Nilai Budaya

Semua budaya diyakini memiliki nilai kepada kesetimbangan hidup dan peradaban manusia, kecuali perang. Perang pun hasil budaya, namun budaya yang tanpa nilai, justru menghabiskan dan menggerus nilai sampai habis. Kebalikan perang adalah damai. Manusia selalu mencari kesempatan untuk mengisi dirinya dengan hal-hal yang dalam keyakinannya bermanfaat di masa damai.
Nilai budaya, terdiri dari dua hal yang saling anakronistik bertolak belakang. Dan masing-masing tidak ada yang mutlak paling unggul satu dan yang lainnya, karena manusia hanya bisa berikhtiar. Dan pemikiran yang baru akan selalu diperbaharui. Yang bertolak belakang itu adalah kebaikan dan kejahatan.
Budaya ada yang dipandang baik, dan ada yang dipandang buruk. Baik atau buruknya sesuatu rumusnya sederhana. Apakah menyakiti manusia atau tidak. Rasa sakit adalah cermin keburukan, sementara rasa yang nyaman adalah kebaikan.






