logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Ilmu Sejarah

Pemimpin Agama Hindu - Pemeran Utama dalam Sistem Kepercayaan Hindu


Ilustrasi pemimpin agama hindu

Hindu merupakan salah satu sistem kepercayaan yang terdapat di Indonesia. Pemimpin agama Hindu tentunya menjadi pemimpin dalam setiap ritual ibadah yang dilakukan oleh umat Hindu. Bukan hanya itu, pemimpin agama Hindu juga menjadi tokoh panutan oleh umat Hindu itu sendiri.

Bali adalah salah satu daerah yang hingga sekarang masih terasa kental adat budayanya. Jika tidak percaya, setiap perayaan keagamaan, Anda dapat melihat umat Hindu menjalankan ritual agama dipimpin oleh seorang pemimpin agama Hindu. Di sini kita tidak hanya melihat sebuah ritual keagamaan, tapi bagaimana sebuah tradisi budaya menjadi bagiannya.

Umat Hindu, terutama yang berasal dari Bali sangat bangga mengenakan pakaian adat mereka. Bahkan di sekolah atau tempat umum, beberapa umat Hindu yang telah melakukan ritual agama masih memakai tanda di dahi mereka dan rambut mereka dihiasi dengan bunga melati. Itu jugalah yang dilakukan oleh pemimpin agama Hindu.

Mayoritas pemeluk agama Hindu terdapat di Pulau Dewata, Bali. Sistem kepercayaan Hindu pun pada akhirnya berjalan beriringan dengan kebudayaan Bali. Masyarakat dengan sistem kepercayaan Hindu mengenal beberapa tingkatan kasta. Kasta-kasta tersebut tentu saja dibawa dan diajarkan oleh para pemimpin agama Hindu terdahulu. Berikut ini adalah tingkatan kasta dalam agama Hindu tersebut.

Pemimpin Agama Hindu - Kasta dalam Agama Hindu

Umat Hindu Bali mengenal empat tingkatan kasta.

Brahmana

Kaum brahmana merupakan golongan cendekiawan yang memiliki ilmu pengetahuan, baik yang sifatnya umum, adat istiadat hingga keagamaan. Kaum brahmana berasal dari kaum pendeta, agamawan, atau brahmin. Mereka menguasai berbagai ilmu pengetahuan, sehingga menjadi orang pintar yang selalu dimintai pendapat ataupun menjadi sumber ilmu pengetahuan. Mereka mampu mengendalikan pikiran dan perilaku, menulis dan berbicara yang benar, baik, indah, menyejukkan dan menyenangkan. Tokoh pemimpin agama Hindu berasal dari kelompok kasta Brahmana.

Ksatria

Pemimpin agama Hindu juga mengenalkan kaum ksatria. Kaum ksatria ini berasal dari keturunan raja dan bangsawan yang menekuni pemerintahan dan administrasi Negara. Umumnya, kaum ksatria ahli dalam bidang militer dan bela diri. Mereka memiliki kewajiban untuk melindungi golongan Sudra, Waisya, dan Brahmana. Jika melakukan kewajibannya dengan baik, maka secara tidak langsung kaum ksatria akan mendapat balasan dari ketiga kasta itu.

Waisya

Kaum waisya berasal dari petani, pedagang, nelayan dan profesi lain di bidang perniagaan. Mereka berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan pokok/primer golongan Sudra, Ksatria dan, Brahmana. Berdasarkan tingkatan, kaum waisya ini memang tergolong rendah, namun sepertinya sudah merupakan sebuah kewajiban bagi para pemimpin agama Hindu untuk tidak merendahkan, karena bagaimanapun mereka juga sama-sama makhluk ciptaan Tuhan.

Sudra

Sama dengan kaum waisya, kaum sudra juga memiliki kedudukan yang rendah, bahkan lebih rendah daripada waisya. Kewajiban yang dimiliki oleh pemimpin agama Hindu juga tetap memperlakukan mereka dari kaum sudra ini dengan baik.

Kaum sudra merupakan para pelayan yang membantu golongan Brahmana, Ksatria, dan Waisya dalam kehidupan mereka. Dalam Filsafat Hindu disebutkan bahwa tanpa adanya golongan sudra ini, kewajiban ketiga kasta tidak bisa terwujud. Jadi, walaupun kasta ini dalam kehidupan sosial dianggap paling rendah, namun mereka sangat berjasa dalam kelangsungan hidup ketiga kasta. Dalam hal ini ketiga kasta saling membutuhkan dan berkesinambungan.

Kasta merupakan budaya hindu Bali yang menjadi salah satu identitas budaya di Bali. Sehingga, sistem kasta ini menjadi warna tersendiri dalam budaya Indonesia. Maka, tidak salah jika sistem kasta masih dapat kita jumpai di daerah Bali. Pemimpin agama Hindu dan umat agama Hindu berkewajiban untuk tetap menjaga sistem kasta ini.

Pemimpin Agama Hindu - Pedande

Pedande adalah pemimpin agama Hindu dalam setiap upacara atau ritual keagamaan di Bali. Dalam adat budaya Bali, seorang pedande berasal dari kaum brahmana. Karena pedande dianggap memiliki ilmu yang lebih tinggi dibandingkan dengan kasta yang lain serta status brahmana diperoleh dengan menekuni ajaran agama, hingga layak dan diakui sebagai seorang pemimpin agama Hindu.

Seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa pemimpin agama Hindu bertugas untuk menjaga keberlangsungan agama Hindu itu sendiri. Caranya tentu saja melalui berbagai ritual. Pemimpin agama Hindu juga seolah memiliki aturan main yang tidak tertulis tentang kewajibannya mengetahui serta memahami berbagai aturan dan ajaran dalam agama Hindu.

Pemimpin Agama Hindu - Masuknya Hindu ke Indonesia

Agama Hindu sendiri dalam sejarahnya berasal dari India. Berdasarkan penelitian para ahli terhadap kitab-kitab Weda, diperkirakan bahwa agama Hindu telah tumbuh dan berkembang sekitar 6000 tahun SM. Nenek moyang Bangsa India berasal dari Bangsa Arya dan Bangsa Dravida.

Kedatangan Bangsa Arya menyebabkan terjadinya peperangan kedua bangsa tersebut, dan dimenangkan oleh Bangsa Arya. Akhirnya Bangsa Arya mendiami daerah Punjab dan Doab. Di kedua daerah itu mereka membangun peradabannya hingga akhirnya menerima wahyu Weda.

Penerima wahyu Weda disebut Maha Resi. Wahyu diterima melalui pendengaran, karena itu wahyu Weda disebut Sruti (sru = pendengaran). Proses waktu turunnya wahyu-wahyu Weda ini disebut sebagai zaman Weda, yang kemudian tersebar ke berbagai penjuru dunia.

Di Indonesia, agama Hindu masuk pada awal Tarikh Masehi. Ajaran ini dibawa oleh para Musafir dari India, yang disebut Batara Guru dan Musafir Budha Pahyien dari Tiongkok. Bukti-bukti penyebaran ajaran mereka di Nusantara dapat dilihat dari sisa-sisa kerajaan Hindu. Kedua tokoh tersebut bisa dikatakan menjadi pemimpin agama Hindu pertama di Indonesia.

Di antaranya Kerajaan Tarumanegara di Jawa Barat, Kerajaan Kutai di Kalimantan Timur, Kerajaan Singosari dan Majapahit di Jawa Timur, Kerajaan Watu Renggong dan Udayana di Bali, serta masih banyak lain yang tersebar di beberapa pulau Nusantara. Kerajaan-kerajaan tersebut melahirkan banyak pemimpin agama Hindu yang bertugas untuk menyebarkan ajarana agama Hindu ke seluruh pelosok Indonesia.

Raja-raja Hindu atau pemimpin agama Hindu ini sangat besar pengaruhnya tidak hanya dalam perkembangan agama, tapi juga dalam seni, budaya dan kesusastraan di zaman itu. Hal ini dapat dilihat pada beberapa bangunan di Jawa seperti Candi Prambanan, Candi Penataran, Pura-pura di Bali dan Lombok, Yupa-yupa di Kalimantan dan beberapa arca yang ditemukan di hampir seluruh Nusantara.

Sayangnya, perkembangan Agama Hindu baru mendapatkan perhatian pada abad ke-8 dari pendeta-pendeta Hindu sekaligus pemimpin agama Hindu itu sendiri. Adapun Empu Markendava adalah pemimpin ekspedisi pertama penyebaran agama Hindu di Bali dan membawa pengikut sebanyak 400 orang. Sayang, ekspedisi ini gagal.
Kesuksesan didapatkan pada ekspedisi kedua, dengan pengikut 2000 orang, di mana hutan pertama yang dibuka adalah Taro di wilayah Payangan Gianjar. Di sana didirikanlah sebuah pura yang diberi nama Pura Murwa. Dari sinilah Empu Markandeya mulai mengembangkan ajaran Hindu.

Hingga sekarang, Agama Hindu tidak hanya menjadi salah satu agama yang diakui di Indonesia, namun kebudayaan Hindu yang diadaptasi oleh masyarakat Bali menjadi salah satu budaya bangsa yang diakui hingga di seluruh dunia. Pemimpin agama Hindu pun tetap memegang perannya sebagai pemuka agama ini.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Peta Plato Menuju Kerajaan Atlantis
  • Contoh Makalah Sejarah
  • Menelusuri Sejarah Tentang Kerajaan Demak
  • Menilik Sejarah Melalui Prasasti Mataram Kuno
  • Masa Pemerintahan Orde Lama
  • Menelusuri Sejarah Candi Borobudur Lengkap
  • Cara Mudah Menulis Makalah Sejarah
  • Kerajaan Demak - Pusat Penyebaran Agama Islam di Tanah Jawa
  • Berbagai Pendapat tentang Firaun Zaman Nabi Musa
  • Mengenang Pahlawan Indonesia Bermental Baja - ANNEAHIRA.COM
  • Kerajaan Kutai Martadipura
  • Sejarah dan Bukti Peninggalan Kerajaan Tarumanegara
  • Menelusuri Sumber Sejarah Kerajaan Majapahit
  • Menelusuri Sejarah Pergerakan Nasional
  • NU: Sejarah dan Kiprah Politik Nahdlatul Ulama
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA