logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Teknik Lingkungan

Menanam Tanaman, Wujud Pelestarian Lingkungan Hidup


Ilustrasi pelestarian lingkungan hidup

Suhu udara yang panas sekarang bukan hanya milik ibu kota, di Bandung dan kota-kota besar lainnya mengalami hal yang sama. Kondisi seperti ini ada kaitannya dengan iklim yang terjadi di dunia ini yang sering mengalami perubahan iklim (climate change) yang tidak menentu. Untuk memperbaiki semua keadaan itu diperlukan program pelestarian lingkungan hidup.

 

Salah satu contohnya adalah menanam tanaman di pekarangan rumah, kebun sekolah, tidak menebang pohon, dan lain sebagainya. Kegiatan tersebut merupakan pola hidup yang dikenal dengan istilah “penyejukan global”.

 

Penanaman Tanaman

 

Penanaman pohon bukan saja membantu mengurangi dampak akibat global warming, namun juga bermanfaat bagi si penanamnya sendiri. Misalkan dengan menanam tanaman buah-buahan ataupun tanaman apotek hidup yang bisa digunakan sebagai obat.

 

Menanam tanaman buah-buahan tidaklah sulit. Pada umumnya buah-buahan mengandung biji yang tidak ikut dimakan. Biji-biji tersebut bisa menjadi bibit tanaman baru, dengan cara disebar atau dilempar begitu saja ke halaman atau pot yang bertanah. Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk di mana Anda sudah melakukan bentuk pelestarian lingkungan yang dekat dengan Anda.

 

Ketika hendak merencanakan menanam tanaman, mungkin Anda bingung tanaman apa yang hendak ditanam selain tanaman hias.Adadua alternatif penawaran bagi Anda, yang pertama adalah tanaman obat yang orientasinya untuk apotek hidup, kedua tanaman yang berorientasi sebagai persediaan pangan misalnya buah-buahan dan sayuran.

 

Penanaman tanaman ini memang akan memberikan pengaruh yang besar terhadap tanaman. Karena tanaman adalah sebuah hal yang memiliki peran besar pula dalam kehidupan manusia dan juha hewan di bumi ini.

 

Tanaman seakan dianggap sebagai sumber dari kehidupan. Selain memang tanaman memiliki fungsi sebagai produsen bagi makhluk hidup lain karena tanaman atau tumbuhan adalah penghasil makanan. Banyak bagian dari tumbuhan yang dapat dimakan oleh manusia dan hewan. Ada daun, batang, buah, biji dan juga akar yang dapat dijadikan sebagai bahan pangan.

 

Selain itu, fungsi tumbuhan dalam hal pelestarian lingkungan hidup adalah karena fungsi tumbuhan yang menghasilkan oksigen. Kita tahu bahwa pada saat ini kualita sudara kita tak sebagus beberapa waktu yang lalu. Mungkin kita pernah diceritakan oleh orang tua kita bagaimana keadaan udara di masa beliau-beliau masih kecil. Udara masih lebih bersih dan lebih sejuk dari pada udara yang ada pada saat ini.

 

Hal ini disebabkan karena memang pada saat ini udara telah banyak tercemari oleh zat-zat yang berbahaya. Sebut saja asap kendaraan bermotor yang menjadikan udara kita lebih kotor. Karena asap kendaraan bermotor ini banyak mengandung zat yang mengotori udara seperti karbon dioksida atau pun karbon monoksida yang membuat udara menjadi tak sejuk dan bersih lagi.

 

Semakin banyak saja jumlah kendaan bermotor yang ada pada saat ini. Ini pun juga disebabkan karena untuk membeli atau mendapatkan kendaraan bermotor ini baik sepeda motor atau pun mobil juga tak sebegitu sulit. Bagi yang tak dapat membelinya secara tunai karena tak memiliki cukup uang, dapat memperoleh kendaraan bermotor ini dengan system kredit.

 

Jadi dengan semakin banyak kendaraan bermotor yang beropreasi di jalan raya maka kemungkinan untuk udara menjadi lebih kotor pun juga terbuka lebih lebar. Kendaraan bermotor ini terutama yang telah berusia tua, seakan sudah tak peduli lagi akan upaya pelestarian lingkungan hidup dengan begitu santainya mengeluarkan gas buangan yang tak menyehatkan.

 

Dengan kita mulai untuk menanam tanaman atau tumbuhan ini maka kita akan menjadikan tumbuhan ini sebagai penyaring terhadap uadara yang kotor yang ada di sekitar kita. Karena tumbuhan dapat menghasilkan udara baru yang lebih sejuk dan bersih dengan terlebih dahulu menyedot udara yang kotor dari udara.

 

Salah satu kegiatan sangat penting dalam kehidupan di dunia ini dilakukan oleh tumbuhan yaitu proses fotosintesis. Dalam proses ini tumbuhan mengambil udara kotor atau yang mengandung karbondiaoksida dari udara. Lalu, karbondioksida dioleh dengan bahan yang lain seperti sinar matahari dan juga air yang telah diserap dari dalam tanah oleh akar. Proses pengolahan ini dilakukan di dalam daun karena proses pengolahannya membutuhkan zat hijau daun atau yang disebut dengan klorofil.

 

Dalam proses ini, sebuah zat yang sangat berperan dalam kehidupan manusia dihasilkan. Zat tersebut adalah oksigen. Oksigen ini lalu dikeluarkan oleh tumbuhan tersebut ke udara luar. Inilah sebabnya udara akan tetap bersih dan sejuk dengan keberadaan tumbuhan di sekitar kita.

 

Sejatinya, hal mengenai sirkulasi kualitas udara ini yaitu udara kotor yang dapat diolah kembali menjadi udara bersih dan sehat adalah sebuah kemudahan yang telah diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa. Udara yang kotor dapat dengan mudah untuk berganti menjadi udara yang bersih kembali dengan bantuan dari keberadaan tumbuhan di sekitar kita. Namun kemudahan ini sering kali dilupakan atau bahkan diabaikan oleh banyak manusia.

 

Kita lihat bagaimana beberapa orang begitu sangat mudahnya untuk menebang pohon besar yang telah berusia puluhan tahun. Mereka seakan tak punya hati lagi untuk melakukan hal ini. Padahal di dalam pohon tersebut mengandung sebuah peran yang sangat besar bagi kehidupan manusia dan juga makhluk hidup yang lain.

 

Kalaulah semua manusia mempunyai kesadaran untuk menjaga kelestarian dari semua tanaman atau tumbuhan yang ada terutama pohon besar yang dapat berpengaruh besar untuk menjaga kelestarian lingkungan maka pelestarian lingkungan hidup ini akan dapat dilakukan dengan mudah pula.

 

Maka dari itu, usaha minimal dapat dilakukan. Usaha ini dapat dimulai dengan menanam kembali aneka tumbuhan atau tanaman di berbagai area yang kosong. Untuk tujuan pelestarian lingkungan yang lebih spesifik maka penanaman ini dapat dilakukan di kota-kota besar. Karena memang di kota-kota besar inilah potensi terjadi polusi udara lebih besar untuk terjadi.

 

Penanaman pohon di kota besar ini sering disebut dengan penanaman pada jalur hijau. Sedangkan penanaman kembali pohon-pohon di hutan yang gundul dapat disebut dengan reboisasi. Dengan hal inilah maka akan tetap ada tumbuhan untuk memberikan fungsinya menjaga kelestarian lingkungan.

 

Atau jika kita tak dapat melakukan dalam skala yang lebih besar, kita dapat menanam aneka tanaman di kebun kita. Dengan ini saja kita sudah dapat memberikan sumbangsih positif terhadap keasrian lingkungan yang ada di sekitar rumah kita.

 

Tanaman Obat Keluarga (Toga)

 

Menaman tanaman yang ada di kebun rumah kita dapat kita lakukan dengan menanam jenis tanaman apa pun. Karena maksud dari tindakan ini adalah untuk menciptakan lingkugan yang asri. Namun ada beberapa hal yang dapat juga kita lakukan misalnya adalah menanami kebun kita dengan aneka tanaman obat.

 

Menanam tananam obat keluarga atau toga sejatinya telah digalakan bertahun lamanya. Ada banyak jenis tanaman obat yang dapat ditanam di kebun rumah kita. Sering kali tanaman tersebut adalah jenis tanaman sederhana yang mudah kita temukan namun di balik kesederhanaannya mengandung manfaat yang besar.

 

Berikut adalah gambaran tanaman obat yang bisa ditanam di halaman rumah Anda.

 

1.  Lidah Buaya

 

Lidah buaya memiliki nama latin aloe vera. Tanaman ini berfungsi sebagai tanaman hias yang bisa ditanam di pot. Sebagai obat, lidah buaya dapat memperlambat tubuhnya virus HIV, memperbaiki pencernaan, menghilangkan rasa sakit, membunuh kuman, dan bisa dipakai sebagai vitamin untuk rambut.

 

2.  Mahkota Dewa

 

Mahkota dewa adalah tanaman yang berasal dari Papua. Tanaman ini memiliki zat aktif seperti alkaloid, saponin, flavonoid dan polivenol.

 

Mahkota dewa memiliki banyak manfaat, antara lain ampuh untuk ditoksifikasi menghilangkan racun-racun yang terdapat di dalam tubuh, menjadi sumber antibakteri dan virus, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan energi dan vitalitas, dapat mengurangi kelebihan kadar gula merah, mengurangi penggumpalan darah pada tubuh dan melancarkan darah mengalir keseluruh tubuh, dan mencegah penyakit jantung koroner.

 

Mahkota dewa juga merupakan tanaman antioksidan yang dapat membantu mengurangi rasa sakit pada peredaran darah. Tanaman ini memiliki bunga berwarna merah, tumbuh pada batangnya hingga ke ranting, dan bisa tumbuh hingga mencapai tiga meter.

 

Itulah beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga pelestarian lingkungan hidup. Salah satunya adalah dengan menanam tanaman sederhana di kebun rumah kita.

 

 

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pencemaran Air, Cegah dari Sekarang
  • Pengertian Polusi Udara dan Dampaknya bagi Kesehatan
  • Pelestarian Lingkungan Cagar Budaya
  • Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Cerdas dan Terbarukan
  • Bagaimana Cara Pengolahan Limbah Gas?
  • Sadar Lingkungan Melalui Gambar Pencemaran Lingkungan Hidup
  • Memahami Metode dan Konsep Pengelolaan Sampah
  • Dampak Pencemaran Air
  • Situasi Amdal Pabrik di Indonesia
  • Artikel Daur Ulang Sampah - Untung Ruginya Mendaur Ulang Sampah
  • Bebaskan Bumi dari Pencemaran Polusi Udara
  • Cara Mengatasi Pencemaran Lingkungan
  • Go Green Semakin Sekedar Konsep
  • Pengertian Efek Rumah Kaca dan Dampaknya
  • Dampak Pencemaran Udara Bagi Kesehatan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA