Pelajaran IPA: Mengenal Fisika
Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dikenal pula dengan istilah sains. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, sains adalah pengetahuan sistematis tentang alam dan dunia fisik, termasuk di dalamnya botani, fisika, kimia, geologi, zoologi, dan sebagainya.
Pengertian lainnya adalah pengetahuan sistematis yang diperoleh dari dari sesuatu observasi, penelitian, dan uji coba, yang mengarah pada penentuan sifat dasar atau prinsip sesuatu yang sedang diselidiki, dipelajari, dan sebagainya.
Dari pengertian di atas, dapat ditarik benang merah yang menggambarkan sains atau Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kata kunci yang bisa dihasilkan adalah pengetahuan sistematis, sesuatu tentang alam dan dunia fisik lainnya, serta didasarkan atas observasi.
Kata kunci pertama memang sangat pasti terdapat dalam setiap bidang keilmuan. Sementara itu, kata kunci kedua menjadi ciri khas yang membedakan IPA dengan keilmuan lainnya. Kata kunci ketiga menjadi salah satu cara dalam menjelaskan keilmuan ini.
Bidang IPA
Banyak sekali bidang yang terkait dengan IPA. Tiga bidang utama yang menjadi tiang utama adalah fisika, kimia, dan biologi. Turunan dari ketiga bidang keilmuan tersebut sangat beragam di antaranya teknik, meteorologi, oseanografi, nuklir, dan sebagainya. Ketiga bidang utama IPA tersebut tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Ketiga bidang tersebut saling melengkapi dalam menjelaskan fenomena alam.
Misalnya ingin dijelaskan fenomena atom yang menyusun berbagai unsur yang ada di bumi. Energi pembentuk atom dapat dijelaskan oleh bidang fisika. Bagaimana atom itu terbentuk dan saling bergabung memang menjadi misteri yang menarik dikaji dalam bidang fisika.
Namun demikian, ketika ilmuwan ingin menjelaskan bagaimana suatu atom berikatan dengan atom lain melalui mekanisme reaksi, ilmu kimia digunakan sebagai pendekatan. Dalam kesempatan lain, misalnya ingin dijelaskan apa saja manfaat atom tersebut terhadap tubuh makhluk hidup, ilmu biologi sangat bermanfaat di sini.
Fisika: Dasar Keilmuan Engineering
Fisika merupakan salah satu keilmuan dasar, basic science, yang berguna untuk menjelaskan berbagai peristiwa dan fenomena alam. Fakta dan hukum-hukum yang ada tersebut kemudian digunakan untuk membuat berbagai macam aplikasi yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Pendekatan keilmuan yang menggunakan fakta-fakta dari keilmuan dasar adalah engineering.
Dengan demikian, pengertian sederhana engineering adalah pendekatan sistematis yang digunakan dengan memanfaatkan fakta-fakta dari basic science yang kemudian dari fakta tersebut digunakan untuk membuat aplikasi tertentu sehingga bermanfaat bagi manusia.
Umumnya, berbagai bidang engineering menggunakan keilmuan fisika sebagai dasar. Oleh karena itu, pemahaman tentang fisika menjadi syarat mutlak bagi mereka yang akan mendalami engineering.
Misalnya Anda akan mendalami mechanical engineering atau teknik mesin. Keilmuan dasar seperti mekanika, konsep energi, termodinamika, dan pengetahuan fisika bahan perlu Anda kuasai sebagai dasar. Pembahasan-pembahasan mengenai mekanika, energi, termodinamika, dan bahan dikupas habis dalam fisika.






