Nexian, Ponsel Lokal yang Semakin Digemari
Anda tentu masih ingat slogan ciptaan Alim Markus, bos besar Maspion Group, di iklan komersial beberapa tahun lalu. Isinya “Cintailah Produk-produk Indonesia”.
Dan mungkin masyarakat Indonesia sekarang sudah mulai menerapkan slogan ini. Buktinya merk ponsel lokal Nexian semakin digemari masyarakat, meski ponsel China membanjir di Indonesia.
Ketika hampir semua industri lokal di Indonesia kisruh sesudah realisasi perjanjian zona perdagangan bebas antara negara-negara ASEAN dan Cina (ACFTA), hanya Nexian, yang tetap tenang. Nexian juga seakan tidak terpengaruh dengan berbagai harga miring produk buatan Cina itu pascapemberlakuan ACFTA, sejak 1 Januari 2010.
Apa itu Nexian?
Nexian adalah perusahaan ponsel di Indonesia yang sekarang menempati peringkat ke 2, sesudah Nokia, dengan market-share 25 persen. Nexian mulai beroperasi sejak tahun 2006. HP yang juga menggunakan “QWERTY”Pad ini memiliki 2 sim card slots, yang membuatnya semakin digemari karena masyarakat tidak perlu lagi memakai 2 ponsel.
Mei 2010, Nexian mendapat penghargaan Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai ponsel pertama yang menjadi sarana peluncuran album musik (Grup Musik SLANK – Album Jurus Tandur no. 18).
Hal itu membuat Nexian eksis sebagai brand lokal pertama dan satu-satunya, yang sempat memiliki instalasi pabrik perakitan di Indonesia. Ini membuatnya mendapatkan penghargaan MURI sebagai merek lokal, yang berhasil memproduksi sekaligus menjual 100 ribu ponsel hanya dalam waktu 6 bulan.
Kehandalan kualitas produk-produknya, membuat Nexian dipercaya oleh berbagai operator telekomunikasi sebagai mitra penjualan produk bundling. Sampai sekarang, ponsel Nexian sudah digunakan lebih dari 5,5 juta masyarakat Indonesia.
Produk Nexian
Produk Nexian ada bermacam-macam. Mulai dari tipe Android A890 Journey yang memiliki single SIM Card slot, sampai tipe GSM dan CDMA. Harganya juga relatif murah dibanding ponsel lainnya. Berkisar antara Rp 299.000, sampai Rp 1.299.000.
Dengan strategi menggandeng jaringan provider komunikasi terkenal seperti Telkomsel, XL, Esia dan Flexi, Nexian menempati posisi kedua setelah Nokia di Indonesia. Bahkan waktu ada "demam" BlackBerry, Nexian membuat terobosan produk NexianBerry dengan mengembangkan rumus "Qwerty Keypad", rumusan baku peletakan tombol huruf seperti pada keyboard komputer.
Produk NexianBerry bahkan terjual sampai 1,8 juta unit sebulan atau hampir 21 hingga 22 juta unit setahun. Bahkan berdasarkan data penjualan distributor besar di Jawa Barat, tahun lalu setiap bulannya produk Nexian diklaim terjual rata-rata sebanyak 120 ribu unit lebih besar dibanding Nokia yang hanya mencapai 80 ribu unit.
Sekarang ini, produk Nexian sudah didistribusikan ke seluruh Indonesia melalui jaringan Selular Shop, Metroshop, juga modern channel seperti Carefour, Giant, Hypermart dan lainnya. Dengan kekuatan seperti ini, dalam beberapa tahun ke depan, Nexian bisa saja menjadi produk Indonesia yang bisa menembus pasar dunia. Anda berminat mencobanya?






