Bukti-Bukti Penampakan Makhluk Luar Angkasa
Berita mengenai penampakan makhluk luar angkasa bukanlah hal yang aneh. Berdasarkan catatan para peniliti, terdapat banyak sekali penampakan mahluk luar angkasa di bumi. Banyak yang masih meragukan kebenarannya. Menariknya, bukan hanya satu atau dua orang yang pernah melihat penampakan tersebut. Ada ribuan orang dari seluruh dunia yang mengaku pernah melihat makhluk misterius itu.
Penelitian Jejak Makhluk Luar Angkasa
Frader, seorang matematikawan asal Rusia, pernah mengatakan bahwa makhluk luar angkasa memang pernah datang ke bumi. Mereka juga meninggalkan informasi dan penanggalan mereka untuk peradaban manusia. Frader meyakinkan dirinya bahwa temuannya itu bukan kebetulan, melainkan berdasarkan penelitian yang dia lakukan selama bertahun-tahun.
Frader mengatakan kalau mahluk luar angkasa itu memutuskan untuk meninggalkan penanggalan mereka di bumi. Misalnya, ketika Firaun Mesir Kuno mewarisi tahta kerajaan. Biasanya, ia mengucapkan sumpah janji bahwa mereka tidak akan mengubah sedikit pun terhadap perundang-undangan.
Sebenarnya, agak sulit bagi kita untuk melacak jejak makhluk luar angkasa. Bumi kita saja sangat luas, dua per tiga bumi merupakan samudera, kutub selatan dan utara diselimuti salju tebal, dan wilayah lainnya terdapat hutan serta padang pasir yang luas. Ada ilmuwan yang berpendapat jika makhluk luar angkasa itu pernah berkunjung ke bumi, tentu mereka akan mempertimbangkan informasi apa yang ada di sana sehingga dapat tersimpan setelah ribuan tahun.
Bukti-Bukti Keberadaan Makhluk Luar Angkasa
1. Luasnya Alam Semesta
Alam semesta yang sangat luas ini belum sanggup terjamah manusia seluruhnya. Bumi kita tidak lebih dari sebutir debu angkasa di alam semesta yang teramat luas. Tuhan telah menciptakan begitu banyak galaksi dan planet. Tentunya alam semesta yang luas ini dihuni oleh beragam mahluk hidup, bukan hanya manusia di bumi. Terlalu bodoh jika kita menganggap bahwa hanya kita yang hidup di dalam wujud luasnya alam semesta ini.
Nazwar Syamsu, penulis dari Sumatera Barat di era 80-an, mengatakan bahwa banyaknya laporan manusia di bumi terhadap penampakan UFO atau piring terbang itu harus menjadi alasan positif yang menguatkan adanya kehidupan manusia bermasyarakat di planet lain seperti halnya yang ada di planet bumi.
2. Misteri Matriks Sofia
Matriks Sofia terdapat di Ukraina. Matriks ini merupakan penanggalan permanen yang digunakan untuk memecahkan masalah waktu dalam periode apapun dengan mudah. Para ilmuwan menjadikan matriks penanggalan ini sebagai titik awal penelitian kode zaman kuno. Matriks dijadikan alat bukti peninggalan ilmu pengetahuan yang ditinggalkan makhluk luar angkasa di bumi.
3. Penemuan Gen Manusia Aneh
Beberapa ilmuwan Prancis memperoleh simpulan yang sangat mengejutkan dunia setelah meneliti susunan gen DNA manusia di berbagai tempat seluruh dunia. Simpulan tersebut mengatakan bahwa kurang lebih pada seribu tahun silam, suatu makhluk hidup pernah merombak gen manusia sekaligus menanamkan sebuah “informasi gen” penting di dalamnya. Dengan demikian, intelegensi manusia bisa meningkat luar biasa.
4. Hujan Merah di India
Hujan merah terjadi di sebelah selatan India pada Juli 2001. Setelah hujan berhenti, banyak orang yang menemukan benda-benda misterius. Para ilmuwan menyatakan kalau titik hujan merah cemerlang itu besar kemungkinan mengandung jejak kehidupan makhluk luar angkasa.
Beberapa ilmuwan, seperti Gofrey dan Wickeramsinghe, dari Universitas Gandhi mengadakan penelitian terkait temuan aneh saat hujan merah terjadi. Mereka menuturkan bahwa bersamaan hujan itu terdapat cairan-cairan merah yang secara biologis mengandung suatu partikel hidup warna merah mirip dengan sela.
Menurut mereka, partikel-partikel merah itu seperti suatu kehidupan yang berasal dari angkasa luar. Setidaknya, terdapat lima ton partikel demikian yang mengumpulkan karbon dan gas yang kemudian membentuk titik hujan berwarna merah cemerlang hingga jatuh ke bumi.






