Manfaat Membaca Novel Inggris
Ilustrasi novel inggris
Kisah-kisah kehidupan berbentuk novel dalam bahasa Inggris kini memiliki sasaran pembaca yang cukup banyak di negeri ini. Dari yang masih duduk di bangku sekolah menengah hingga yang sudah dewasa. Jika dilakukan survei apa alasan mereka membaca novel Inggris tentunya akan beragam jawaban didapat. Jawaban-jawaban tersebut sesuai dengan tingkat atau profesi mereka. Pokoknya, novel berbahasa Inggris kini tengah jadi incaran.
Bagi Siswa
Novel Inggris yang disederhanakan dan dicetak dalam bentuk yang tidak terlalu tebal, akan menarik perhatian banyak orang. Apalagi apabila novel-novel itu disertai dengan terjemahan beberapa kat sulit. Bagi siswa yang duduk di sekolah menengah, baik menengah pertama maupun atas, manfaat membaca novel berbahasa Inggris bisa meningkatkan kompetensi mereka dalam bahasa Inggris. Alasannya, novel-novel yang ditulis tentunya sesuai dengan kaidah bahasa Inggris yang baik dan benar walaupun ada yang sudah dibahasakan kembali sehingga mudah dimengerti.
Sehingga mereka sangat mudah memahaminya dengan baik dan sekaligus media belajar untuk meningkatkan pemahamannya tentang struktur kalimat. Mereka juga bisa dengan mudah memahami idiom-idiom yang ada di dalam bahasa Inggris. Dengan banyak membaca novel berbahasa Inggris tidak menyusahkan mereka untuk menghapal banyaknya idiom, karena sudah biasa terlihat dan terekam makna sejak awal.
Novel ini tidak hanya ditulis oleh orang-orang dari negara berbahasa Inggris. Para penulis local yang mempunyai kemampuan menulis dan berbahasa Inggris juga mulai unjuk gigi. Penerbitnya pun bukan dari luar negeri melainkan penerbit lokal. Cetakannya dibuat bagus dengan gambar yang menarik. Harganya juga cukup bersaing. Ada juga yang memasarkan langung novel tersebut ke sekolah-sekolah sehingga menjadi buku pegangan siswa.
Harganya tentu menyesuaikan karena memang tidak dicetak dalam edisi yang luks. Perbandingannya adalah kalau dicetak dengan edisi bagus, harga satu buku bisa diatas 35 ribu. Namun, dengan dicetak sederhana, buku tersebut dijual dengan harga yang cukup murah, sekira 20-24 ribu rupiah. Harga yang murah ini bukan berarti isinya murahan. Harga murah itu sebagai satu upaya agar anak-anak sekolah bisa memiliki buku cerita dalam bahasa Inggris yang bagus namun mempunyai harga murah.
Salah satu novel berbahasa Inggris yang cukup bagus namun dijual cukup murah itu adalah Yoo-Hoo! Karangan Heriyati yang diterbitkan oleh Penerbit Jabal Rohmat. Kualitasnya tidak perlu diragukan lagi karena sang pengarang juga telah menerbitkan 5 buku referensi dalam bahasa Inggris yang diterbitkan oleh penerbit cukup mumpuni, Bentang Pustaka, Yogyakarta yang berafiliasi dengan Penerbit Mizan. Novel Yoo-Hoo! sendiri dipasarkan di daerah Kalimantan dan Palembang.
Dalam novel Yoo-Hoo! pembaca dapat belajar bagaimana menggunakan kata-kata slang dalam bahasa Inggris yang biasa dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga, jika bertemu kata-kata tersebut melalui lisan ataupun saat menonton televisi sudah tidak membuat mereka bingung lagi untuk memahaminya. Selain itu, pengarang novel ini yang juga merupakan guru bahasa Inggris sanagt tahu bagaimana membuat sebuah kisah yang menarik dengan kalimat-kalimat pendek.
Dengan menggunakan kalimat sederhana itu, pembaca tidak harus kesulitan mencari kosa kata yang sulit. Bagti pemula, semua kata-kata slang sudah ada terjemahannya diawal setiap bab-nya. Pembaca novel tersebut tentu saja tidak hanya belajar bahasa Inggris, baik berupa slang ataupun kosa kata lainnya dan grammar. Mereka juga bisa mendapatkan nilai-nilai yang baik karena kisah di dalam novel itu memang mengandung unsur pelajaran yang akan membentuk siswa-siswa berkarakter.
Penulis novel berbahasa Inggris memang seharusnya tidak meninggalkan budaya yang baik dari Indonesia. Bagaimanapun setiap tulisan itu harusnya bermakna. Jangan mentang-mentang novel berbahasa Inggris lalu kisah yang ada dibuat mengikuti budaya Barat yang terkadang tidak sesuai dengan norma agama. Bahasa hanyalah sebuah pengantar dan bukan suatu penguasa yang membuat penulis mengikuti karakter yang tidak mendidik.
Bagi Penulis
Bagi penulis, membaca novel berbahasa Inggris bisa memantapkan mereka dalam menulis novel bahasa Indonesia nantinya. Mereka bisa meniru bagaimana meramu novel yang renyah. Bisa meniru bagaimana dialog yang membuat pembaca tidak bosan hingga bagaimana membuat konflik benar-benar menegangkan. Pengetahuan ini cukup penting karena penulisan sebuah novel itu tidak ada bedanya. Bahasa itu hanyalah sarana. Teknik dan metode yang digunakan bisa sama saja.
Penulis yang selalu belajar bagaimanan menulis yang baik dan benar adalah penulis yang rendah hati. Ia akan dengan senang hati memberikan waktunya untuk mempelajari sesuatu yang baru demi peningkatan kualitas tulisannya. Tidak semua penulis yang langsung bisa menemukan gaya yang ia inginkan. Pada suatu ketika ia akan mencurahkan semua kemampuannya sehingga ia akan menghasilkan sebuah karya yang fenomenal bagi dirinya sendiri dan bagi orang lain.
Tujuan penulisan yang jelas dengan pesan moral dan penggambaran yang terang, akan membuat orang merasa berada dalam kisah itu. Hal inilah yang membuat mereka ingin menamatkan kisah yang telah mereka baca itu. Dengan lebih memahami apa yang ada dalam tulisan orang-orang yang berada di negeri lain, penulis Indonesia juga bisa mengerti apa-apa saja yang boleh dimasukkan dalam satu tulisan. Kebebasan yang ada tidak boleh disalahgunakan dengan mengungkapkan apapun tanpa ada penyaring.
Walaupun terkadang kisah dalam novel bahasa Inggris itu terlihat vulgar, penulis Indonesia menjadikannya sebagai satu cerminan. Artinya bahwa pengaruh dari tulisan itu cukup kuat sehingga bisa menggerakan pembaca untuk melakukan sesuatu. Itulah sebabnya, pengaruh yang diberikan harus bermakna sehingga gerakan yang akan terjadi adalah suatu gerakan yang akan membuat orang menjadi lebih baik. Tnaggung jawab seorang penulis itu sungguh besar. Ia bisa berinvestasi pahala atau berinvestasi dosa dengan tulisannya.
Selain itu, penulis juga bisa dengan mudah untuk mengkritisi novel tersebut jika dirasa kurang mengena. Ia bisa membuat artikel resensi terhadap novel berbahasa Inggris tersebut dan memberi masukan seperti apa seharusnya novel ini. Atau, ia juga bisa membuat review untuk rekan-rekannya agar ikut menikmati novel dalam bahasa Inggris tersebut. Tentunya, novel tersebut mengandung ‘gizi’ yang bermanfaat. Kalaupun novel itu tidak baik dibaca, bisa juga diberitahukan kepada orang lain untuk tidak membacanya karena tidak ada manfaatnya.
Bagi Penerjemah
Bagi penerjemah membaca novel dalam bahasa Inggris bisa menjadi ladang uang. Jika ia melihat kandungan novel mengandung nilai yang sangat positif bagi pembaca, ia bisa mengajukan tawaran kepada penerbit untuk menerjemahkannya. Satu lembar bisa dinegosiasikan. Biasanya bergantung pada seberapa berpengalaman sang penerjemah. Kalau ia telah berpengalaman, satu novel dibuat borongan atau dihargai dengan cara hitungan per kata. Satu kata bisa mencapai beberapa puluh rupiah. Bahkan ada yang dihargai 100-200 rupiah per kata.
Dengan terjemahan novel tersebut publik yang tidak bisa membaca novel berbahasa Inggris atau jika bisa pun akan sangat lama untuk bisa memahaminya, kehadiran penerjemah untuk menterjemahkan novel tersebut sangat membantu. Inilah juga yang menjadi pertimbangan beberapa penernit untuk membuat jalur khusus di lini usahanya untuk menterjemahkan novel berbahasa Inggris. Di antara penerbit yang sukses dengan novel terjemahan ini adalah Grup Gramedia dengan Harry Potter-nya dan Penerbit Mizan dengan beberapa novel terjemahannya termasuk Eat, Pray, Love.
Seorang penterjemah yang baik hanya akan menterjemahkan semua alur kisah dengan baik. Ia tidak akan mencoba menjadi penulis bayangan. Walaupun misalnya ada bagian novel yang tidak sesuai dengan hati nuraninya, ia tetap akan menterjemahkannya. Ia akan berusaha mencari padanan kata yang tepat dan akurat sehingga pembaca mungkin hingga tidak merasa bahwa novel yang ia baca adalah novel terjemahan.
Bagi Pekerja Kantoran
Bagi yang bekerja di kantor, membaca novel berbahasa Inggris memberikan rahasia yang lain. Selain menikmati alur cerita yang ditorehkan penulis novel tersebut, ia juga bisa mempelajari dialektika keseharian publik inggris. Dengan banyak membaca novel Inggris, mereka yang bekerja di kantoran bisa menjadi tahu mana kalimat yang paling disukai publik Inggris dan kalimat seperti apa yang mereka benci. Ini menjadi point penting jika ingin melakukan negosiasi atau ada proyek bisnis dengan orang Inggris. Intinya, membaca novel Inggris sangat kaya menfaatnya. Kaya dengan pengetahuan dan juga membuat kaya akan bahasa.

