logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Geografi

Menjelajahi Pantai-Pantai di Indonesia


Ilustrasi pantai pantai di indonesia
Indonesia sudah dikenal masyarakat internasional dengan wisata baharinya. Tentu saja ini karena dua-pertiga dari luas Indonesia terdiri dari lautan. Oleh karena itu, banyak sekali obyek wisata pantai-pantai di Indonesia. Pantai-pantai itu rata-rata punya keindahan tersendiri. Bahkan pantai yang tidak terkenal pun seperti yang ada di pesisir Pekalongan, Jawa Tengah, mampu memberikan nuansa khas tersendiri. Deburan ombak dan pasir pantai yang tak putih pun tetap indah.

Pantai Itu Istimewa

Indonesia dengan 17 ribuan pulau kecil dan pulau besar, pulau berpenghuni dan pulau yang tak berpenghuni, merupakan negara yang begitu menawan. Keindahan garis pantai yang membujur terlihat begitu panjang dari  ketinggian. Indonesia ini memang jamrud di khatulistiwa. Walaupun telah banyak kerusakan alam yang terjadi, negeri ini tetap saja dirindukan. Iklim dan cuacanya yang masih dalam kategori bersahabat, membuat banyak anak negeri yang telah merantau ke mana-mana, tetap ingin pulang.

Begitu Indonesia. Suhu politik yang memanas, perekonomian yang belum begitu memuaskan seperti yang dibayangkan, dunia pendidikan yang masih mencari jalan terbaik bagi penerus bangsa, tidak membuat niat banyak orang yang ingin menanamkan investasinya surut. Masih ada saja orang-orang asing yang tertarik berbisnis di negeri dengan penduduk yang berjumlah hampir seperempat miliar jiwa ini.

Sungguh suatu negeri yang sangat menyejukan dengan hijau dedaunan. Hutan yang tersisa masih menberikan nuansa segar. Hewan-hewan liar memang sudah agak jarang terlihat, namun, keberadaan mereka tetap harus diberi perhatian lebih. Kanopi dari pohon-pohon yang memiliki tinggi puluhan meter bahkan bisa dijadikan sebagai jembatan wisata yang membentang di antara pepohonan itu. Masyarakat memang harus bersahabat dengan alam kalau tidak mau alam marah.

Sungai yang mengalir dari satu tempat ke tempat lain terlihat bagaikan ular besar yang merayap. Air sungai itu mengalir hingga ke lautan lepas. Di Jakarta, beberapa tempat di ujung sungai, memang banyak yang telah tercemar, namun, di banyak tempat lain, keindahan ujung sungai ini memberikan keindahan tersendiri. Orang Jakarta boleh saja kecewa ketika usul Jokowi untuk masuk Ancol gratis tidak terkabul. Jokowi mungkin memikirkan warganya yang ingin menatap pantai secara gratis.

Tetapi pengelola Ancol tidak bisa memberikan tiket gratis karena mereka telah membenahi Ancol sejak lama dan investasi untuk semua kegiatan yang ada di Ancol itu tidak murah. Beda dengan masyarakat yang ada di Bali yang bisa menikmati pantai Kuta secara gratis. Pantai Kuta memang berada di tepi jalan. Pantai ini mampu memberikan penghidupan yang cukup banyak kepada masyarakat yang ada di sekitarnya.

Orang-orang yang ada di pesisir pantai Lampung juga bisa menikmati pantai secara gratis di beberapa titik pantai yang tidak dikelola oleh pihak yang memelihara sekitar pantai. Begitu juga dengan masyarakat yang ada di Yogyakarta. Beberapa tepian pantainya bisa dimasuki tanpa harus membayar. Namun, pantai-pantai di Yogyakarta ini terkenal dengan keganasannya. Bukan karena adanya Nyi Roro Kidul, tetapi karena memang keadaan alamnya seperti itu. Ada arus bawah yang sangat besar yang seolah menelan orang yang sengaja berenang ke tengah laut.

Mau tidak mau cerita tentang Nyi Roro Kidul ini tetap menjadi satu sensasi yang membuat banyak orang percaya. Padahal inilah kisah klenik yang tidak benar sama sekali. Para setan dan jin yang berwujud setan senang sekali diperlakukan seperti ini. Yang katanya Raja Mataram kawin dengan Nyi Roro Kidul, sesungguhnya hanyalah cerita yang dimaksudkan agar masyarakat menganggap bahwa raja itu bukan orang biasa. Sungguh penyesatan yang luar biasa.

Orang memang menjadi takut berenang di pantai Parangtritis, Parangkusumo dan pantai-pantai lainnya yang ada di Gunung Kidul. Namun , ketakutan mereka bukan karena alasan yang masuk akal. Inilah yang cukup menyedihkan. Seharusnya mereka tidak berenang ke pantai kerena memang keadaan pantai yang tidak aman untuk berenang. Ada tips dari peneliti pantai khususnya pantai-pantai di Yogyakarta terutama Pantai Parangtritis.

Kalau tergulung ombak, jangan melawan. Ikuti saja gulungan ombak itu karena nanti akan balik lagi ke permukaan. Waktu yang dibutuhkan oleh ombak dari menggulung hingga balik lagi, tidak terlalu lama dan masih dalam jangkauan kekuatan untuk bernapas. Kalau melawan, tubuh pasti akan lelah dan karena panik, air akan banyak masuk ke paru-paru. Keadaan inilah yang akan membuat korban gulungan ombak meninggal dan bahkan jasadnya terbenam di dasar pantai.

Tidak semua korban itu meninggal. Ada yang sempat ditolong walaupun sudah sangat lemas. Gerakan ombak ini sangat cepat. Walaupun merasa masih di tepian pantai, sebenarnya sudah berada sedikit di tengah laut. Untuk itulah agar terhindar dari kemelut yang akan terjadi kalau berenang, maka sebaiknya tidak usah berniat berenang di pantai-pantai yang ada di Yogyakarta.

Pantai-Pantai Terkenal

Dari ribuan wisata pantai di Indonesia, ada beberapa pantai yang keindahannya tersohor sampai ke mancanegara. Diantaranya Pantai Kuta, Pantai Jimbaran, dan Pantai Sanur yang ada di Bali. Di pulau dewata ini, Pantai Legian, Seminyak, dan Nusa Dua, juga cukup populer di telinga wisatawan asing. Karena sangat ramai, pantai ini mungkin kurang cocok bagi Anda yang ingin bersantai dan merasakan ketenangan.

Sekali lagi, walaupun keindahan pantai itu menarik hati untuk bersenda gurau dengan air laut, tetaplah waspada. Pantai yang ada di Pelabuhan Ratu juga sering memakan korban. Ingat, bahwa bukan Nyi Roro Kidul yang memakan atau yang menyeretnya untuk dijadikan pengantinnya. Keadaan alam pantai dan ombaklah yang membuat pantai itu memang tidak boleh sebagai tempat berenang. Berhati-hatilah. Kalau ingin berenang di pantai, pergilah ke tempat yang pantainya landai dan memang khusus untuk tempat berenang.

Pulau Komodo bisa menjadi pilihan untuk berenang. Begitu juga di beberapa tempat di tepian pantai di Karimunjawa. Bahkan begitu banyak antraksi yang bisa dilakukan di tempat-tempat yang memang disediakan untuk berenang. Pantai yang ada di Pulau Raja Ampat dan Bunaken apalagi. Inilah surga para penikmat pantai.

Dari Surfing, Berkuda, Sampai Backpacking

Untuk Anda yang mendapat kesempatan pergi ke Pontianak, jangan lupa mengunjungi Pantai Pasir Panjang. Lokasinya di Singkawang, kira-kira 2 jam perjalanan dari pusat kota. Pantai ini cocok sekali untuk Anda yang hobi bermain surfing karena ombaknya tinggi sekali.

Nah, kalau hobi berpetualang, jangan lupa mengunjungi pantai Ngliyep. Lokasinya di sebelah selatan kota Malang. Ini karena jalanan menuju ke sana kurang bagus dan berbukit-bukit. Cukup menantang kalau dibandingkan yang lain bukan?  Jember juga punya pantai Papuma. Banyak yang memilih pantai ini karena lebih bagus daripada pantai Watu Ulo yang lebih dulu terkenal. Sementara warga Yogyakarta juga punya kebanggaan dengan pantai Parangtritisnya. 

Meski pantainya tidak sebersih pantai lain, pantai ini masih menjadi tujuan utama orang yang hobi berkuda. Ya, dengan menyewa kuda di tempat yang sudah disediakan, Anda bisa merasakan pengalaman tak terlupakan berkuda di sepanjang pantai.

Sulawesi selatan juga memiliki pantai yang tidak kalah indahnya. Namanya pantai Selayar dan Taka Bonerate. Hanya saja kalau ingin backpacking, tempat ini kurang direkomendasikan karena tidak banyak dilewati kendaraan umum. Kondisinya yang belum banyak dijamah, cukup menarik turis asing.

Sementara di Balikpapan, Anda juga bisa mengagumi keindahan pantai Manggar dan pantai Lamaru. Dan yang ingin berpetualang di Lombok, jangan lupa kunjungi pantai Senggigi. Saking indahnya, pantai ini disebut-sebut tidak kalah dengan pantai Kuta dan banyak menarik wisatawan mancanegara.

Pantai Kota Metropolitan
Untuk warga Jakarta yang punya kesibukan sebagai warga metropolitan dan tidak punya waktu banyak untuk menjelajahi pantai di daerah lain, pantai Ancol bisa jadi tujuan alternatif. Meski ramai sekali di sore hari dan baunya juga lumayan anyir, pantai ini masih menjadi favorit warga Jakarta untuk melepaskan kepenatan di sore hari.

Hal yang sama juga berlaku untuk kota Surabaya yang sekarang macetnya sudah hampir menyamai Jakarta. Mereka punya pantai Kenjeran yang menjadi “Ancol”-nya Surabaya. Bahkan banyak juga warga luar kota yang berdatangan karena ingin melihat ikan paus yang diawetkan disana. Tunggu apalagi? Rencanakan perjalanan Anda, dan jelajahilah pantai-pantai di Indonesia.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mengenal Sejarah Bumi Di Awal Kehidupan
  • Mengenal Suku Primitif di Dunia
  • Gravitasi, Salah Satu Fenomena Alam yang Menakjubkan
  • Lapisan Bumi - Balada Si Bumi yang Berlapis-lapis
  • Mengenal Lebih Dekat Samudera
  • Aspek Geografi dalam Masyarakat
  • Menjelajahi Benua Afrika
  • Mengenal Unsur Cuaca Untuk Pemula
  • Nama Sungai di Indonesia yang Istimewa
  • Para Ahli Geografi Awal Masa
  • Gejala Pemanasan Global dan Dampaknya bagi Kesehatan
  • Sensus Penduduk untuk Menanggulangi Penduduk Nakal
  • Artikel Budaya Jawa: Mitoni, Ritual Penuh Doa
  • Identitas Provinsi Sumatera Barat
  • Menyelami Pengertian Laut dan Jenis-jenisnya
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA