logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Artikel Umum Islam    Pendidikan Islam

Bagaimana Sistem Pendidikan Islam yang Ideal?

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Sistem pendidikan Islam merupakan sebuah sistem pendidikan yang didasarkan atas nilai-nilai al-Quran dan sunah nabi. Acuannya adalah ajaran asketis Islam yang menuntut untuk dijalankan oleh setiap siswa yang ada dalam lingkungan sekolah Islam. Sekolah berbasis pendidikan Islam akan memandukan anak didiknya pada penerapan nilai-nilai moral, etika, dan sopan santun.

Berbeda dengan sekolah formal biasa yang anak didiknya lebih diarahkan untuk hanya berprestasi secara akademis saja, dan cenderung mengabaikan ajaran-ajaran spiritual-ukhrowi. Sekolah yang menggunakan sistem pendidikan Islam lebih komprehensif dalam pengajaran, yakni para muridnya selain dituntut untuk menguasai ilmu-ilmu keduniawian, juga penguasaan aspek-aspek spiritual-moralitas tadi.

Makanya, secara kualitas dalam hal penguasaan tiga kecerdasan sekaligus: kecerdasan intelektual, emosional dan spiritual nampaknya sekolah Islam bisa lebih unggul.

Bagaimana Kepribadian dan Perilaku Murid?

Apa yang membedakan sekolah umum dengan sekolah yang menerapkan pendidikan Islam? Tentu ada perbedaannya, terutama dalam penekanan tata-cara yang normatif sebagaimana perintah dalam Islam:

  • Sebelum pelajaran dimulai, para murid dituntut harus sudah bersih hati dan berniat ikhlas untuk menuntut ilmu. Niat yang ikhlas sangat penting dalam proses belajar mengajar karena bukan hanya berpengaruh pada penguasan materi semata, lebih dari itu, para murid dapat “menjiwai” materi yang diajarkan sehingga susah untuk lupa.

  • Satu-satunya tujuan belajar, yakni mendekatkan diri kepada Allah Swt. sebagai Tuhan seluruh manusia.

  • Sudah sepantasnya para murid menghormati guru dan memuliakannya mengingat jasa-jasanya yang tiada terkira dalam membentuk kepribadian anak didik setelah orang tuanya sendiri.

    Sampai-sampai ada peribahasa yang menyatakan “Guru kencing berdiri, murid kencing berlari”. Apa maksud? Begitu sentralnya peran guru dalam mendidik para siswa bukan hanya dengan tindakan sehingga apapun yang dikata dan dilakukan seorang guru niscaya akan diikuti dan dipedomani oleh muridnya.

  • Bersungguh-sungguh dalam belajarnya sehingga berbagai pengetahuan akan dengan mudahnya diserap oleh para murid.

  • Terintegrasinya jiwa yang saling menyayangi dan mengasihi diantara guru dan murid.

  • Bertekad untuk belajar sampai ajal menjemputnya, dan yang terpenting tak pernah meremehkan dan bersikap abai kepada salah satu cabang ilmu apapun, karena sesungguhnya semua ilmu ada faedahnya.

Bagaimana dengan Sifat Gurunya?

Guru adalah sosok yang berperan besar dalam membentuk kepribadian para murid setelah kedua orang tuanya. Jika di rumah ada orang tua yang berperan dalam membimbing dan menjaganya. Di sekolah, segala pendidikan yang menyangkut dengan anak didik menjadi tanggungjawab seorang guru.

Nah, guru di setiap sekolah berbasis sistem pendidikan Islam paling tidak memiliki beberapa syarat:

  • Berlaku arif dan zuhud, dalam artian bahwa mereka datang ke sekolah tidak semata karena alasan materi. Berkenaan dengan itu, kewajiban pemerintahlah untuk memberikan gaji yang layak dan fasilitas yang memadai untuk menyejahterakan kehidupan guru.

  • Bersih jiwa dan raga. Seorang guru harus senantiasa selalu bersih luar dan dalamnya, tak hanya bersih secara kasat mata, namun juga bersih dari perbuatan maksiat, dosa, dan sifat-sifat tercela lainnya.

  • Bersifat pemaaf dan rendah hati. Sikap ini penting ditanamkan pada tiap-tiap guru mengingat watak dan karakter masing-masing anak didik tidaklah sama. Ada yang nakal, sebaliknya banyak juga yang baik dan sabar.

  • Setiap guru harus mengetahui masing-masing watak dan karakter dari setiap muridnya. Hal ini penting dilakukan mengingat tiap-tiap anak berbeda dalam cara belajar dan bergaul dengan lingkungan sosialnya.

  • Senantiasa bersedia dalam memberikan nasihat-nasihat kehidupan bagi setiap anak didiknya.

Itulah beberapa keunggulan yang dimiliki sistem pendidikan Islam yang tentunya bukan hanya menekankan pembelajaran pada aspek intelektual saja, juga aspek spiritual dan emosional yang sama-sama diajarkan di sana.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Murtad - Bukan Pilihan dalam Islam
  • Sejarah Islam di Malaysia
  • Sejarah Perkembangan Teknologi Islam
  • Pengertian Bidah: yang Terlarang & yang Dianjurkan
  • Mengoleksi Kitab Klasik Islam
  • Tafsir Kisah Adam: Bukti Kebesaran Allah
  • Aborsi Menurut Islam
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA