logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Tempat    Provinsi    Pakaian Adat Kepulauan Riau

Pakaian Adat Kepulauan Riau sebagai Lambang Tradisi

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Pakaian adat merupakan salah satu ciri budaya suatu daerah. Di Indonesia, dengan beragamnya kebudayaan tiap-tiap daerah, beragam pula pakaian adat yang dimiliki. Setiap daerah memiliki pakaian adat yang beragam, seperti pakaian adat Kepulauan Riau.

Pakaian adat Kepulauan Riau memiliki variasi pakaian adat. Sebagai salah satu daerah yang kental dengan budaya Melayu, pakaian adat Riau terdiri dari busana Melayu. Variasi pakaian adat Riau di antaranya, pakaian adat Indragiri, Melayu Bengkalis Riau, Melayu Siak Riau, dan lain-lain.

Pakaian Adat Pria

Untuk pakaian pria, baju yang dipakai adalah baju Melayu berupa atasan yang disebut teluk belanga. Selain itu, busana ini terdiri dari celana, kain sampin, dan songkok atau penutup kepala. Kain sampin biasanya memiliki warna dan corak yang sama dengan baju atasannya. Pakaian adat ini disebut dengan baju Melayu teluk belanga.

Pakaian Adat Wanita

Untuk perempuan, pakaian yang dipakai berupa baju kurung, kain, dan selendang. Selendang dipakai dengan cara disampirkan di bahu. Busana Melayu Riau ini identik dengan nilai-nilai Islam.

Tradisi Melayu Riau memang bersumber dari nilai-nilai Islam. Pakaiannya yang tertutup mencerminkan makna bahwa pakaian haruslah menutup aurat, selain melindungi tubuh dari cuaca.

Pakaian Salah Satu Ciri Budaya

Meskipun pakaian adat merupakan salah satu ciri budaya, generasi muda zaman sekarang tidak memakai pakaian adat lagi. Berkembangnya gaya hidup yang berbeda dari zaman dahulu, membuat intensitas pemakaian busana daerah berkurang.

Variasi pakaian adat Riau membedakan pula waktu pemakaiannya. Busana yang disebut dengan istilah baju Melayu cekak musang dipakai saat acara keluarga. Busana yang disebut dengan istilah baju Melayu gunting cina dipakai saat tidak resmi atau saat di rumah.

Saat ini, tampaknya gunting cina tidak lagi dipakai sebagai busana sehari-hari di rumah. Meskipun demikian, pemakaian pakaian adat pada saat-saat resmi dan dalam sebuah acara, seperti pernikahan, memungkinkan bertahannya pakaian adat tersebut.

Ditambah lagi, gencarnya kebangkitan busana daerah dapat membangkitkan pula pakaian adat Riau. Hal ini turut membangkitkan pula kebudayaan nasional.

Makna Pakaian Adat Riau

Pakaian adat Riau juga memiliki makna tersendiri. Selain sebagai penutup aurat dan pelindung tubuh, pakaian adat bermakna sebagai penolak bala. Sebuah pakaian adat juga dianggap sebagai nilai dan moral pemakainya yang mewakili tradisi sebuah daerah.

Oleh karena itu, pakaian adat bukan hanya sebagai ciri budaya, melainkan lambang tradisi sebuah daerah yang patut dijaga dan dilestarikan.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Papua: Pulau yang Kaya Potensi Alam
  • Sulawesi Tengah - Kota Megalitikum Nusantara?
  • Arti Irian Jaya - Sinar Menghalau Kabut dan Sejarah Papua
  • Upacara Adat Jawa Timur: Kebo-Keboan
  • Mengenal Suku Asli di Kalimantan Barat
  • Cakalele, Tarian Maluku yang Eksotis
  • Kepulauan Maluku dan Segala Isinya
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA