logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Ilmu Biologi

Penelitian Biologi Sederhana untuk Anak Usia 7 - 12 Tahun


Ilustrasi penelitian biologi

Penelitian adalah cara mudah memberikan pemahaman bagi peserta didik. Dengan learning by doing melalui berbagai penelitan, diharapkan peserta didik memahami lebih banyak dibandingkan saat mendapatkan informasi melalui kegiatan pembelajaran teacher-centered di dalam kelas. Penelitian bisa dilakukan dalam berbagai disiplin ilmu, terutama ilmu pasti. Penelitian biologi, fisika, kimia, atau penelitian-penelitian sosial bisa saja dipraktikkan. Artikel ini secara khusus membahas berbagai penelitian sederhana di bidang biologi.

Berikut ini akan diberikan beberapa contoh penelitian biologi untuk anak. Penelitian biologi ini pada dasarnya dilakukan untuk membuat anak-anak mengerti tentang berbagai hal di bidang biologi. Penelitian ini sangat cocok bagi anak-anak usia 7 - 12 tahun yang masih dalam tahap pengenalan terhadap diri dan lingkungan sekitar. Penelitian ini bisa dilakukan oleh para guru dalam lingkungan kelas mereka, ataupun dilakukan secara sederhana oleh para orangtua di rumah dengan anak-anak mereka.

Penelitian Biologi tentang Proses Pernapasan

Penelitian biologi sederhana ini mempunyai tujuan penting untuk anak-anak agar mereka mengetahui bahwa bernapas itu penting dan merupakan proses dalam hidup yang otomatis; mengamati dan mencatat data dalam proses pernapasan; memperagakan bagaimana udara masuk dan keluar dalam proses pernapasan di paru–paru; mengamati bagaimana pernapasan dapat berubah seiring dengan perubahan aktivitas yang berbeda pula; dan penggunaan perhitungan sebagai alat untuk mengumpulkan data.

1. Penelitian Mengumpulkan Napas

Pada penelitian sederhana ini, siswa akan mengumpulkan salah satu gas yang keluar dari napas yang kita embuskan. Peralatan penelitiannya sangat sederhana, hanya handuk basah dan sebuah cermin tangan (cermin berukuran kecil).

Langkah pelaksanaan penelitian ini juga sangat sederhana. Caranya, gunakan handuk basah untuk membersihkan dan mengeringkan cermin. Pegang cermin mendekati mulut, tetapi tidak menyentuhnya. Embuskan dua atau tiga napas ke hadapan cermin tersebut. Periksa apa yang terjadi pada permukaan cermin. Beberapa pertanyaan yang bisa dimunculkan dalam aktivitas penelitian ini adalah: Apa yang terjadi pada cermin? Dan mengapa cermin bisa seperti itu?

2. Penelitian Mendengar dan Menghitung Embusan Napas

Aktivitas penelitian ini cukup menarik karena melibatkan kerja sama kelompok yang terdiri dari dua orang. Tujuan penelitian ini adalah agar siswa dapat mendengarkan napas teman serta menghitung embusan napas dalam satu menit. Peralatan yang diperlukan adalah jam (yang memiliki hitungan detik) atau stopwatch, kartu penanda napas, dan stetoskop (jika memungkinkan).

Untuk melaksanakan penelitian ini, pertama-tama gunakan stetoskop untuk mendengarkan secara jelas embusan napas teman. Tahan napas selama mungkin untuk menghitung seberapa lama setiap anak dapat menahan napas. Selanjutnya,  Tiap anak berpasangan; satu anak bernapas, anak yang lain menghitung dengan memegang jam atau stopwatch. Dalam keadaan tenang, anak yang bernapas duduk tenang (berbaring lebih efektif). Dalam 1 menit, secara serentak anak yang memegang alat penghitung menghitung berapa kali embusan napas teratur yang dilakukan pasangannya. Setelah selesai, lalu bertukar pasangan dan lakukan prosedur yang sama.

Sebelum memulai menghitung napas di percobaan 2, anak-anak yang bernapas berlari-lari di tempat atau melompat-lompat di tempat terlebih dahulu selama 60 detik. Bila telah selesai, ulangi aktivitas percobaan yang kedua. Jangan lupa untuk mencatat setiap perhitungan napas dalam setiap percobaan di kartu anak–anak yang telah disediakan.

Ada beberapa pertanyaan yang bisa diajukan selepas penelitian ini dilakukan, di antaranya adalah: Dalam kasus seperti apa kita bernapas lebih dari biasanya? Mengapa? Apakah menurutmu kita akan bernapas lebih cepat atau lebih lambat setelah berlari selama 10 menit? Mengapa kita tidak bisa menahan napas selama lebih dari 5 menit?

3. Penelitian Paru-Paru Buatan

Pada penelitian biologi yang satu ini, peserta didik akan membuat paru-paru buatan guna memahami prinsip dasar kerja paru-paru dalam menopang sistem pernapasan. Untuk melaksanakan penelitian ini, siapkan gunting atau cutter (karena menggunakan alat tajam, diperlukan perhatian lebih untuk mengawasi siswa menggunakan benda tajam); 1 atau 2 liter botol air mineral bekas; beberapa buah balon

Potong dan buang bagian bawah botol. Masukkan balon ke dalam botol dari mulut botol dengan ujungnya terlebih dahulu, renggangkan hingga dasar botol. Potong bagian atas balon.Lalu, masukkan botol tadi ke dalam balon dengan bagian bawahnya terlebih dahulu. Pegang botol tersebut. Dengan tangan lainnya, gerakkan permukaan balon di bagian bawah botol dengan cara menarik dan mendorongnya.

Pertanyaan yang bisa diajukan selepas percobaan ini dilakukan adalah: Apa yang terjadi pada balon? Mengapa balon tersebut mengembang dan mengempis? Bagian otot mana yang digunakan untuk melakukan pernapasan dan bagaimana hal tersebut dilakukan bila melihat dari percobaan tersebut?

Penelitian Biologi tentang Indra Perasa

Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan kepada siswa mengenai cara kerja lidah dan hidung sebagai indra perasa. Melalui penelitian ini, siswa akan memahami bagaimana ia bisa membeda-bedakan rasa berbagai jenis makanan. Untuk melakukan penelitian ini, cukup sediakan sepotong kecil kentang yang sudah dikupas dan sepotong kecil apel yang juga sudah dikupas. Pastikan keduanya dipotong dalam ukuran dan bentuk yang serupa agar siswa tidak bisa membedakan keduanya dari bentuk fisiknya.

Cara melakukan penelitian ini cukup mudah. Mintalah siswa untuk menutup mata dan hidungnya. Suapi ia sepotong apel dan sepotong kentang; masih dalam keadaan hidung ditutup. Kemudian minta ia menyebutkan mana yang kentang dan mana yang apel. Hal tersebut akan membingungkan anak. Setelah percobaan selesai, buka mata dan hidungnya lalu biarkan ia mengetahui mana apel dan mana kentang. Setelah percobaan sederhana ini selesai, diskusikan dengan siswa bagaimana indra penciuman (hidung) memengaruhi indra perasa (lidah).

Penelitian Biologi tentang Menyaring Air

Air adalah salah satu aspek lingkungan yang dipelajari dalam ilmu biologi. Ada banyak penelitian sederhana yang bisa dilakukan terkait air. Inilah salah satunya. Pada penelitian ini, siswa diberi gambaran keadaan di mana ia hanya dapat menggunakan air dari danau atau sungai untuk beraktivitas. Air tersebut bisa mengandung bakteri, virus, parasit, protozoa, atau jamur yang akan menyebabkan sakit perut. Solusi paling sederhana dari masalah tersebut adalah dengan merebus airnya hingga mendidih. Namun karena hal tersebut terlalu lazim, ajarkan mereka cara lain memurnikan air.

Penelitian ini sebaiknya dilakukan di pinggir danau atau sungai yang belum tercemar sampah anorganik. Siapkan botol minuman plastik yang bagian bawahnya sudah dipotong, rumput, arang, dan pasir. Setelah bagian bawah botol minuman plastik dipotong, hancurkan arang hingga bubuk lalu masukkan ke dalam botol. Padatkan lalu masukkan rumput dan pasir secukupnya. Urutannya (dari bagian bawah ke tutup botol) adalah arang dan pasir (berselang-seling) kemudian rumput.

Masukkan air ke dalam bagian bawah botol tersebut dan biarkan mengalir melalui saringan alami tersebut. Sediakan botol minuman lain untuk menampung air yang telah disaring. Atur jumlah rumput, arang, dan pasir sehingga siswa mampu mendapatkan air yang paling jernih. Meskipun terlihat jernih, hindari meminum air ini karena masih berpotensi mengandung kuman. Jika penelitian biologi ini sudah selesai, diskusikan mengenai komposisi saringan yang tepat untuk mendapatkan air yang benar-benar jernih.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Mikrobiologi Lingkungan Kurangi Pencemaran
  • Potensi Kekayaan Laut Indonesia
  • Sifat-Sifat Enzim
  • Manfaat Bawang Merah Bukan Sekadar Bumbu Masak
  • Spermatophyta: Tumbuhan Biji
  • Pencernaan Makanan Pada Manusia
  • Mengetahui Proses Pembentukan Trombosit
  • Mengenal Tanaman Kelapa Sawit
  • Mengenal Lebih Dekat Macam Bakteri
  • Memahami Bagian-bagian Rangka Manusia
  • Peredaran Darah pada Manusia
  • Bakteri Spiral di Sekitar Kita
  • Mengenal Anatomi Fisiologi Sistem Perkemihan
  • Perkembangan Dan Pertumbuhan Embrio Manusia
  • Mengenal Klasifikasi Mahluk Hidup
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA