Pencegahan Flu Burung

Penularan virus flu burung ini bisa melalui udara ataupun kontak melalui makanan, minuman, dan sentuhan. Gejala flu burung dapat dibedakan pada unggas dan manusia. Gejala pada unggas seperti jengger berwarna biru, borok dikaki, dan kematian mendadak. Sedangkan gejala pada manusia, demam tinggi, batuk dan nyeri tenggorokan, radang saluran pernapasan atas, pneumonia, infeksi mata, dan nyeri otot.
Virus ini akan mati jika berada dalam suhu yang cukup tinggi. Oleh karena itu daging dan telur unggas atau burung yang akan dikonsumsi haruslah dimasak sampai matang. Namun, bila pada suhu yang dingin, virus ini dapat bertahan hidup.
Oleh karena itu, apabila telah menyentuh bahan makanan yang berasal dari burung dan unggas, ada baiknya sebelum dan sesudah memasak segeralah mencuci tangan. Selain itu juga burung atau unggas yang berada disekitar tempat yang diduga telah terjangkit flu burung harus dimusnahkan dan dicegah penyebarannya.






