Yuk, Pahami Pengertian Aerobic

Anda pasti sering mendengar kata "aerobik (aerobic dalam bahasa Inggris)". Ya! Kata ini erat sekali kaitannya dengan senam sehat yang banyak dilakukan orang-orang setiap minggu pagi di lapangan. Sebenarnya, apa sih aerobik itu? Apakah gerakan atau olahraga aerobik itu hanya untuk senam saja? Supaya lebih jelas dan mengerti tentang aerobik, yuk kita simak uraian berikut ini!
Pengertian Aerobik
Aerobik merupakan kata sifat. Secara harfiah, aerobik berarti bersifat menggunakan udara atau oksigen. Akan tetapi, dalam artian luas, aerobik berarti segala macam bentuk gerak tubuh organisme hidup yang bersifat menggunakan udara atau oksigen untuk kelangsungannya. Aerobik ini tidak terbatas pada senam saja, tetapi hal-hal lain yang juga bersifat menggunakan oksigen. Bahkan, kita tidur pun bisa dikatakan bersifat aerobik.
Aerobik dalam Dunia Olahraga
Dalam dunia olahraga, aerobik dikaitkan dengan berbagai macam olahraga yang bersifat menggunakan oksigen. Tentu saja, semua olahraga pasti menggunakan oksigen. Akan tetapi, dalam dunia olahraga ini, ada pengertian tambahan bagi olahraga aerobik, yaitu olahraga yang bertujuan untuk meningkatkan denyut jantung. Itu sebabnya, olahraga aerobik disebut juga sebagai olahraga kardio (kardio dalam istilah kesehatan berarti jantung).
Macam-macam Olahraga Aerobik/Kardio
Jika selama ini kita mengenal aerobik itu hanya senam, saatnya kita menambah pengetahuan. Ada banyak sekali macam dari olahraga aerobik.
- Aerobik low impact. Yaitu, olahraga aerobik yang cenderung santai dan meningkatkan denyut jantung secara perlahan-lahan, contohnya jalan kaki, jogging, dan renang.
- Aerobik high impact. Yaitu, olahraga aerobik yang bisa meningkatkan denyut jantung secara cepat, contohnya berlari, tenis, dan menari.
Manfaat Olahraga Aerobik
Berikut ini adalah manfaat dari olahraga aerobik.
- Menguatkan jantung dan sistem kardiovaskular (sistem peredarah darah).
- Mengurangi gejala dan meminimalkan risiko kelainan atau penyakit jantung.
- Menguatkan paru-paru dan meningkatkan kapasitas paru-paru (sistem pernapasan).
- Meningkatkan kemampuan metabolisme tubuh.
- Membakar kalori atau lemak (membantu menurunkan berat badan).
- Mengurangi stres.
- Meningkatkan energi.
- Menghilangkan insomnia (susah tidur).
- Mencegah tekanan darah tinggi.
- Meningkatkan fleksibitas tubuh dan sendi-sendi tubuh.
- Meningkatkan citra diri dan kepercayaan diri.
Takaran Aerobik Setiap Hari
Menurut para ahli, berolahraga aerobik setiap hari bisa memaksimalkan manfaat aerobik bagi tubuh. Akan tetapi, meskipun begitu, takaran olahraga aerobik yang dilakukan haruslah tepat. Jangan kurang dan jangan berlebih. Semua harus disesuaikan dengan kemampuan tubuh. Biasanya, olahraga aerobik cukup dilakukan selama 20-30 menit saja per hari minimal 3 hingga 4 kali seminggu.
Ingat! Dalam setiap latihan aerobik perlu dilakukan pemanasan terlebih dahulu dan pendinginan setelahnya. Hal ini dilakukan untuk mencegah cedera otot dan agar tubuh tidak langsung kaget dalam menerima gerakan aerobik inti. Lamanya waktu untuk pemanasan dan pendinginan masing-masing cukup 5-10 menit saja.
Setelah Anda mengenal aerobik lebih jauh, siapkah tubuh Anda untuk menerima manfaat olahraga ini? Mari kita berolahraga aerobik!






