logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Cinta & Persahabatan    Tips    Tips Cinta    Pasangan Muslim

Ciri-Ciri Pasangan Muslim

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Apakah yang disebut dengan pasangan muslim adalah pasangan yang memakai baju koko dan kerudung semata? Atau, pasangan yang hobi mengutip ayat Alquran dalam setiap pembicaraan sehingga kadang mengganggu orang lain yang menganggap mereka sok pintar?

Pada kenyataannya, meskipun jilbab adalah sarana bagi perempuan muslim untuk menutup aurat lahir dan batinnya, banyak perempuan yang tetap saja tidak menutup aurat batinnya ketika sudah berjilbab.

Demikian pula halnya dengan laki-laki. Belum tentu orang yang bicaranya bertabur ayat Alquran, berasal dari keturunan Arab, adalah orang ahli surga. Bisa jadi ia ahli neraka kalau ucapannya hanya sebatas ucapan tanpa ada tindakan konkret.

Sekilas, menjadi pasangan muslim lebih sukar daripada menjadi pasangan lain, karena ada sifat lahir yang mesti konsisten dengan sifat batin. Akan tetapi, sebenarnya ada dua ciri awal pasangan tersebut adalah pasangan muslim atau tidak.

1.    Cara Bergaul

Pasangan muslim yang baik pasti tahu ada rambu-rambu yang tidak boleh dilanggar dalam bergaul. Kemampuan pasangan muslim untuk tidak melakukan hal-hal terlarang (pelukan, ciuman, dan hubungan suami istri) sebelum menikah adalah hal yang wajib karena memang belum waktunya.

Akan tetapi, ada yang lebih daripada itu. Hal-hal terlarang lain, seperti mengobrol berlebihan dan berpanjang-panjangan, candaan dan rayuan yang kelewat batas, dan tindakan kelewat mesra yang seharusnya hanya milik suami istri, juga patut diperhatikan. Jangan sampai, Anda sudah berusaha menekan keinginan fisik (ciuman dan sebagainya), tapi keinginan batin (rayuan tak sopan, dll) tetap dilakukan.

Dalam pergaulan dengan teman, perhatikan pula apakah si dia yang Anda taksir dengan mudah memegang atau menyentuh lawan jenis. Jika demikian, patutlah sikapnya dipertanyakan, entah apa pun penjelasannya. Jangan hanya karena “perkembangan zaman”, kemudian si dia bebas melakukan hal-hal yang tidak boleh dilakukan. Biarlah dianggap sebagai kampungan daripada kampungan di mata Allah.

2.    Fokus ke Pernikahan

Ironis memang, ada beberapa gadis berjilbab yang menggunakan jilbabnya sebagai upaya meninggikan status sehingga semakin banyak orang mengejarnya. Demikian pula, ada lelaki yang memelihara janggut atau menggunakan kemampuan agamanya demi membuat banyak perempuan tergila-gila. Ada juga pasangan yang orientasinya main-main dulu, berpacaran tanpa memikirkan hari depan.

Padahal, dalam Islam, pacaran jelas dilarang. Orientasi dua lawan jenis dalam Islam, tentu saja setelah berkenalan (taaruf), menyelesaikannya dalam jenjang pernikahan. Jadi, jika si dia yang Anda taksir, dengan usia 22 tahun ke atas dan masih ingin bermain-main, tentu perlu dipertanyakan lagi apa motivasinya.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Beberapa Tips Awet Pacaran
  • 3 Hal yang Dibutuhkan Pasangan Suami Istri
  • Mencari Pasangan Hidup yang Tepat
  • SMS Rayuan Lucu untuk Meluluhkan Hatinya
  • Alasan Pria Ikut Kontak Jodoh Online
  • Tips Memikat Hati Wanita yang Penting Punya Nyali
  • Tips Cinta Lewat Kata-Kata Mutiara Cinta
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA