logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Liburan & Rekreasi    Wisata Alam    Pantai dan Laut    Pantai Timur

Menyusuri Kekayaan Pantai Timur di Indonesia

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Jika Anda selama ini beranggapan kawasan pantai timur di Indonesia adalah daerah terbelakang, buang segera anggapan tersebut. Salah besar berkeyakinan pantai-pantai di kawasan Timur tak punya kekayaan alam dan pesona memukau.

Banyak laut dan pantai yang indah di sana. Bebas dari jangkauan polusi dan hiruk pikuk keramaian kota metropolitan. Layaknya seorang gadis remaja yang beranjak dewasa. Lugu, polos, dan memikat.

Kawasan Timur

Kawasan Timur Indonesia terdiri atas Pulau Sulawesi, Maluku, Papua, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Biasa juga dikelompokkan dalam Kepulauan Sunda Kecil, Kepulauan Maluku, dan Irian. Kawasan Timur punya keunikan dalam jenis flora dan faunanya. Ada yang mirip dengan benua Australia. Ada pula yang khas, tak ditemukan di kawasan sekitarnya. Contohnya di Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur.

Keunikan dan kekhasan ini tentunya punya daya tarik kuat bagi sektor pariwisata. Banyak potensi dan kekayaan alam yang bisa dikembangkan. Termasuk kekayaan alam dari wisata pantai dan laut.

Lihat saja bagaimana indahnya Pantai Senggigi di Lombok. Pantai yang punya daya tarik tak kalah hebat dengan pantai-pantai lain di kawasan Barat Indonesia. Atau keindahan pantai dan taman laut Bunaken di Teluk Manado, Sulawesi Utara.

Belum lagi jika melihat pantai-pantai yang tersebar di kepulauan Maluku dan Papua. Sebut saja Pantai Tagalaya, Dorume, dan Dodola di Halmahera Utara, sungguh fantastis melihatnya.

Kekayaan biota laut berpadu dengan keasrian pantai putih bernuansa historis. Itulah yang terasa ketika Anda mengunjungi pantai timur Indonesia ini. Khususnya di Maluku Utara, yang menyimpan kekayaan dan keelokan alam serta beragam tempat bersejarah sebelum dan sesudah Indonesia merdeka.

Pembangunan Tak Berimbang

Bagaikan keindahan surga yang terlupakan, begitulah kesan jika melihat pantai timur di Indonesia. Hingga kalimat dari pengusaha Belanda di Indonesia pada awal abad XX yang berbunyi, “Maluku (kawasan Timur) masa lalu, Jawa masa kini, dan Sumatra masa depan,” seperti menemukan pembenaran.

Pembangunan di kawasan Timur memang tak banyak beranjak sejak zamam kemerdekaan. Padahal, jika dikembangkan dengan optimal, niscaya kawasan yang dulunya merupakan tujuan utama para pedagang dunia yang mencari rempah-rempah, akan mengharumkan nama Indonesia untuk keindahan alam pantainya.

Boleh dibilang ketika zaman Indonesia merdeka, perhatian pemerintah pusat untuk kawasan Timur, teramat kurang. Tak hanya sektor pariwisatanya, sektor lain pun bernasib sama. Merasa dianaktirikan, kawasan ini pun terkenal sebagai daerah konflik.

Pemberontakan terhadap pemerintah Indonesia, sering terjadi. Seperti pemberontakan Republik Maluku Selatan (RMS) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM), hingga kini masih terus bergaung.

Sayang sekali jika kondisi ini terus berlangsung. Keindahan pantai timur Indonesia pada akhirnya dapat tertutup oleh masalah pertikaian politis. Dan warisan alam nan elok itu, tak bisa lagi dilihat dengan leluasa oleh anak cucu.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Heboh Laskar Pelangi di Pantai Tanjung Tinggi
  • Pantai Congot, Nirwana Tersembunyi Pantai Selatan
  • Cantiknya Pantai Pasir Putih Situbondo
  • Resort Pantai Carita
  • Pantai Malaysia: Menikmati Keindahan Pantai Kemasik dan Pantai Teluk Cempedak
  • Pantai Batakan, Eksotisme Wisata Bahari Kalimantan
  • Pemandangan Pantai - Keindahan Tiada Banding
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA