Win-Win Solution dengan Pembantu Rumah
“Sekarang susah cari pembantu yang baik dan loyal.”
“Saya baru memulangkan pembantu karena dia menularkan flek pada paru-paru anak saya.”
“Pembantu saya mencuri. “
Pernyataan di atas adalah sedikit dari keluhan kebanyakan dari keluarga di Indonesia yang memerlukan jasa pembantu rumah tangga. Selain sumbernya yang bertambah sedikit dengan banyaknya TKI ke luar negeri, para pembantu sekarang sudah memiliki kesadaran ‘tuntutan’ jaminan kesejahteraan dari majikan.
Tidak klopnya antara majikan dan pembantu harus dilihat dari kedua belah pihak. Seringkali akibat terjadinya perbedaan ekspektasi dan kurangnya komunikasi. Agar majikan dan Pembantu Rumah sama-sama merasa nyaman ketika bekerja, berikut adalah langkah win-win solution yang mungkin dapat diterapkan sehingga pembantu dapat bekerja lebih loyal.
Kejelasan Penggajian dari Awal
Sejak awal mempekerjakan pembantu, harus jelas nominal gaji yang akan disepakati, berapa lama waktu kenaikan gajinya, apakah gaji akan diberi per bulan atau sekaligus ketika akan pulang, dan apakah akan menerima THR atau tidak. Fasilitas yang diterima juga harus dijelaskan misalnya apakah kebutuhan toiletries menjadi tanggungan majikan atau tidak, kebutuhan makan, kebutuhan pakaian dan lain lain.
Lakukan Pemeriksaan Kesehatan
Majikan sebaiknya memeriksakan kesehatan pembantu yang akan bekerja, terutama bila mereka akan mengurusi anak-anak. Pemeriksaan di awal lebih baik dilakukan agar jika diketahui pembantu tersebut memiliki penyakit dapat segera dipulangkan. Lebih baik mengeluarkan uang pemeriksaan di awal daripada di kemudian hari Anda kemungkinan mengeluarkan uang untuk mengobati sakit anak karena tertular penyakit dari pembantu.
Pemeriksaan Barang Bawaan Ketika Datang dan Pulang
Selain Anda menjaga keamanan barang-barang dengan cara mengunci lemari, untuk menghindarkan kecurigaan adanya kemungkinan pecurian, Anda dari awal harus menjelaskan prosedur pemeriksaan barang ketika pembantu datang dan pulang. Jika Anda menjelaskan bahwa pemeriksaan adalah aturan yang berlaku untuk semua orang yang bekerja di rumah, Anda akan lebih nyaman dari rasa bersalah karena curiga terhadap pembantu.
Rincian Tugas Pembantu
Dari awal harus jelas cakupan kerja dari pembantu. Tanyakan juga secara langsung, tugas yang mau dilakukan oleh pembantu dengan gaji yang ditawarkan. Jangan berpikir pembantu adalah orang yang mau dan harus mengerjakan apa saja bahkan di luar rincian tugasnya secara sukarela.
Rincian Waktu Kerja
Mulailah bersikap menerapkan aturan waktu kerja yang professional kepada pembantu di rumah. Harus dijelaskan kapan waktu kerja dan waktu istirahat pembantu setiap harinya. Hormati jam kerja pembantu, bahkan ketika Anda memerlukan dia di luar waktu kerjanya. Sepakati juga apakah Anda akan memberikan waktu libur dalam seminggu atau sebulan.
Berikan Bonus di Luar Gaji yang Disepakati
Hadiah atau bonus akan memberikan efek psikologis luar biasa terhadap pembantu yang berpengaruh terhadap loyalitasnya. Namun, Anda jangan berharap terlalu banyak, nikmati saja bonus yang Anda berikan sebagai kebahagiaan karena memberi tanpa pamrih.
Itulah beberapa poin yang penting untuk Anda lakukan, ketika akan mencari atau telah mendapat pembantu rumah. Semoga Anda mendapatkan pembantu yang loyal, dengan berlaku profesional.






