Si Ramah dari Pantai Lovina
Ilustrasi pantai lovina
Jika dibandingkan dengan Pantai Kuta atau Pantai Sanur, nama Pantai Lovina memang kalah beken, meskipun ketiganya berada di wilayah Provinsi Bali. Walaupun demikian, keindahan dan nilai eksotis pantai yang berada di wilayah Kabupaten Buleleng ini—sekitar 90 kilometer dari Denpasar—tidak kalah mempesona dengan Pantai Kuta dan Sanur maupun dengan pantai-pantai lainnya di Indonesia.
Dalam beberapa hal, Pantai Lovina pun memiliki nilai plus yang jarang dimiliki pantai-pantai lainnya. Apakah itu?
Pesona Pantai Lovina
Pantai Lovina merupakan kawasan pantai indah yang berombak tenang dan pasir pantainya berwarna kehitam-hitaman. Dengan kondisi semacam ini, Pantai Lovina sangat cocok untuk beragam kegiatan bahari, mulai dari menyelam, snorkling, berenang, memancing, berlayar, mendayung ataupun sekadar berendam.
Para wisatawan bisa memilih beragam kegiatan sesuai dengan selera masing-masing. Pihak pengelola pantai pun sudah mempersiapkan segala macam peralatan yang dibutuhkan para wisatawan. Jadi, apabila berkesempatan ke sana, Anda tinggal menyewa saja peralatan-peralatan tersebut.
Nilai plus lain yang dimiliki Pantai Lovina adalah posisinya sebagai daerah segara gunung. Pantai Lovina merupakan perpaduan antara indahnya pegunungan dan cantiknya alam pantai. Keduanya terletak saling berdampingan.
Itulah mengapa, udara Pantai Lovina merupakan perpaduan antara sejuknya udara pegunungan dengan hangatnya udara pantai. Dengan kondisi alam yang sangat khas, tempat ini tidak sekadar cocok untuk wisata bahari dan tempat istirahat, tetapi juga sangat pas untuk kegiatan meditasi, mencari inspirasi, dan mengumpulkan daya imajinasi. Pikiran mumet, otak yang buntu, dijamin clear kembali jika dibawa ke tempat semacam ini. Pengalaman sih!
Si Ramah dari Pantai Lovina
Hal lain yang sulit ditemui di pantai lainnya adalah keberadaan sekelompok “hewan ramah” bernama lumba-lumba. Boleh jadi, hadirnya lumba-lumba menjadi daya tarik terbesar bagi para wisatawan untuk datang ke Pantai Lovina. Memang, wilayah ini merupakan habitat yang cocok bagi lumba-lumba untuk mencari makan (nursery ground), bertelur (spauning ground) dan menetap. Faktor pendukungnya adalah ketersediaan pakan yang cukup dalam bentangan terumbu karang yang sangat luas dan terawat dengan baik.
Tempat ini sangat cocok bagi berkembang-biaknya ikan pelagis, semacam lumba-lumba, yang hidup pada kedalaman 200 meter. Nah, hewan berwajah ramah ini biasanya akan menyapa setiap pelancong yang datang dengan tarian gemulainya di antara riak-riak ombak.
Namun, tidak setiap saat para wisatawan bisa menyaksikan atraksi puluhan ekor ikan lumba-lumba di seputaran Lovina. Waktu kemunculan mereka adalah sekitar pukul 06.00 sampai 08.00, khususnya ketika udara cerah.

