Menanti Fajar di Pantai Sanur
Ilustrasi pantai sanur
Bali memang memiliki aura magis yang dipancarkan dari pesona alamnya. Sudah jadi rahasia umum kalau Bali menyimpan banyak keindahan pantai. Pantai-pantai di pelosok Bali merupakan sebuah daya tarik tersendiri bagi wisatawan Nusantara dan mancanegara. Sebut saja, pesona keindahan Pantai Kuta yang sudah menjadi bagian objek wisata internasional yang wajib di datangi.
Menanti Fajar di tepian Pantai Sanur
Di Bali, bukan hanya pantai Kuta yang wajib di datangi. Masih ada Pantai Sanur yang menawarkan panorama sunrise yang terbit di horizon timur Pulau Dewata. Pantai ini terletak di timur kota Denpasar. Jaraknya cukup dekat dengan pusat kota, yakni hanya butuh 10 menit menggunakan kendaraan umum.
Berbeda dengan Pantai Kuta yang padat dan penuh atribut komersial, kondisi Pantai Sanur lumayan hening. Kontras dengan ombaknya yang kecil, hanya berupa riak-riak ringan, dengan pasir yang putih lembut. Pantai Sanur memang menawarkan keheningan sempurna, cocok untuk wisatawan yang mencari kesunyian.
Menyatukan irama deburan ombak dan angin sepoi-sepoi adalah terapi efektif untuk mengendurkan syaraf-syaraf otak. Pantai Sanur masuk ke dalam wilayah kabupaten Badung.
Kebalikan dari Pantai Kuta yang menyajikan pentas alam tenggelamnya matahari di ufuk barat, di Pantai Sanur, Anda bisa menanti terbitnya sang fajar dari horizon timur. Menjelang pagi, Pantai Sanur ramai dikunjungi wisatawan yang ingin menyaksikan sunrise sambil berolah raga pagi di tepi Pantai Sanur.
Bangunan Bersejarah
Di Pantai Sanur, terdapat hotel bersejarah, yakni hotel Sanur Beach yang dibangun semasa pemerintahan Presiden Soekarno. Konon, biaya pembangunan hotel ini dari hasil pampasan aggressor Jepang. Pada masa itu, Hotel Sanur Beach merupakan hotel paling besar se-Asia Tenggara yang pernah dibangun semasa pascapenjajahan.
Masih di area Hotel Sanur Beach, terdapat museum seni Le Mayeur yang di bangun oleh maestro seni lukis dari Belgia, Jean Le Mayeur de Merphes. Pada 1932, ia datang ke Pulau Dewata untuk mencari ilham dalam berkarya.
Di Pulau Dewata ini, Le Mayeur menikahi gadis Bali bernama Ni Pollok. Pada 1958, Le Mayeur wafat di Belgia karena kanker. Untuk mengenang karya-karya Le Mayeur, dibangunlah museum seni Le Mayeur. Di museum ini, dipajang sekitar puluhan karya lukis dari sang Maestro Le Mayeur.
Pantai Sanur juga menawarkan olah raga air yang mengasyikan, seperti kanoe, snorkeling, dan selancar angin. Selain itu, Anda bisa menyewa perahu nelayan untuk berlayar menyusuri lautan di sekitar Pantai Sanur. Selamat melancong!

