logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Tempat    Kota

Pasar Klewer - Pusat Batik Paling Populer


Ilustrasi pasar klewer

Begitu mendengar nama Pasar Klewer, ingatan kita pasti tertuju pada batik. Pasar Klewer yang terletak di kota Solo, Jawa Tengah ini memang dikenal secara luas sebagai pasar tradisional pusat penjualan batik. Pasar Klewer juga menjadi tujuan belanja bagi para pedagang batik dari daerah-daerah sekitar kota Solo dan bahkan dari luar pulau Jawa.

Mode-mode pakaian batik terus berkembang mengikuti tren yang ada. Selalu saja ada mode-mode baru pakaian batik yang bisa ditemukan di pasar ini. Karena itulah para pedagang batik dari berbagai daerah tetap setia mengunjungi Pasar Klewer. Dan tentu saja, para pedagang batik bisa mendapatkan harga miring di sini jika dibandingkan dengan harga di tempat lain.

Selain para pedagang dan penyuka batik, para wisatawan dalam dan luar negeri pun senang berkunjung ke Pasar Klewer untuk sekadar melihat-lihat. Keindahan beragam batik yang dipajang dan nuansa pasar tradisional khas Jawa tampaknya menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Di pasar ini, para penyuka batik bisa menemukan beragam batik dengan harga murah maupun mahal, mulai dari Rp35.000,- hingga Rp100.00,-an. Beragam motif batik bisa ditemukan di pasar ini, mulai dari batik cap atau batik print, batik Surakarta, batik Yogyakarta, batik Pekalongan, batik Banyumas, dan batik-batik khas lainnya dari berbagai daerah.

Kain-kain batik ini dijual dalam bentuk kain batik yang masih belum dibentuk atau dijahit dan juga dalam berbagai bentuk pakaian dan berbagai keperluan rumah tangga. Mulai dari pakaian wanita, pakaian pria, pakaian anak-anak, seprai, sarung bantal, tas, tudung saji dengan kombinasi kain batik, gorden batik, dan beragam keperluan lainnya dengan sentuhan kain batik.  

Pasar Klewer dari Masa ke Masa

Melihat Pasar Klewer yang tak pernah sepi dari para pengunjung, rasanya tak percaya jika dulunya Pasar Klewer ini hanyalah area parkir. Menurut Babad Sala, area parkir tersebut disediakan untuk kereta-kereta para tamu keraton Surakarta. Area parkir ini biasa disebut Pakretan karena fungsinya sebagai area parkir kereta. Lambat laun sebutan Pakretan berganti menjadi Slompretan.

Kala itu Slompretan telah digunakan untuk kegiatan jual beli meskipun berskala kecil dan hanya menempati tepi jalan dari area parkiran kereta. Namun sayang, aktivitas perdagangan di pasar kecil ini meredup sejak memasuki masa pendudukan Jepang.

Pada masa pendudukan Jepang inilah, terjadi keadaan kurang makanan dan pakaian. Akibatnya banyak orang yang menjual pakaian bekas untuk bertahan hidup. Nah, aktivitas jual beli pakain bekas ini terjadi di area Pasar Slompretan.

Aktivitas jual beli ini hanya berwujud kumpulan orang-orang yang berdagang pakaian bekas dengan membuat bangunan bersekat-sekat. Banyak pula para pedagang yang hanya berjualan dengan cara lalu lalang menawarkan dagangan mereka. Para pedagang pakaian bekas ini biasanya meletakkan barang dagangan mereka di sekat-sekat tersebut dan juga di bahu mereka agar terlihat oleh pembeli.

Dalam bahasa Jawa, pakaian-pakaian bekas yang diletakkan secara acak itu disebut dengan istilah “pating klewer”. Istilah inilah yang lantas diambil dan digunakan untuk menyebut area perdagangan tersebut dengan nama Pasar Klewer.

Barulah pada tahun 1971, Pasar Klewer menjadi pusat perdagangan batik. Pasar Klewer pun dibangun dan berganti rupa menjadi sebuah pasar dengan bangunan modern yang bertingkat dua. Kala itu secara resmi Presiden Soeharto sendiri yang meresmikan Pasar Klewer. Meskipun tidak lagi digunakan untuk berdagang pakaian bekas, namun nama Klewer tetap digunakan. Sebab, nama ini begitu melekat di hati banyak orang.

Meskipun Pasar Klewer adalah pasar yang paling sibuk dengan transaksi batiknya, tetapi tetaplah ia merupakan sebuah pasar tradisional. Di pasar ini, para pengunjung bebas menawar harga barang yang ditawarkan oleh penjual. Bukan hanya bebas menawar harga, melainkan juga pengunjung pasar dituntut untuk pintar menawar agar memperoleh harga yang miring. Inilah ciri khas pasar tradisional yang masih melekat kuat di Pasar ini.

Nah, sebenarnya selain Pasar Klewer masih ada beberapa pasar tradisional lain di kota Solo, yakni Pasar Gedhe, Pasar Legi, Pasar Kembang, dan Pasar Triwindu yang menjual berbagai barang antik. Pasar-pasar ini pun layak dikunjungi sebagai tujuan wisata belanja tradisional yang masih kental budaya Jawanya.

Berkunjung ke Pasar Klewer

Berkunjung ke kota Solo tentu belumlah lengkap jika belum singgah ke Pasar Klewer. Dari stasiun kereta api Solo Balapan, Pasar ini bisa dicapai dengan santai menggunakan becak kayuh. Perjalanan santai ini sekaligus memberikan kesempatan untuk menikmati suasana kota Solo yang ramah. Perjalanan menuju ke sana dengan menggunakan becak tidak lebih dari 30 menit saja.

Sementara itu, dari terminal bis Tirtonadi Solo, Pasar Klewer dapat dicapai dengan menggunakan angkutan kota atau pun taksi. Waktu yang dibutuhkan dalam perjalanan ini kurang lebih 30 menit. Lokasinya memang mudah dicapai dan berada di kawasan yang strategis.

Begitu sampai di Pasar Klewer, terlihat bangunan bertingkat dua yang sudah cukup berumur. Di luar bangunan pasar tersebut, sudah banyak berjejal para pedagang kaki lima yang menjual berbagai macam barang mulai dari pakaian, mainan anak-anak, makanan, dan juga minuman. Banyaknya pedangan kaki lima ini menyebabkan jalan masuk menuju bagian dalam pasar tidak begitu terlihat. Saling berimpit dan saling senggol sudah menjadi pemandangan yang biasa.

Apabila telah masuk ke bagian dalam Pasar Klewer barulah terlihat suasana sesungguhnya aktivitas jual beli beragam batik. Aroma kain menyeruak dengan kuat. Suara-suara ingar bingar kota pun teredam oleh bertumpuk-tumpuk kain batik yang ada.

Toko-toko berderet di kiri dan kanan jalan. Pakaian-pakaian batik dengan berbagai model dipajang untuk menarik perhatian pembeli. Dan sesekali pengunjung harus menepi karena lalu lalang para pengangkut kain-kain batik yang keluar masuk Pasar ini. Sapaan para pedagang yang ramah dan murah senyum semakin memperkuat suasana tradisional pasar ini. Suasana tawar menawar dengan bahasa Jawa pun terdengar di sana sini.

Apabila lelah sehabis berbelanja, cukup mampir di warung-warung kecil di depan Pasar. Ada beragam menu yang bisa dipilih di sana sembari melihat aktivitas lalu lalang becak yang datang dan pergi membawa penumpang menuju Pasar atau pun meninggalkan kawasan pasar ini.

Tips Memilih Batik Asli di Pasar Klewer

Berbelanja batik di Pasar Klewer tidak hanya membutuhkan kemampuan menawar harga, tetapi juga pengetahuan seputar batik agar tidak salah memilih batik. Harga yang tinggi dan motif yang menarik tidak menjamin keaslian batik. Nah, agar dapat memilih batik asli dengan tepat, beberapa tips di bawah ini bisa digunakan.

  • Kain batik asli memiliki bau yang khas. Bau ini muncul dari bahan-bahan yang digunakan untuk mewarnai kain batik, yakni kayu-kayuan dan akar-akaran.
  • Perhatikan jenis kainnya. Biasanya jenis kain yang digunakan pada kain batik asli lebih berat apabila dibandingkan dengan jenis kain untuk batik cap atau batik print. 
  • Pada kain batik asli, pengrajin batik tidak hanya membatik di bagian depan kain saja, tetapi juga di bagian belakang kain. Dengan demikian, motif-motif batik yang dihasilkan tampak lebih jelas.
  • Amati dengan jeli pola-pola pada kain batik. Kain batik cap atau print tentunya memiliki motif yang sama persis karena menggunakan alat bantu. Sebaliknya, kain batik yang dibuat dengan tangan pengrajin tentu tidak dapat menghasilkan pola-pola yang sama persis. Selalu terdapat perbedaan meskipun kecil. Misalnya saja, bulatan yang tidak sama besar, kelopak bunga yang tidak sama persis kemiringannya, dan bentuk-bentuk sejenis ini lainnya.
Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Peta Kota Probolinggo di Jawa Timur
  • Madrid - Kota Budaya dan Sepak Bola di Eropa Selatan
  • Asal Usul dan Pesona Kota Ende yang Memikat
  • Balai Kartini dan Bentuk Kepraktisan Menggelar Acara Pertemuan
  • Cipatujah Tasikmalaya, Pesona Pesisir Selatan
  • Sekilas Objek Wisata di Kota Sambas
  • Bukit Tinggi Padang, Objek Wisata
  • Cerdas Berbelanja di Toko Hp Roxy Mas
  • Kota Pangkal Pinang, Surga Seafood di Provinsi Bangka Belitung
  • Pilihan Pesona Alam Blitar Nan Cantik
  • Banyuwangi, Kota di Ujung Paling Timur Pulau Jawa
  • Dufan - Arena Rekreasi Kebanggaan Kota Jakarta
  • Mengenal Kota Metro Lampung
  • Keong Mas Taman Mini
  • Mengenal Kota Sukabumi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA