logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Karya Ilmiah    Penulisan Karya Ilmiah

Penelitian Kualitatif Adalah Sebuah Metode Penelitian


Ilustrasi penelitian kualitatif adalah

Setiap penelitian mempunyai tujuan dan kepentingan tertentu. Secara umum tujuan penelitian ada tiga yaitu bersifat penemuan, pembuktian dan pengembangan. Melalui penelitian, manusia dapat menggunakan hasilnya. Metode penelitian kualitatif adalah salah satu jenis metode penelitian yang biasa digunakan dalam penelitian disiplin ilmu tertentu.

Metode Kualitatif, Metode Baru

Metode kualitatif dinamakan metode baru, karena metode ini belum banyak digunakan dan baru muncul dalam dunia penelitian. Metode ini juga disebut sebagai metode artistik, karena proses penelitian lebih bersifat seni atau kurang terpola, dan disebut sebagai metode interpretatif karena data dari hasil penelitian bersifat interpretasi terhadap data yang ditemukan di lapangan.

Metode penelitian kualitatif adalah metode yang digunakan untuk meneliti kondisi objek yang bersifat alamiah. Peneliti dalam penelitian kualitatif merupakan instrumen kunci, pengambilan sampel data dilakukan secara purposif, teknik pengumpulan data dilakukan secara triangulasi atau penggabungan, sedangkan analisis datanya bersifat induktif dan hasil penelitiannya lebih cenderung pada makna dari pada generalisasi. 

Penggunaan Metode Kualitatif

Metode penelitian kualitatif adalah metode yang dapat digunakan setelah penelitian kuantitatif dilakukan. Metode ini dapat menemukan makna dalam suatu objek masalah yang sedang diteliti. 

Metode penelitian kualitatif digunakan untuk mendapatkan data yang mendalam dan mengandung makna. Artinya, makna tersebut adalah data yang sebenarnya, data yang bersifat pasti dan memiliki nilai di balik data yang tampak. Oleh karena itu, dalam penelitian kualitatif lebih menekankan makna, sedangkan genaralisasi dalam penelitian kualitatif disebut dengan transferability.

Melalui penelitian kualitatif ini, peneliti bisa melakukan eksplorasi terhadap suatu objek. Untuk memahami makna di balik data yang tampak, metode penelitian kualitatif pun bisa digunakan. Metode ini dapat membantu peneliti dalam memahami objek yang kan diteliti.

Terkadang gejala sosial yang tampak sering tidak bisa dipahami berdasarkan apa yang diucapkan dan dilakukan oleh seseorang. Setiap ucapan dan tindakan seseorang tentunya memiliki makna. Bisa saja, menurut penelitian kuantitatif data tersebut valid, tetapi akan menjadi tanda tanya menurut penelitian kualitatif.

Dalam sebuah penelitian, teknik penelitian ini digunakan sesuai dengan kebutuhan penelitian tersebut. Berikut dijabarkan mengenai penggunaan penelitian kualitatif di dalam sebuah penelitian.

  • Bila masalah yang akan diteliti belum jelas atau bahkan masih gelap. Kondisi seperti ini cocok diteliti dengan kualitatif karena penelitian kualitatif langsung masuk ke objek dan peneliti akan melakukan eksplorasi terhadap objek tersebut sehingga masalah akan dapat ditemukan dengan jelas.
  • Memahami makna di balik data yang tampak. Setiap ucapan dan tindakan orang memiliki makna tertentu. Untuk mencari makna dari dari setiap perbuatan dibutuhkan data yang dikumpulkan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi.
  • Untuk memahami interaksi sosial yang kompleks serta untuk menemukan pola-pola hubungan yang jelas
  • Memahami perasaan orang lain yaitu dengan berperanserta merasakan apa yang dirasakan orang tersebut.
  • Untuk mengembangkan teori yaitu dengan membangun data-data yang diperoleh dari lapangan.
  • Untuk memastikan kebenaran data. Data sosial sering sulit dipastikan kebenarannya. Melalui teknik pengumpula data secara triangulasi/gabungan, maka kepastian data akan lebih terjamin. Selain itu, data yang diperoleh akan diuji kredibilitasnya, dan penelitian berakhir ketika data sudah mencapai titik jenuh sehingga kepastian data dapat diperoleh.
  • Meneliti sejarah perkembangan. Misalnya meneliti sejarah perkembangan kehidupan raja-raja di Erofpa dan contoh lainnya.

