Novel Misteri

Novel misteri sudah ada sejak zaman Nabi Adam. Setidaknya pengisahan Israiliyat, atau kisah-kisah orang Israel terdahulu selalu menyajikan misteri keduniawian.
Genre tersebut berlanjut dalam karya sastra abad pertengahan. Entah siapa yang menuliskannya, dan diperkenalkan kembali dalam opera Wagner, Nibelunglied dongeng kuno rakyat Jerman dipenuhi misteri-misteri dan kode-kode tentang bangkitnya rasialisme orang kulit putih, dan penolakkannya kepada Agama monotheis timur.
Namun genre novel misteri di abad 20 bergeser pada sudut pandang penceritaan, kriminalitas. Yang mempopularkannya bapak misteri dunia Sir Arthur Conan Doyle dengan kisah klasik Sherlock Holmes.
Berlanjut pada Maurice Leblanc yang menciptakan Holmes Perancis bernama Arsen Luppin, lalu diteruskan genrenya pada awal abad 21 oleh pengarang hebat, Alferd Hitcock, Agatha Christie, dan Seishi Yokomizo pengarang detektive jenius, Kosuke Kindaichi.






