logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Artikel Umum Islam    Para Sahabat Nabi Muhammad Saw

Keistimewaan Para Sahabat Nabi Muhammad SAW

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Para sahabat nabi muhammad SAW adalah generasi awal islam yang patut kita teladani. Baik keimanan, akhlak, semangat perjuangan maupun peri kehidupan mereka lainnya. Mereka merupakan contoh miniatur kehidupan islam yang ideal. Hasil pembinaan langsung dari Rasulullah saw.

Mempelajari shirah (sejarah) perjuangan para sahabat Nabi Muhammad SAW sangat penting. Untuk memperkokoh keimanan, meneguhkan kecintaan dan menumbuhkan semangat perjuangan dalam menegakkan islam. Masing-masing sahabat nabi memiliki keistimewaan sendiri-sendiri. Dan satu sama lain saling melengkapi, sehingga membentuk miniatur masyarakat islam yang rahmatan lil alamin.

Abu Bakar Assiddiq
Abu Bakar Assiddiq adalah sahabat akrab nabi Muhammad SAW sejak sebelum turunnya islam. Ia merupakan seorang pedagang yang kaya raya dan selalu memelihara kehormatan serta harga dirinya. Ia memiliki pengaruh besar dan akhlak yang mulia.
Abu Bakak Assiddiq memiliki kemuliaan sendiri di antara para sahabat Nabi Muhammad. Usianya tidak terpaut jauh dari Nabi Muhammad SAW. Ia terkenal hanif (lurus). Ia terkenal jujur dan belum ada orang yang menyaksikannya minum arak serta menyembah berhala .Sehingga tidak heran jika ia sangat dekat dan berkawan akrab dengan Nabi Muhammad SAW.
Abu Bakar ra. Adalah seorang pedagang dan menempati kedudukan mulia di tengah-tengah kaumnya. Dan Abu bakar adalah orang pertama (pria) yang menyambut dan menerima seruan keimanan tanpa ragu dari Nabi Muhammad SAW sehingga ia diberi gelar Assiddiq.

Umar Ibnul Khattab
Saydinia Umar berasal dari kabilah Quraisy. Ia berasal dari suku Bani Hasyim dan bertemu saudara seayah dengan Nabi Muhammad pada kakek mereka Ka’ab bin Lu’ai.
Sebelum masuk islam, Umar terkenal sebagai juru runding dari kaumnya. Ia terkenal sangat mahir berdiskusi, berdialog dalam memecahkan berbagai urusan. Ia juga terkenal sebagai pedagang yang tekun dan mahir dalam perdagangan. Ciri khas kepribadiannya adalah memiliki temperamen kasar, kokoh dalam memegang prinsip dan berkedudukan tinggi. Karena ketegasannya Umar sangat disegani dalam kabilahnya. Oleh Rasulullah Umar diberi gelar ‘ALFARUQ’ yang artinya pembeda antara yang hag dan batil.

Ustman bin Affan
Setiap para sahabat Nabi Muhammad SAW memiliki keistimewaan sifat baik yang tampak pada ucapan maupun amal perbuatannya. Sementara sahabat Ustman bin Affan sangat terkenal dengan sifat malunya. Sifat malu itu pula yang akhirnya mendorong Ustman menjadi dermawan yang welas asih.
Ustman juga sangat terkenal dengan ketaqwaannya. Ia tidak pernah menyia-nyiakan waktu malam untuk mengkaji al quran. Dan selalu menunaikan ibadah haji setiap tahunnya. Ia juga sangat lembut hatinya,  dan selalu bersegera dalam dalam amal kebajikan serta kepentingan ummat.

Ali bin Abi Thalib
Ali bin Abi Thalib adalah remaja pertama yang masuk islam. Ia berasal dari bani Hasyim dan khalifah pertama yang berasal dari keluarga hasyim. Oleh karenanya, ia mewarisi sifat-sifat inti dari bani hasyim yang dalam masyarakat arab terkenal sebagai keluarga yang mulia. Dalam dirinya tertumpu sifat-sifat mulia itu seperti, sifat kebangsawanan, kekuatan, keberanian, kecerdasan dan kepahlawanan.

Azzubair Ibnul Awwam
Azzubair terkenal sebagai pengikut setia Rasulullah SAW. Ia masuk islam pada usia remaja (15 tahun) dan hijrah pada usia delapan belas tahun. Sebelumnya, ia harus menanggung penderitaan yang bertubi-tubi dari pamannya karena mempertahankan keimanan. Ia digulung dalam tikar, kaki digantung dan di bawah kepalanya dinyalakan api yang membara. Namun, keimanan telah menancap kuat di dalam dadanya. Sehingga siksaan yang bertubi tidak membuat keimanannya goyah sedikitpun.
Azzubair terkenal sebagai pemuda yang yang setia, jujur, ikhlas, berani, kuat, ringan tangan dan telah menjual harta dan dirinya pada Allah SWT. Dia juga terknal berkarakter tinggi dan berakhlak mulia. Sehingga tidak heran jika Rasulullah membanggakan dan mencintai Azzubair.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Segelintir Tantangan Dakwah Kita
  • Akhlak Tasawuf: Memuliakan Tuhan, Memuliakan Manusia
  • Ingin Sukses? Jangan Cinta Dunia
  • Tiga Bekal Usaha Dakwah Islam
  • Menyikapi Ujian dengan Sabar dan Syukur
  • Membedah Singkat Seputar Ibadah Islam
  • Sejarah Perkembangan Agama Islam di Jawa Barat
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA