logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Psikologi    Psikologi

Penampakan Malaikat - Siapa yang Bisa Melihatnya?


Ilustrasi penampakan malaikat

Heboh berita adanya penampakan malaikat di Citos, pusat perbelanjaan Cilandak Town Square, pastilah hanya sebuah permainan dan berita bohong semata. Selain hal tersebut adalah sesuatu yang tidak mungkin, buktinya adalah adanya pengakuan dari salah seorang staf Event Exhibition Citos yang mengakui kalau video penampakan malaikat itu merupakan bagian dari sebuah program.

Tahun 2010 ada kehebohan juga ketika ada video yang beredar kalau ada malaikat dengan sayapnya terbang mendekati Ka'bah. Berita penampakan malaikat ini pun dipastikan bohong. Zaman sekarang, siapa pun yang mengaku melihat penampakan malaikat, pasti bohong!

Saat ini, siapa pun yang mengaku melihat penampakan malaikat, dipastikan kalau dia berbohong. Malaikat itu terbuat dari cahaya yang tidak mungkin bisa dilihat oleh manusia biasa. Hanya manusia pilihan seperti Rasulullah, para nabi dan Maryam ibunda Nabi Isa yang dipilih oleh Allah Swt yang diperkenankan melihat penampakan malaikat secara langsung. Manusia biasa yang berlumur noda dan dosa tidak ada yang bisa melihat penampakan malaikat kecuali ketika napasnya sudah di kerongkongan.

Meskipun malaikat tidak bisa terlihat oleh manusia, umat Islam wajib percaya kalau malaikat itu ada. Percaya pada adanya malaikat ini merupakan salah satu rukun iman yang harus diyakini. Tanpa mempercayai adanya malaikat, maka gugurlah keislaman orang tersebut. Memang sulit untuk percaya tanpa pernah melihat. Tapi Allah Swt telah menurunkan wahyu-Nya dan Rasulullah-pun meyakinkan umatnya melalui lisannya bahwa malaikat itu ada.

Seumur hidupnya, laki-laki tak tersentuh dosa itu pernah melihat Jibril dalam bentuk aslinya sebanyak dua kali. Rasulullah yang bergelar 'Al Amin' atau yang bisa dipercaya itu mengatakan kalau penampakan malaikat tersebut membuatnya menggigil. Jibril digambarkan mempunyai 600 sayap dengan bentuk rupa yang tidak pernah tua dan tidak pernah muda.

Malaikat tercipta dari cahaya dan tidak akan pernah bisa terlihat oleh manusia biasa. Malaikat tidak pernah mengalami perubahan mulai dari penciptaannya hingga akhir hayatnya nanti. Malaikat memang bersayap dan masing-masing malaikat mempunyai jumlah sayap yang berbeda. Malaikat itu adalah mahluk Allah Swt yang paling taat. Namun begitu, ternyata Allah Swt lebih menyenangi ibadah manusia dan jin.

Kedua makhluk-Nya yang sering membangkang ini dilengkapi dengan nafsu. Sehingga ibadah yang dilakukan oleh manusia dan jin itu tentunya atas keinginan manusia dan jin itu sendiri. Mereka diberi hak untuk memilih. Allah Swt sesungguhnya tidak pernah diuntungkan oleh ibadah yang dilakukan oleh manusia dan jin. Allah Swt tetap akan ada walaupun tanpa seorang pun yang menyembah kepada-Nya.

Pengakuan Para Pendusta atas Penampakan Malaikat

Pengakuan Lia Eden yang melihat penampakan malaikat Jibril dan memberikan wahyu kepadanya adalah sebuah kebohongan nyata yang wajib tidak dipercayai. Kalau ada yang percaya dengan perkataan Lia Eden, orang tersebut sama dengan telah menyekutukan Allah Swt dan dosanya tak berampun.

Allah Swt sangat pencemburu. Tiada satu pun umatnya yang boleh menyekutukan-Nya. Berhati-hatilah ketika ada yang mengaku bisa melihat malaikat dan penampakan malaikat di mana pun dan kapan pun, semua itu pastilah berita bohong.

Kalaupun orang yang mengaku melihat penampakan malaikat tersebut terlihat sangat yakin, ada kemungkinan apa yang dilihatnya sebagai penampakan malaikat, tidak lain mungkin adalah penampakan jin yang ingin menggoda manusia.

Harus digarisbawahi bahwa hanya jin yang nakal dan berjiwa kriminallah yang senang menampakan diri. Jin yang baik tidak akan menggoda manusia dan tidak akan menampakan dirinya. Jadi tetap saja penampakan apa pun itu tidak boleh dipercaya. Hanya orang-orang lemah hati dan 'berteman' dengan jinlah yang bisa melihat penampakan jin yang mungkin saja mengaku sebagai malaikat.

Para nabi palsu biasanya mengaku didatangi oleh Jibril. Dengan yakin mereka bercerita bahwa mereka melihat penampakan malaikat tersebut dengan sadar. Mereka seolah menjadi orang suci dan harus disucikan. Memang benar bahwa orang alim dan berilmu itu akan ditinggikan derajatnya dari orang-orang yang tidak berilmu.

Tetapi bukan berarti orang berilmu tersebut lalu dengan leluasanya mengaku dapat melihat penampakan malaikat dan mengaku sebagai nabi. Yakinlah bahwa setelah Rasulullah wafat, Allah Swt tidak menurunkan nabi atau rasul lain.

Ragam Penyesatan Umat dengan Dalih Penampakan Malaikat

Semakin banyak informasi yang masuk ke otak manusia zaman modern ini terkadang bukannya membuat mereka semakin cerdas. Informasi-informasi tersebut bisa saja membuat mereka semakin tumpul dalam berpikir dan tidak mempunyai landasan berpikir yang jelas.

Kalau ada yang sedikit-sedikit mengaitkan suatu teori dengan hadist, lalu dikatakan sok alim. Padahal landasan berpikir dengan referensi Al-Quran dan hadis tersebut akan membuat orang tidak tersesat. Sudah barang tentu bahwa hadis yang digunakan adalah hadis shahih. Begitupun dengan fenomena berita yang berkaitan dengan penampakan malaikat.

Dengan 'iming-iming' bahwa hanya orang yang berhati bersihlah yang bisa melihat penampakan malaikat, berbondong-bondonglah orang memberikan kesaksian bahwa mereka telah melihat penampakan malaikat tersebut. Kalau mereka mengatakan tidak melihat penampakan malaikat tersebut, mereka takut dikatakan tidak berhati bersih.

Padahal jelaslah bahwa para nabi saja kadang tidak tahu kalau makhluk berwujud laki-laki yang mendatanginya adalah jelmaan malaikat kalau tidak diberitahu. Bagaimana dengan manusia zaman sekarang yang barangkali saja tidak ada yang tidak terpeciki oleh dosa dan noda.

Janganlah mudah terbawa arus dan takut kalau dianggap tidak mengikuti zaman. Ketika ilmu sebagai landasan berpikir itu sudah dikuasai, apa pun kata orang ketika perkataan itu tidak sesuai dengan prinsip yang sesuai dengan landasan berpikir yang tepat, jangan diikuti.

Belajarlah sebanyak mungkin dan jangan mengekor orang kebanyakan kalau apa yang mereka kerjakan tidak ada dasarnya. Misalnya, saat orang-orang ramai membicarakan tentang anak-anak indigo yang bisa melihat penampakan jin maupun penampakan malaikat, janganlah ikut latah dan meminta anak-anak tak berdosa itu terus larut dalam 'dunia' yang tidak sepantasnya mereka masuki.

Ajaklah anak-anak tersebut menjadi anak-anak normal dengan mengatakan bahwa kalau mereka mau, mereka bisa menutup akses ke 'dunia lain' tersebut.

Bukanlah suatu hal yang patut dibanggakan ketika merasa bisa melihat penampakan malaikat karena sesungguhnya yang dilihat itu kemungkinan adalah jin yang berhati iblis yang hanya akan menyesatkan manusia. Yakinlah bahwa sebenarnya jin itu takut dengan manusia.

Tapi karena manusia merasa takut dengan jin, akhirnya jin seperti menyedot kekuatan batin manusia dan beralih menjadi budak jin. Percayalah bahwa godaan jin dan setan itu lemah kalau manusia berpegang teguh dengan tali keimanan yang telah ditetapkan oleh Allah Swt.

Saat ada yang beraksi dengan adegan penangkapan jin dan mengatakan juga bisa melihat jin dan berkelahi dengan jin, itu pun hanyalah dusta. Kalaupun ada yang kesurupan, itulah tanda bahwa jiwa orang yang kesurupan itu lemah. Kekuatan jiwa hanya bisa diraih dengan semakin mendekatkan diri kepada Allah Swt.

Cara mendekatkan diri kepada Allah Swt itu harus dengan belajar. Belajar pun tidak boleh sendiri. Belajar itu harus ada guru. Guru yang baik dan alim yang paham agama secara menyeluruh. Guru yang tidak mengatakan kalau dia bisa melihat penampakan malaikat. Guru yang baik adalah guru yang terus belajar sambil mengajarkan apa yang dia ketahui.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • SMS Lucu Banget - Obat Mujarab untuk yang Galau
  • Membuat Game Psikologi yang Keren
  • Membangun Kecerdasan Emosional
  • Orang Gila - Memahami Psikopat dan Skizofrenia
  • Mengenal Psikotes Kepribadian
  • Menulis Renungan Harian dan Kumpulan Renungan Harian
  • Bunuh Diri - Antara Budaya dan Kerapuhan Diri
  • Rahasia dan Cara Jadi Sukses
  • Teroris: Fenomena Kejahatan Akhir Zaman
  • Forum Wanita, Tak Sekadar Bergosip
  • Manusia Munafik Ada di Sekitar Kita
  • Ramalan Golongan Darah - Melihat Kepribadian Seseorang
  • Memahami Pengertian Perilaku Manusia
  • Mengikis Stereotip Negatif Perempuan Manado
  • Daftar Kekayaan - Target Bahagia atau Derita?
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA