Paus biru yang Dahsyat
Ilustrasi paus biru
Paus biru adalah salah satu hewan yang berukuran dahsyat yang ada di dunia ini. Tentunya yang masih hidup hingga saat ini. Hal ini membuktikan bahwa mereka dapat mempertahankan diri mereka, sehingga masih dapat kita lihat dan kita temukan di berbagai perairan di dunia. Terutama di perairan Antartika yang merupakan habitat paus biru dengan populasi terbesar dibandingkan dengan berbagai perairan lain di dunia.
Populasinya diperkirakan mencapa 239.000 ekor. Jumlah yang sangat dahsyat untuk ikan terbesar di dunia ini. Jumlah ini sebelum banyaknya dilakukan perburuan paus. Namun, saat ini banyak orang yang sudah mengambil manfaat dari ikan paus. Hal ini membuat orang-orang berlomba untuk mendapatkannya. Membuat jumlahnya semakin berkurang setiap harinya.
Ikan paus biru ini dijadikan sebuah buruan yang menegangkan dan juga menguntungkan. Paus ini juga menjadi lahan bisnis untuk sebagian besar orang yang menjadikan berburu ikan ini untuk memperkaya diri mereka.
Mereka tidak memikirkan dampaknya terhadap kelestarian hewan mamalia laut ini. Walau bagaimanapun populasinya sangat mempengaruhi keseimbangan biota laut lainnya. Itulah sebabnya, sekelompok orang yang peduli membuat sebuah komunitas internasional. Komunitas yang dijadikan sebagai badan perlindungan jenis ikan terbesar di dunia ini.
Tidak hanya melindungi paus di perairan Antartika, tapi juga di perairan di berbagai belahan dunia. Habitat terbesar makhluk hidup karena sebagian besar dunia ini terdir dari lautan yang membentang luas yang luasnya lebh luas dari daratan.
Ciri-Ciri Paus Biru
Berikut ini beberapa ciri dari paus biri.
- Berdarah panas
Ikan terbesar di dunia ini termasuk salah satu hewan laut yang berdarah panas. Oleh karena itu, ia memiliki kemampuan untuk tinggal di berbagai belahan dunia. Suhu tubuhnya yang cenderung stabil membantunya untuk bisa beradaptasi di berbagai kondisi lingkungan.
Hewan ini bisa bertahan di perairan yang memiliki suhu yang teramat dingin seperti di Antartika. Ikan ini bisa juga bertahan di perairan yang memiliki suhu yang sangat panas seperti di perairan di daerah perairan pasifik.
- Bernafas dengan Paru-Paru
Mamalia air terbesar di dunia ini, seperti jenis lainnya juga benafas dengan menggunakan paru-paru. Itulah sebabnya, ia juga akan melompat ke permukaan laut secara berkala. Ketika hewan ini bernafas, ia akan mengeluarkan semburan kolom vertikal yang bentuknya menakjubkan. Seperti sebuah air mancur yang sangat tinggi yang ketinggiannya bisa mencapai 12 meter.
- Berkepala Pipih
Bentuk kepala dari paus biru ini adalah pipih. Bentuk kepalanya ini jika Anda perhatikan menyerupai bentuk huruf U. Pada bagian atas kepalanya terdapat sebuah lubang untuk bernafas. Lubang tempat ia mengeluarkan karbondioksida dan menghisap oksigen dari udara di atas permukaan laut.
Pengeluaran karbondioksida inilah yang membuatnya ikan ini seolah menyemburkan air ke atas permukaan laut. Semakin banyak hembusannya maka semakin tinggi juga air mancur yang dibuatnya.
- Berukuran Sangat Besar
Ukuran berat atau volume ikan paus biru ini sangat dahsyat. Panjang tubuhnya yang berbentuk lonjong dapat mencapai 33 meter. Lidahnya saja berukuran sangat besar. Berat lidahnya bisa mencapai 2,7 ton. Ketika ia membuka mulutnya, ia dapat menampung sekitar 90 ton air.
Jantungya juga memiliki berat yang cukup besar untuk berat jantung hewan pada umumnya yaitu 600kg. Sebuah ukuran jantung terbesar dibandingkan dengan binantang manapun. Sementara hati atau organ livernya memiliki massa sekitar 450kg.
Unsur lain yang mempengaruhi berat dan ukuran tubuhnya tiada lain adalah darah yang mengalir pada ikan terbesar ini. Pada satu ekor ikan saja, darah yang mengalir di seluruh bagian tubuhnya bisa mencapai 6400 kg atau 6,4 ton.
Volume darah yang juga dahsyat untuk hewan sekelas ikan di dunia. Jumlah yang sangat dahsyat untuk hewan sejenis ikan. Itulah sebabnya, wajar jika pembuluh darahnya memiliki diameter sekitar 23 cm. Jauh lebih besar, bahkan berlipat-lipat ukurannya dibandingkan dengan selang yang biasa kita gunakan untuk menyiram bunga.
Ukuran berat tubuhnya bisa mencapai 181 ton atau bahkan bisa lebih dari itu. Karena kedahsyatan ukurannya itu, ikan ini dipercaya sebagai hewan terbesar dari yang pernah ada di dunia. Bahkan mengalahkan ukuran-ukuran ikan raksasa lainnya.
Ternyata ukuran mamalia laut yang sangat besar ini juga dipengaruhi oleh kebiasaan makannya yang juga sangat dahsyat. Terutama karena tubuhnya yang besar yang memang membutuhkan energi yang juga besar.
Energi yang diperlukan agar ia bisa tetap bertahan hidup setiap harinya. Biasanya dalam sehari mereka rata-rata menghabiskan spesies zooplankton antara 2000 sampai 4100 kg krill. Species zooplankton ini menjadi makanan utama dari ikan terbesar ini.
Ia mendapatkan makanan ini dengan berenang mengitari satu perairan ke perairan lainya. Selain zooplankton, ia juga menyantap ikan-ikan kecil, cumi-cumi atau crustacea yang secara tidak sengaja tertangkap oleh krill. Krill ini bentuknya seperti cumi-cumi yang memang menjadi makanan favorit bagi banyak ikan hampir di seluruh samudera.
- Warna di Tubuhnya
Warna paus biru ini tentunya secara keseluruhan adalah biru kehijauan. Itulah sebabnya, disebut paus biru. Namun, bisa jadi warnanya abu-abu dengan ciri khas pembatas putih yang membedakannya dengan ikan paus biasa. Pada bagian perutnya biasanya memiliki warna yang lebih terang.
Pada bagian ekornya hampir sebagian besar memiliki warna abu-abu. Nama genusnya balaena yang artinya “paus”. Ia masuk ke dalam sub ordo Paus Balin. Dalam bahasa latin paus biru dinamai balaenoptera musculus.
- Memiliki Indera Peraba dan Pendengar Tajam
Ikan terbesar di dunia ini juga temasuk salah satu ikan yang memiliki indera peraba dan pendengaran yang sangat tajam. Ia akan dengan mudah untuk mengetahui arah ketika ia berada di dalam air. Cara kerjanya yaitu dengan mengeluarkan suara keras, lalu ia akan mengikuti gema yang dihasilkan dari suara yang dibuatnya sendiri itu.
Suaranya yang khas ini, selain sebagai alat navigasi juga merupakan salah satu bentuk komunikasi yang ia lakukan dengan sesamanya. Tujuan komunikasi tersebut tiada lain adalah untuk melakukan perburuan terhadap mangsa-mangsa mereka.
- Menyusui
Paus biru termasuk salah satu hewan mamalia, maka tentunya ia akan menyusui anak-anaknya setelah ia melahirkan. Namun, susu yang dimilikinya memiliki bentuk yang khas dan jauh berbeda dengan susu kebanyakan.
Perbedaan tersebut disebabkan oleh wujudnya yang lebih padat dan juga memiliki kandungan lemak yang sangat banyak. Paus biru juga memiliki keunikan tersendiri dalam cara menyusui anaknya.
Ia dapat menyemprotkan air susu yang dimilikinya secara langsung ke mulut anaknya yang masih bayi. Hal ini disebabkan karena otot khusus yang terletak di daerah sekitar kelenjar susunya. Untuk menyemprotkan air susunya, paus biru akan menggerakan otot khusus yang dimilikinya ini.
Anak ikan paus yang masih bayi biasanya menyusui hingga ia berumur 7 bulan. Seekor anak ikan paus akan minum sekitar 400 liter susu dari induknya setiap hari. Itulah sebabnya, pertambahan berat badannya sangatlah cepat. Setiap harinya bisa bertambah 90 Kg.
Benar-benar sebuah pertambahan berat badan yang dahsyat yang terjadi pada seekor ikan. Itulah sebabnya, sama seperti halnya manusia yang sedang hamil, paus juga mempersiapkan air susu untuk bayi dan mengandung bayinya. Oleh karena itu, bobot tubuhnya akan bertambah.
Perbedaannya pertambahan bobot paus yang sedang hamil sangatlah besar. Bisa mencapai berat 2.700 kg selisihnya dari kondisi normal berat tubuh induk ikan terbesar ini. Berat yang hampir sama dengan kudanil yang sudah dewasa.
Populasi Paus biru
Populasi hewan terbesar yang pernah ada di dunia in tersebar di hampir seluruh perairan yang ada di dunia. Namun, ketika memasuki abad ke-20 mulai terjadi perburuan yang memiliki rentang waktu yang panjang. Bahkan hingga mencapai lebih dari 40 tahun.
Perburuan tersebut membuat populasinya hampir punah. Komunitas internasional ikan terebesar ini baru dibuat pada tahun 1966. Pada tahun 2002 diperkirakan masih terdapat populasi paus biru sebanyak 5000 sampai 12.000 di seluruh dunia.
Mereka terbagi setidaknya dalam 5 kelompok yang menyebar di seluruh perairan dunia. Cukup jauh selisih populasinya jika dibandingkan sebelum terjadi perburuan. Sebuah kondisi yang mengkhawatirkan bagi kelestarian paus biru.