Jangka Waktu Penelitian

Pada umumnya, jangka waktu yang dibutuhkan untuk melakukan penelitian kualitatif cukup lama, karena penelitian kualitatif memiliki tujuan yang bersifat penemuan baik teori baru maupun analisisnya.

Penelitian kualitatif tidak hanya sekadar membuktikan hipotesis seperti dalam proses penelitian kuantitatif. Akan tetapi, penelitian kualitatif dapat dinyatakan selesai jika peneliti mempunyai kemampuan berpikir yang mendalam dan wawasan yang luas untuk mengurai masalah atau memahami makna. Sehingga proses penelitian tidak memerlukan waktu yang lama.

Untuk memastikan kebenaran data, metode penelitian kualitatif dapat menemukan apa yang akan dituju, sehingga kepastian data akan terjamin. Dengan demikian, data yang diperoleh dapat diuji kredibilitasnya, dan penelitian berakhir setelah data itu jenuh, maka kepastian data akan dapat diperoleh.

Di dalam penelitian kualitatif, selain data yang diperlukan, peneliti juga harus memiliki kemampuan untuk dapat menghasilkan penelitian yang baik. Berikut ini beberapa kompetensi yang harus dimiliki oleh para peneliti.

  • Peneliti harus memiliki wawasan yang luas dan mendalam tentang bidang yang akan diteliti.
  • Peneliti harus mampu menciptakan rapport kepada setiap orang yang ada pada konteks sosial yang akan diteliti. Dengan begitu, peneliti dapat membangun hubungan yang baik dengan setiap orang yang ada pada konteks sosial.
  • Peneliti harus memiliki kepekaan untuk melihat setiap segala yang ada pada objek penelitian.
  • Peneliti harus mampu menggali sumber data dengan obervasi partisipasi dan wawancara mendalam secara triangulasi, serta sumber-sumber lain.
  • Peneliti mampu mnganalisis data kualitatif secara induktif berkesinambungan mulai dari analisis deskriptif, domain, komponensial, dan tema kultural budaya.
  • Peneliti juga mampu menguji kredibilitas, dependabilitas, konfirmabilitas, dan transferabilitas hasil penelitian.
  • Peneliti mampu menghasilkan temuan pengetahuan, hipotesis, atau ilmu baru dalam penelitiannya.
  • Peneliti mampu membuat laporan secara sistematis, jelas, lengkap, dan rinci.

Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif

1. Analisis Data Sebelum di Lapangan

Analisis dalam tahap ini dilakukan terhadap data hasil studi pendahuluan, atau data sekunder yang akan digunakan peneliti untuk menentukan fokus penelitian.

Akan tetapi, fokus penelitian pada tahap ini masih bersifat sementara, dan tentunya akan berkembang stelah peneliti melakukan penelitian di lapangan. Dalam penyusunan proposal, peneliti menentukan fokus penelitian untuk mencari data dari sumber data, termasuk karakteristiknya.

2. Analisis Data Selama di Lapangan

Pada tahap ini, analisis data dilakukan dengan mengumpulkan data secara langsung melalui wawancara atau observasi. Misalnya, pada saat wawancara berlangsung, peneliti sudah melakukan analisis terhadap jawaban dari responden. Jika peneliti belum puas dengan jawaban dari responden, maka peneliti bisa melanjutkan pertanyaan lagi sampai batas tertentu diperoleh data yang valid. 

3. Analisis Data Selesai di Lapangan

Pada tahap akhir, analisis data dibagi menjadi beberapa bagian. Bagian-bagian tersebut adalah sebagai berikut.

  • Analisis domain, yaitu memperoleh gambaran umum dan menyeluruh dari objek penelitian atau situasi sosial;
  • Analisis taksonomi, yaitu penjabaran secara rinci dari analisis domain melalui observasi terfokus;
  • Analisis komponensial, yaitu mencari cirri spesifik pada setiap detil struktur internal; dan
  • Analisis tema cultural, yaitu mencari hubungan antara domain, dan hubungannya dengan seluruh komponen, akhirnya dapat menentukan tema/judul penelitian. 

