Teluk Kiluan, Pantai Indonesia Bak Surga

Indonesia adalah negara kepulauan yang dikelilingi lautan dan deretan pantai. Pantai Indonesia sangat banyak. Semuanya memiliki keindahan dan keunikan masing-masing. Namun, ada satu pantai yang indah tempat Anda bisa mengejar ikan lumba-lumba.
Pantai itu terletak di Lampung. Lampung tidak hanya jembatan antara Pulau Jawa dan Pulau Sumatera. Bukan pula Way Kambas dan Pasir Putih. Masih ada tempat menarik yang layak dikunjungi, yaitu Teluk Kiluan.
Melewati Bukit dan Sawah
Kota Kiluan terletak di selatan Bandar Lampung, tepatnya di Kabupaten Tenggamus, Kecamatan Kelumbayan. Perjalanan dari kota Lampung menuju kota Kiluan memakan waktu sekitar 1 jam. Selama perjalanan, mata kita akan dimanjakan dengan pemandangan yang indah. Di kanan kiri jalan, terhampar perbukitan dan persawahan hijau.
Medan perjalanan akan lebih berat ketika memasuki daerah Kiluan lebih dalam. Kendaraan mesti melewati perbukitan yang cukup terjal. Di kiri jalan, terdapat jurang ditambah kondisi jalan yang belum beraspal (masih tanah).
Menuju Teluk Kiluan
Untuk menuju ke Teluk Kiluan, Anda harus memasuki desa Kiluan. Di desa ini, cukup banyak warga yang menganut agama Hindu. Bangunan rumahnya pun dilengkapi dengan pura-pura besar dan kecil.
Di desa ini juga, terdapat Pantai Pasir Putih yang merupakan akses menuju ke Teluk Kiluan. Pantai Pasir Putih ini cukup menantang untuk dijadikan arena surfing. Desiran ombak yang tinggi tentu menjadi tempat menantang bagi para surfer.
Dari Pantai Pasir Putih, Anda bisa menyebrang dengan sebuah perahu yang pipih dan kecil menuju Teluk Kiluan. Waktu yang dibutuhkan untuk menyebrang sekitar 10 menit.
Di sini, terdapat satu guest house yang biasanya dimiliki oleh seorang guide Teluk Kiluan. Guest house ini berukuran sedang dengan tiga kamar berukuran kecil dan satu kamar mandi sederhana.
Snorkeling di Teluk Kilauan
Pantai di Kiluan menawarkan pemandangan indah bak surga. Airnya sangat jernih sehingga membuat siapa pun tidak tahan ingin ber-snorkeling. Pemandangan bawah lautnya cukup indah.
Walaupun tidak terdapat banyak karang warna-warni, aneka ikan dan binatang lautnya menjadi pemandangan yang sangat indah. Anda pasti bersemangat mengejar ikan-ikan yang berseliweran ke sana ke mari.
Yang ditunggu-tunggu ketika di pantai adalah saat matahari terbenam. Pantai Kiluan memberikan pemandangan yang luar biasa indah saat sunset. Lembayung merah terhampar luas di semesta, menaburkan warna keemasan pada lautan.
Pada malam hari, Anda bisa menghabiskan waktu dengan memancing atau barbeque bersama di pinggir pantai.
Berburu Lumba-lumba
Untuk bisa menyaksikan tarian lumba-lumba, Anda harus naik perahu ke tengah samudera. Di sana, banyak terdapat perahu yang ingin menyaksikan lumba-lumba. Lumba-lumba di sana banyak jumlahnya dan tariannya lebih banyak dibanding di Lovina, Bali.
Sayangnya, Anda mungkin tidak dapat mengabadikan tarian lumba-lumba menggunakan kamera atau video karena setiap perahu mendekati mereka, lumba-lumba akan masuk lagi ke dalam lautan.
Hal ini mungkin karena lumba-lumba adalah hewan yang cukup pemalu. Meskipun demikian, tarian lumba-lumba cukup menghibur dan menambah keistimewaan wisata ke Teluk Kiluan.






