Papua: Pulau yang Kaya Potensi Alam

Pulau Papua merupakan pulau terbesar yang ada di bagian timur Indonesia. Pulau ini dimiliki oleh dua negara, yaitu Indonesia dan Papua Nugini. Indonesia menguasai bagian barat Pulau Papua, sedangkan Papua Nugini menguasai bagian timur Pulau Papua. Pulau yang berbentuk burung Cenderawasih ini dibagi menjadi dua provinsi, yaitu Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat.
Papua berbatasan langsung dengan Samudera Pasifik di sebelah utara, Samudera Hindia di sebelah selatan, Kepulauan Maluku di sebelah barat, dan Papua Nugini di sebelah timur. Pulau ini didiami oleh suku asli Papua. Suku yang mendiami Papua terdiri dari 255 suku. Suku asli Papua yang cukup dikenal masyarakat antara lain, Suku Asmat, Suku Dani, Suku Biak, dan Suku Kamoro.
Potensi Tambang Papua
Papua merupakan pulau yang sangat kaya akan potensi alam, baik potensi tambang, wisata, dan pegunungan. Untuk potensi pertambangan, banyak potensi tambang yang belum digarap di tanah Papua. Potensi tambang yang belum dieksploitasi itu dapat meningkatkan kesejahteraan penduduk sekitar yang sangat tertinggal.
Potensi pertambangan yang belum diekspoitasi meliputi minyak dan gas bumi, emas, tembaga, batu bara, nikel, pasir besi, dan aneka tambang lainnya. Kekayaan alam minyak dan gas bumi Papua berada di Teluk Bitun, Provinsi Papua Barat yang dikelola oleh British Proteleum. Selain itu, di Merauke pun terdapat kandungan minyak dan gas bumi.
Kandungan minyak dan gas yang ada di Merauke sangat kaya. Dalam segi jumlah dan mutu, bisa dibilang yang terbaik dan terbanyak di dunia. Sementara itu, potensi emas dan tembaga terdapat di sebagian wilayah Papua. Potensi kekayaan emas dan tembaga di Papua baru sebagian yang digarap. Penggarapan emas dan tembaga di papua dilakukan oleh PT. Freeport Indonesia. PT. Freeport merupakan perusahaan asing yang mengelola tambang emas dan tembaga di wilayah Tembagapura, Mimika.
Potensi batu bara yang ada dalam perut bumi Papua pun sangat kaya. Wilayah yang mengandung kekayaan batu bara terdapat di Memberamo, Teluk Bituni, hingga Merauke. Sampai sekarang, potensi ini belum digarap secara maksimal. Potensi batu bara yang terkandung di Papua dapat menjadi sumber energi termurah jika digarap dan dikelola dengan baik.
Potensi Kayu Merbau
Selain potensi kekayaan tambang, Papua pun memiliki potensi kekayaan hutan berupa Kayu Merbau atau Kayu Besi. Kayu Merbau atau Kayu Besi yang ada di bumi Papua memiliki kualitas yang terbaik. Diperkirakan, ada sekitar 6 juta hektar hutan Papua yang terkandung Kayu Merbau. Selain itu, hutan Papua pun memiliki hutan Sagu yang mencapai 2.2 juta hektar. Dulunya, orang Papua memanfaat sagu hanya untuk kebutuhan pangan. Akan tetapi, sekarang, hutan Sagu memiliki potensi bio etanol sebagai sumber energi alternatif. Diperkirakan, setiap satu batang sagu, dapat menghasilkan 100 kg tepung. Jika sagu diolah menjadi bio etanol, diperkirakan akan menghasilkan 25 liter bio etanol.
Potensi Bahari Papua
Selain kekayaan yang terkandung di dalam perut bumi, Papua pun memiliki kekayaan bahari yang tak kalah menariknya. Di Papua, terdapat taman laut terbesar di Indonesia. Taman laut itu terletak di Kepulauan Raja Ampat, salah satu kabupaten di Papua yang mayoritas wilayahnya adalah perairan. Dalam taman laut Raja Ampat, terkandung kekayaan biota laut yang sangat besar.
Kekayaan biota laut di Raja Ampat diyakini sebagai kekayaan biota laut terbesar di dunia. Di bawah laut Raja Ampat tersebut, terkandung terumbu karang yang sangat indah. Kekayaan terumbu karang itulah yang membuat para wisatawan tertarik untuk mengunjungi atau bahkan melakukan penyelaman (diving) di Raja Ampat.