Dalam penelitian kualitatif, data diperoleh dari berbagai sumber, dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang bervariasi atau triangulasi (gabungan), dan dilakukan secara kontinyu sampai datanya jenuh.

Dengan teknik pengamatan tersebut, mengakibatkan variasi data yang muncul tinggi sekali. Data yang diperoleh pada umumnya adalah data kualitatif, sehingga teknik analisis data yang digunakan belum ada polanya yang jelas. Oleh karena itu, peneliti sering mengalami kesulitan dalam melakukan analisis data. 

Untuk memahami definisi analisis data, berikut ini akan dikemukakan pendapat Miles and Huberman (1984) yang menyatakan bahwa the most serious and central difficulty in the use of qualitative data is that methods of analysis are not well formulate. Artinya, yang paling serius dan sulit dalam analisis data kualitatif adalah karena metode analisis belum dirumuskan dengan baik.

Senada dengan pendapat tersebut, Susan Stainback menyatakan bahwa there are no guidelines in qualitative research for determining how much data and data analysis are necessary to support and assertion, conclusion, or theory. Artinya, belum ada panduan dalam penelitian kualitatif untuk menentukan berapa banyak data dan analisis yang diperlukan untuk mendukung kesimpulan atau teori.

Berdasarkan penjelasan di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa analisis data adalah proses mencari dan menyusun secara sistematis data yang diperoleh dari hasil wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi melalui cara mengorganisasikan data ke dalam kategori, menjabarkan ke dalam unit-unit, melakukan sintesa, menyusun ke dalam pola, mengklasifikasikan hal-hal penting dan yang akan dipelajari, dan membuat kesimpulan, sehingga mudah dipahami oleh peneliti dan oleh pembaca.

Sedangkan analisis data kualitatif adalah bersifat induktif. Artinya, suatu analisis berdasarkan data yang diperoleh, kemudian dikembangkan sesuai dengan pola tertentu atau menjadi hipotesis. 

Selain itu, penelitian dengan metode kualitatif dalam mencantumkan teori masih bersifat sementara, maka teori yang digunakan dalam penyusunan proposal penelitiannya juga masih bersifat sementara dan akan berkembang setelah peneliti memasuki lapangan atau konteks sosial. Jadi, dalam penelitian kualitatif sebuah teori itu bersifat menemukan teori.

Pada penelitian kualitatif akan lebih profesional apabila menguasai semua teori, sehingga wawasannya luas dan menjadi instrumen yang baik untuk penelitian. Bagi para peneliti kualitatif, teori berfungsi sebagai bekal untuk bisa memahami konteks sosial secara lebih luas dan mendalam.

Peneliti kualitatif juga dituntut untuk mampu mengorganisasikan semua teori yang dibaca. Landasan teori yang dituliskan dalam proposal penelitian lebih berfungsi untuk menunjukkan seberapa jauh peneliti memiliki teori dan memahami permasalahan yang diteliti walaupun permasalahan tersebut masih bersifat sementara.

Jadi, yang penting di dalam penelitian kualitatif adalah peneliti kualitatif dituntut untuk menemukan teori berdasarkan data yang diperoleh di lapangan atau situasi sosial.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Wawasan Nusantara - Pergolakan Sejarah yang Sulit Selesai
  • Tips Lengkap Membuat Abstrak Tugas Akhir
  • Makalah Psikologi Pendidikan - Lupakan Akar Heuristik
  • Penulisan Karya Ilmiah Skripsi
  • Kajian dalam Makalah Komunikasi Organisasi
  • Beberapa Rekomendasi Judul Skripsi Pendidikan Biologi
  • Kliping, Dari Informasi Sampai Hobi
  • Persyaratan Laporan dan Metode Penulisan Laporan Manajemen
  • Bab 3 Metodologi Penelitian
  • Kata Pengantar Sebuah Makalah: Jendela Kecil Juga Salam Hangat - ANNEA
  • Sistematika Penulisan Karya Tulis untuk Beragam Keperluan
  • Penyusunan Makalah Pancasila
  • Definisi Variabel Penelitian
  • Metode Penulisan Skripsi - Kualitatif atau Kuantitatif? Pragmatis Saja!
  • Mengenal Metodologi Penelitian Deskriptif
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA