Perhatikan Pemakaian Jenis Obat Sakit Kepala
Ilustrasi obat sakit kepala
Sakit kepala karena migrain termasuk jenis penyakit paroxysmal yang selalu dibarengi dengan sakit kepala yang luar biasa. Sakit kepala itu biasanya terasa di satu sisi bagian kepala saja. Migrain sendiri dikaitkan dengan kurang lancarnya pencernaan, kinerja liver dan penglihatan. Migrain cenderung muncul karena beban mental dan stress yang berat. Jika sudah seperti ini, obat sakit kepala menjadi hal yang Anda butuhkan.
Mereka yang sering terkena migrain biasanya orang yang cerdas, tidak fleksibel dan disiplin. Migren bisa tiba-tiba datang karena otot-otot di kepala bekerja terlalu keras juga di bagian leher. Selain itu, migrain muncul karena stress yang berkepanjangan. Aliran darah menurun karena otot yang tegang menekan pembuluh arteri di dalam kepala.
Ketika orang itu rileks maka otot yang tegang ini akan melebar dan membesarkan dinding pembuluh darah sehingga aliran darah kembali lancar. Darah terpompa setiap kali detak jantung mendorong pembuluh darah lebih jauh yang menyebakan rasa sakit. Masyarakat biasa mengonsumsi obat sakit kepala di warung-warung terdekat. Padahal belum tentu obat sakit kepala itu cocok dan tepat untuk sakit kepala yang sedang diderita.
Obat Sakit Kepala Untuk Sakit Kepalaku
Banyak obat sakit kepala menyerbu pasaran setiap enam bulan sekali dengan hasil penelitian dan pengembangan terbaru. Masyarakat dipusingkan dengan begitu banyak pilihan tapi mana sebenarnya obat sakit kepala yang cocok untuk kita? Apakah obat sakit kepala yang baru lebih baik atau yang lama malah lebih bagus? Bagaimana kita bisa memilih?
Setiap obat sakit kepala punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Begitu juga dengan efek samping dan kelemahan lainnya. Tapi kebanyakan pihak produsen tidak memberikan banyak informasi mengenai obat sakit kepala mana yang cocok untuk orang tertentu.
Berbagai pertimbangan di bawah ini bisa dipilih ketika akan memutuskan obat sakit kepala mana yang cocok untuk kita.
- Apakah ada gejala lain selain sakit kepala seperti nyeri atau mual yang membuat kita kesulitan menelan obat sakit kepala berbentuk pil atau kapsul?
- Gejala seperti itu apakah hanya gejala sampingan saja atau perlu penanganan lebih lanjut?
- Apakah sakit kepala kita datang dalam waktu tertentu atau tiba-tiba muncul dengan kekuatan hebat sehingga memerlukan pengobatan yang cepat?
- Apakah sakit kepala itu cenderung datang lagi setelah beberapa jam sejak obat pertama dikonsumsi?
- Apakah kita sedang mengkonsumsi obat lain yang bertolak belakang dengan obat sakit kepala yang akan dikonsumsi?
Obat Sakit Kepala Pil, Spray atau Suntik?
Obat sakit kepala bisa diserap atau dikonsumsi dengan cara berbeda. Obat sakit kepala yang diminum dalam bentuk kapsul dan pil biasanya diserap melalui saluran pencernaan. Tablet yang larut di mulut biasanya lebih cepat diserap daripada obat yang ditelan.
Obat yang berbentuk semprotan hidung juga diserap lebih cepat oleh membran yang melapisi hidung sedangkan jenis suntikan di bawah kulit akan lebih cepat bertindak. Obat sakit kepala yang disuntikkan langsung ke aliran darah bertindak lebih cepat namun hanya bisa dilakukan oleh dokter dalam keadaan gawat darurat. Semua pilihan ini tentunya diseimbangkan dengan kebutuhan individu pada obat sakit kepala tertentu.
1. Obat Sakit Kepala Jenis Pil dan Kapsul
Orang akan memilih obat oral yang paling nyaman dan portable. Obat sakit kepala dengan jenis pil atau kapsul ini cepat dalam tindakan tetapi tidak untuk mereka yang terserang sakit kepala hebat. Obat sakit kepala ini akan berfungsi setelah beberapa menit atau setengah jam dikonsumsi. Mual dan muntah yang seringkali menyertai sakit kepala bisa menganggu efektivitas obat sakit kepala jenis oral.
Obat sakit kepala jenis oral ini baik dikonsumsi oleh mereka yang sering merasakan tegang, migrain tanpa serangan mual atau muntah atau migrain yang datang perlahan yang memungkinkan pengobatan dini. Obat sakit kepala jenis tablet hisap yang diletakkan di bawah lidah adalah cara lain mengonsumsi obat sakit kepala. Obat diserap melalui membran yang melapisi mulut dan obat cara ini akan lebih cepat terasa dibandingkan dengan tablet konvensional yang harus melewati usus juga lambung sebelum memasuki aliran darah.
2. Obat Sakit Kepala Jenis Spray
Obat sakit kepala jenis spray lebih cepat terasa dibandingkan jenis obat oral dan injeksi. Obat jenis ini adalah pilihan tepat bagi mereka yang membutuhkan bantuan atau tindakan cepat dan mengalami mual muntah serta gejala serangan lainnya. Ada berbagai jenis merek obat sakit kepala, untuk itu perlu konsultasi atau saran dokter sebelum penggunaannya. Obat sakit kepala jenis ini termasuk jarang digunakan namun termasuk efektif untuk penanganan sakit kepala yang parah dan perlu tindakan segera.
3. Obat Sakit Kepala Jenis Suntikan
Untuk menghilangkan rasa nyeri dengan cepat biasanya diberikan obat sakit kepala dengan cara suntik. Ketika sakit kepala sudah sangat hebat maka jenis obat ini menawarkan perawatan yang paling efektif dan meredakan sakit dengan segera.
Bagi mereka yang menderita migrain, ada gejala-gejala lain yang selalu terkait di dalamnya seperti sensitivitas terhadap cahaya dan suara serta mual muntah yang sangat mengganggu. Obat sakit kepala yang efektif harus bisa mengatasi juga gejala lainnya yang mengikuti.
Ada beberapa obat sakit kepala yang bisa dimakan dan berhubungan dengan gejala mual muntah seperti Metoclopramide (obat anti mual), Prometazin dan proklorperazin sebagai obat oral. Proklorperazin efektif mengurangi sakit kepala dan mual yang juga bisa membuat penderita lebih rileks dan bisa beristirahat.
Metoklopramide biasanya dimakan ketika siang hari atau di tempat kerja karena tidak menyebabkan kantuk. Pada kesempatan yang sangat jarang ada obat sakit kepala yang bisa digunakan yaitu ondansetron, yaitu suntikan intravena untuk mengobati mual dan muntah yang berhubungan dengan kemoterapi untuk kanker, namun tersedia juga dalam bentuk tablet.
Obat Sakit Kepala Untuk Mencegah Sakit Kepala Hebat
Semua jenis obat sakit kepala yang dibahas di sini adalah sebagai gambaran atau sedikit pencerahan agar masyarakat bisa mendapat cukup informasi mengenai obat sakit kepala yang tepat. Jika seseorang sering sakit kepala selama rata-rata tiga kali seminggu maka disarankan agar orang itu mengunjungi dokter untuk mengetahui penanganan yang lebih lanjut.
Jika sakit kepala selalu datang setiap bulan maka pengobatan preventif harus dipertimbangkan. Jika sering mendapat sakit kepala setiap kali akan menstruasi atau sakit kepala musiman maka dianjurkan untuk mengambil obat sakit kepala sebelum dan sesudah gejala itu muncul.
Namun, biarpun begitu, setiap orang harus bisa memilih obat sakit kepala dengan cerdas. Tidak semua obat sakit kepala bisa dipercaya terutama dengan kondisi obat-obatan di pasaran sekarang ini. Banyak produk yang palsu dan sulit untuk dibedakan keasliannya. Jangan tertipu dengan harga murah. Yang paling baik adalah konsultasi dengan dokter tentang obat sakit kepala yang sesuai dengan gejala yang diderita dan membeli obat sakit kepala di tempat terpercaya seperti apotik dan rumah sakit.

