Tragedi Pencemaran Pantai

Pencemaran pantai adalah sesesuatu hal yang membuat pantai menjadi rusak, kotor, airnya berubah dari yang lebih bening menjadi hitam atau warna gelap atau tidak bening lagi.
Pencemaran pantai sering terjadi di Indonesia yang memiliki banyak sekali pantai di seluruh Indonesia, dari Sabang sampai Merauke. Pantai sebagai salah satu objek wisata alam yang harus kita pelihara, namun kenyataannya masih tercemar oleh aktivitas manusia.
Pencemaran pantai ini terjadi lagi-lagi akibat ulah manusia. Tangan-tangan manusia yang tidak sadar atau tidak memiliki ilmu tentang penting dan manfaatnya sebuah kebersihan pada pantai, di mana mereka di sana dapat bersuka ria, rekreasi saat liburan, bermain dan merenung.
Beberapa hal yang mambuat pantai tercemar:
- Banyak sampah di pantai
Sampah-sampah di pantai itu seperti sampah plastik, bungkus makanan lainnya, botol minuman, kotak minum dari tetra pack, dan sebagainya. Itu semua berasal dari warga pengguna pantai yang membuang sampah sembarangan. - Mencari ikan di pantai dengan bahan peledak
Ikan-ikan di pantai bagi orang-orang yang rakus dan tidak sabar untuk mendapatkan ikan yang langsung banyak biasanya menggunakan bahan peledak untuk menangkap ikan.
Pencemaran pantai dapat terjadi bila hal demikian terjadi, karena ombak pantai akan mengandung sisa-sisa bahan peledak yang menempal di kaki. Bukankah banhan peledak termasuk bahan kimia dan fisika. - Limbah pupuk pertanian yang mengalir ke laut
Masyarakat yang mata pencahariannya sebagai petani sering merawat tanamannya dengna menggunakan pupuk. Hal ini tidak salah. Namun, hal ini ternyata bermasalah untuk pantai.
Pantai akan tercemar dan berubah warnanya bila limbah pupuk dari sawah atau ladang ini yang memang berahirnya ke pantai. Nah, inilah hal yang perlu diperhatikan pemerintah, bagaimana agar para petani tetap menggunakan pupuk untuk sawah atau ladangnya, namun tidak mencemari pantai dan laut?! - Pencemaran bakteri E Coli
Ternyata pencemaran bakteri E Coli pada pantai sudah terjadi baik tingkat ringan maupun sedang, contohnya di Pantai Kuta Bali. Pencemar pantai ini juga tentu saja di hasilkan oleh ulah manusia lagi. Ada yang disebabkan oleh perembesan kotoran manusia dari septic tank, dan sebagainya. Namun, hal ini bisa dijadikan skripsi. Bagaimana cara mengatasinya.






