Nusa Laut, Pesona Tersembunyi Dari Maluku

Speedboat yang Memacu Adrenalin
Indonesia memiliki beribu pulau kecil yang cantik dan belum rusak oleh tangan manusia yang serakah. Keindahan masing-masing pulau yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, memiliki ciri khas tersendiri, tergantung potensi alam apa yang paling menonjol di sana. Salah satu andalan wisata Indonesia yang layak Anda kunjungi adalah Nusa Laut.
Nusa Laut menjadi andalan objek pariwisata Maluku Tengah. Potensi alam yang paling menonjol berupa taman laut. Biasanya, taman laut ini ramai di kunjungi oleh turis mancanegara antara bulan musim hujan atau sekitar September sampai April.
Mungkin karena beberapa penghuni taman laut yaitu beberapa species ikan yang melakukan migrasi ke sana pada bulan-bulan tersebut.
Untuk mencapai lokasi tersebut, wisatawan dapat menggunakan speedboat yang berangkat dari beberapa pelabuhan di Maluku Tengah, seperti Pelabuhan Tulehu. Memakan waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan dengan kecepatan speedboat sedang, antara 20-30 knot, maka Anda sudah dapat mencapai pulau indah tersebut.
Goa Eksotik
Terdiri atas beberapa 'negri', atau dikenal dengan istilah desa di Jawa, Pulau Nusa Laut ternyata memiliki potensi daerah wisata yang lumayan indah. Ada sebuah goa yang langsung menembus ke pantai laut jika kita jelajahi hingga ke ujungnya. Letaknya di Negri atau desa Titawaai.
Yang unik dari Goa yang bernama Waiselano ini, pada bagian atasnya, atau di luar goa terdapat sebuah taman yang tepat menghadap ke laut.
Selain itu, kita juga dapat menjumpai sebuah monumen yang dibuat khusus untuk mengenang seorang pahlawan wanita asal Maluku, Cristina Martha Tijahahu. Sama seperti Goa Waiselano, monumen ini juga terletak di tepi laut.
Karena kebiasaan masyarakat yang mencari nafkah di sekitar laut, maka rata-rata setiap negri terletak di pinggir pesisir Pulau Nusa Laut. Oleh karena itu, hampir semua objek wisatanya pun terletak di sekitar pantai.
Makanan pokok yang biasa dikonsumsi oleh penduduk Nusa Laut, selain beras dan hasil laut adalah sagu. Di sana terdapat hutan sagu yang dimanfaatkan oleh penduduk sebagai makanan pokok.
Makanan yang paling terkenal di daerah Nusa Laut yang terbuat dari sagu adalah papeda, seperti makanan khas daerah Indonesia Timur lainnya.






