan dan relasi.

Banyak sekali profesi yang tak hanya mengandalkan IP yang bagus dengan IQ yang tinggi, melainkan kemampuan membina jaringan relasi atau network, yang berguna sebagai kemajuan perusahaan.

Berikut ini deretan profesi yang kinerjanya menfaatkan network :

1. Pengusaha

Menjadi enterpernuer sukses kuncinya harus membangun network yang kuat, baik dari internal usahanya maupun di luar. Sebelum membina relasi bisnis, pengusaha sejati, harus bisa membangun komunikasi internal, jaringan kerja antar pegawai juga harus dibangun sempurna. Caranya bos harus mau turun ke bawah, membangun pembicaraan dengan pegawainya, ikut merancang sistem alur kerja, alur produksi. Setelah network internal terbentuk, tetaplah diawasi, kalau ada masalah lekas dicari solusinya, dan selalu dievaluasi kinerjanya.

Selain membina jaringan kerja dari dalam usahanya. Pengusaha juga wajib membangun networking dengan pihak ke dua, tepatnya mencari relasi bisnis sebanyak-banyak. Relasi bisnis sangat berguna untuk memasarkan produk-produknya. Bentuk dari membangun relasi adalah kontrak kerja sama antara pengusaha dan pihak lain dalam bentuk jasa distribusi barang, konsultasi advertising, strategi bisnis, outsourching dan lain sebagainya.

2. Editor

Media massa tanpa editor ibarat pesawat terbang tanpa pilot, artinya peran editor sangatlah penting dalam sistem kerja di media massa atau redaksi. Job diskripsi untuk editor tak melulu kerja di depan komputer, mengedit naskah-naskah yang masuk ada yang lebih penting dari itu. Yakni tugas editor harus membangun kolega secara luas dengan penulis, jurnalis, terutama nara sumber dari orang-orang yang memiliki pengaruh luas, seperti politikus, pengusaha, para ahli ekonomi.

Menjadi sosok editor handal membutuhkan proses yang panjang. Kemampuan berpikir yang tajam, analisis, diimbangi dengan sikap yang ramah terhadap orang lain, mudah bergaul, dalam hal ini dia bisa beradaptasi terhadap berbagai komunitas.

3. Wartawan atau Pekerja Media

Wartawan merupakan profesi yang menuntut bekerja di lapangan dan berinteraksi dengan banyak orang, yang tak kalah penting membangun network untuk diri sendiri maupun kepentingan media massanya. Kerja wartawan membutuhkan jaringan relasi yang luas, guna memudahkan kebutuhan dia akan mencari informasi.

Nara sumber merupakan partner kerja dia di lapangan. Ketika ada tugas meliput sebuah berita, wartawan menggunakan saluran network pribadinya untuk mengejar nara sumber yang ingin digali informasinya. Ambil contoh ketika wartawan mengejar nara sumber yang merupakan seorang menteri. Sebelum ketemu menteri, sang wartawan harus menghubungi ajudan atau seketaris pribadi menteri, agar dia bisa di pertemukan dengan atasanya. Kemudian bikin janji untuk interview sesuai tema liputan.

Diskripnya jika Anda ingin mengincar target buruan, harus melewati beberapa titik terlebih dahulu, itu dinamakan networking flow.

4. Sutradara

Sutradara adalah profesi yang kinerjanya sangat tergantung dengan network yang dia bangun. Dalam sebuah proses produksi film, sutradara membutuhkan banyak artis guna memerankan tokoh yang ada di scenario, kemudian dia juga membutuhkan tenaga kamerawan, film editor dan masih banyak lagi. Semua saling ketergantungan untuk mencapai tujuan akhir yang sempurna yakni sebuah karya film yang enak ditonton.

Tips Membangun Network

Membangun networking dan relationship bisa dilakukan sejak dini. Diyakini orang yang suka berteman, memiliki banyak relasi sedari muda, kehidupannya bakalan menjadi gampang. Termasuk ketika Anda mendirikan usaha sendiri. Berikut ini merupakan tips bagaiman caranya membuat networking.

1. Menata kepribadian

Sebelum membangun jaringan kerja, sikap diri sendiri yang harus ditata terlebih dahulu. Yakni merupakan kpribadian agar bisa disenangi oleh orang lain. Mudah bergaul dengan orang lain, tak pilih-pilih orang dalam berteman. Ikuti berbagai komunitas-komunitas yang ada di masyakarat, seperti komunitas fotografi, perkumpulan penggemar mobil antik dan lain sebagainya. Pokoknya perbanyak kawan, karena berkawan sangat membantu usaha Anda.

2. Kalangan internal

Bangunlah jaringan relasi dari kalangan terdekat dengan Anda, terlebih dahulu. Ibarat naik tangga, harus menapak satu persatu tangga agar bisa mencapai tempat paling atas. Jika Anda seorang pebisnis pemula, sebaiknya bangunlah komunikasi dengan pegawai Anda dan pelanggan setia. Membangun networking untuk kalangan internal, itu seperti membangun fondasi rumah. Jaringan internal yang solid bermanfaat mempercepat target kerja perusahaan. Mereka tahu apa yang harus dikerjakan ketika merealisasikan sebuah gagasan perusahaan.

3. Membina network yang terbentuk

Jaringan kerja atau relationship yang sudah terbentuk dengan baik merupakan sebuah asset perusahaan yang harus dijaga. Networking merupakan asset non fisik yang tak bisa dilihat tapi sangat bermanfaat bagi kelangsungan bisnis perusahaan.

Jangan sampai perusahaan abai memelihara jalinan kerjasama dengan pihak lain. Bentuk dari pemeliharaan network adalah merespon apa yang mereka (relasi kerja, lawyer, konsultan, konsumen) sampaikan, bentuk respon ini berupa kesanggupan menjadi sponsor, perusahaan pendamping, maupun kerjasama.

Membina networking dan memperluas jaringan relasi adalah tugas dari devisi publik relation, tak heran perusahaan sangat membutuhkan tenaga publik relation yang memiliki networking jaringan luas.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Semangat Patriotisme dalam Film
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA