Menjadi Pekerja PSK, Siapa Mau?
Sebagai manusia wajar, kita pasti berpendapat bahwa pekerjaan sebagai PSK bukanlah sebuah pekerjaan. Ini sebuah kondisi yang sangat dilematis. Berprofesi sebagai pekerja PSK sungguh bukan pilihan bagi mereka.
Tetapi, kehidupan telah mengkondisikan kehidupan pekerja PSK seperti itu. Mereka tidak dapat menghindar atau mengabaikan kondisi tersebut. Mereka harus tetap menjalani kehidupan sebab hidup dan kehidupan harus tetap berjalan.
Dalam kehidupan ini, kondisi memang sangat menentukan bagaimana kehidupan kita. Jika kondisi kita baik, maka kehidupan kita juga baik. Tetapi jika kondisi kita jelek, kurang baik, maka kehidupan kita juga kurang baik. Ini merupakan perbandingan setara antara kondisi dan kehidupan kita. Termasuk dalam hal ini pekerjaan sebagai pekerja PSK.
Sungguh, dalam kondisi baik, tidak ada seorang-pun yang ingin menekuni pekerjaan sebagai pekerja PSK.
Ada banyak alasan dan latar belakang mengapa seseorang mengambil pekerjaan sebagai pekerja PSK. Dan, semua alasan tersebut merupakan wujud pertanggungjawaban dan tugas mempertahankan kehidupan. Jika mereka bertahan pada kondisi yang ada, maka kesulitan yang mereka dapatkan, tetapi jika mereka menerima nasib, walau dengan terpaksa, sebagai pekerja PSK, maka kehidupan dapat dipertahankan.
Beberapa Alasan Menjadi Pekerja PSK
Jika kita sempat mewawancarai atau sekedar berbincang santai dengan para pekerja PSK ini, maka kita akan mengetahui bahwa banyak hal yang menyebabkan mereka terjun ke ‘pekerjaan’ ini.
Rata-rata mereka mengatakan bahwa tidak berkeinginan menjadi seorang pekerja PSK, sebab mereka menyadari bahwa ini bukan sebuah pekerjaan. Dan, ini merupakan masalah sosial yang sebenarnya dialami oleh semua orang yang kebetulan menjalani ‘pekerjaan’ sebagai pekerja PSK.
Mereka menerjuni ‘pekerjaan’ ini dengan berbagai latar belakang atau alasan.Beberapa alasan yang biasanya melatar belakangi keputusan mereka terjun dalam ‘pekerjaan’ sebagai pekerja PSK adalah:
• Tuntutan Hidup
Tuntutan hidup adalah alasan yang paling utama. Perubahan pola kehidupan yang mengglobal memaksa mereka untuk mempertahankan eksistensi kehidupannya.
Hal ini terutama karena kondisi kemampuan hidup yang serba terbatas, bahkan sangat minim. Padahal, kebutuhan hidup tidak pernah mau kompromi. Apa yang harus dihadapi dalam kehidupan, ya harus dijalani. Tidak dapat mengelak sama sekali.
Mereka menjalani ‘pekerjaan’ sebagai pekerja PSK karena tuntutan kehidupan yang terus meningkat. Mereka tidak dapat lagi hidup apa adanya. Oleh karena itu, mereka harus mempunyai sumber penghasilan yang mampu menutup kebutuhan tersebut.
• Kekecewaan Hati
Pada beberapa orang, pekerjaan PSK yang dilakoni disebabkan oleh kekecewaan hati. Ini merupakan akibat dari sebuah sebab yang tidak dapat diterimanya dari kehidupan. Mereka mengalami suatu kondisi negative dari kehidupan dan mereka tidak dapat menerima kondisi tersebut dengan hati legawa.
Kekecewaan hati memang dapat membawa kondisi yang sangat tidak bagus bagi kehidupan manusia. Kekecewaan sering menjadi penyebab seseorang menjadi pekerja PSK. Mereka merasa kehidupan telah menjadikan mereka sebagai obyek penderita. Dan, daripada menjadi obyek, maka mereka bertindak sekaligus sebagai subyek atau pelaku dalam kehidupan.
• Pembalasan Dendam
Ya, sebagian dari mereka melakukan ‘pekerjaan’ sebagai pekerja PSK karena mereka ingin membalas dendam atas perlakuan yang sudah diterimanya dari kehidupan. Mereka harus melakukan hal tersebut sebab mereka tidak terima dengan segala yang sudah dialaminya dari kehidupan.
Mereka merasa telah diperlakukan tidak senonoh oleh orang yang dikasihinya dan ditinggalkan begitu saja. Mereka merasa telah diperlakukan tidak adil oleh kehidupan dan mereka ingin membalas dendam atas perlakuan tidak adil tersebut. Maka, mereka membalas dengan perlakuan yang sama, yaitu menjalani ‘pekerjaan’ sebagai pekerja PSK. Walaupun sebenarnya di dalam hati mereka sama sekali tidak berharap seperti itu.






