Jenis-Jenis Olahraga Ibu Hamil

Manfaat olahraga ternyata juga dibutuhkan bagi mereka para wanita yang tengah hamil. Namun, tidak semua jenis olahraga baik untuk ibu hamil. Karena dalam keadaan mengandung bayi, maka gerakan dari olahraga ibu hamil berbeda dengan gerakan olahraga kebanyakan dan cenderung dilakukan secara halus dan perlahan.
Mempersiapkan kelahiran bukan hanya berbicara mengenai segala macam perlengkapan bayi. Ada hal yang lebih penting dari sekadar popok bayi, yaitu mempersiapkan ketahanan dan kekuatan tubuh saat melahirkan nanti.
Ketahanan pada tubuh ibu hamil saat akan melahirkan terhitung penting. Jika hal itu kurang diperhatikan, si ibu akan cepat kehilangan tenaga dan berakibat pada terhambatnya proses kelahiran. Upaya yang dapat dilakukan oleh para ibu-ibu hamil untuk meningkatkan kondisi ketahanan dan kekuatan tubuhnya adalah dengan berolahraga.
Berolahraga untuk Ketahanan Tubuh Ibu Hamil
Berolahraga pada saat hamil terdengar ganjil, tapi hal itu justru membawa manfaat besar bagi ibu hamil saat proses persalinan berlangsung. Selain dapat meningkatkan ketahanan dan kekuatan bagi tubuh ibu hamil, olahraga juga bermanfaat untuk menguatkan otot perut dan panggul.
Otot perut dan panggul merupakan dua otot yang akan “bekerja paling berat” pada saat persalinan. Jika kedua otot tersebut lemah, bisa jadi hal itu akan menghambat proses persalinan Anda.
Olahraga yang dilakukan pun tidak perlu terlalu berat, karena jika terlalu berat hal itu justru bisa membahayakan keadaan janin yang ada dalam kandungan. Lakukan olahraga yang paling sederhana dengan berjalan keliling lingkungan rumah selama 20 menit. Lakukanlah tiga kali dalam seminggu.
Tapi itu semua dapat disesuaikan dengan kondisi tubuh Anda, jangan paksakan bila tubuh sudah mengirimkan sinyal-sinyal kelelahan. Jika jenuh dengan hanya jalan-jalan berkeliling lingkungan rumah, Anda bisa mencoba untuk bergabung di klub-klub olahraga khusus bagi ibu hamil yang sekarang sudah mulai banyak tersedia.
Di klub-klub orahraga seperti ini biasanya Anda akan menemukan senam khusus untuk ibu hamil. Senam itu disebut juga senam kegel.
Senam Kegel
Senam kegel berguna untuk melatih otot vagina ketika melahirkan. Cara melakukan senam kegel terbilang gampang-gampang susah. Anda diharuskan menahan otot tersebut selama beberapa detik, kemudian lepaskan.
Penahanan terhadap otot tersebut biasa disebut juga kontraksi. Jika Anda kesulitan membayangkan, hal ini bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Coba tahan keinginan Anda untuk buang air kecil. Ketika Anda menahan air seni tersebut, berarti Anda telah melakukan kontraksi pada otot vagina.
Jenis Olahraga Lain untuk Ibu Hamil
Selain senam kegel, olahraga ringan lain yang cocok dilakukan oleh ibu hamil adalah berenang, yoga, dan bersepeda.
1. Renang. Tubuh manusia mana yang tidak segar ketika terkena air, kecuali manusia tersebut memiliki semacam alergi terhadap air atau yang disebut aquagenic urticaria. Begitu pun dengan ibu hamil. Ketenangan yang ditimbulkan oleh air yang menggenang tersebut dapat mengurangi tekanan pada persendian.
2. Yoga. Jenis olahraga yang satu ini memang sudah terkenal dapat memberikan ketenangan. Pada saat melakukan yoga, tubuh dilatih pernapasan yang baik. Yoga dapat menyeimbangkan dan membuat keadaan tubuh menjadi lebih fleksibel. Hal itulah yang dibutuhkan pada saat kelahiran.
3. Bersepeda. Meskipun terlihat menyeramkan bagi ibu hamil, ternyata bersepeda juga dapat melatih otot-otot di sekitar vagina. Lakukan secara perlahan. Lebih baik gunakan sepeda statis agar risiko terjatuh pada ibu hamil dapat dihindarkan.






