logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Politik dan Pemerintahan

Memahami Pengertian Demokrasi


Ilustrasi pengertian demokrasi

Pengertian demokrasi saat ini telah menyebar luas di masyarakat Indonesia. Dengan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia berarti negeri ini telah memakaikan pakaian demokrasi di sistem pemerntahannya. Maka sangat aneh jika kita menemukan sebagian dari penduduk Indonesia yang tidak mengetahui tentang demokrasi. Ini dikarenakan mulai duduk di bangku SD hingga perkuliahan, demokrasi selalu menjadi santapan peserta didik. Pemahaman demokrasi dipandang penting oleh sebagian besar pendidik dan politisi di tanah air.

Mengacu pada perubahan atau relovusi di wilayah Eropa pada abad pertengahan, demokrasi kini telah menjadi salah satu bentuk pemerintahan yang dianggap ideal oleh para politisi. Demokrasi dapat menjadi wadah untuk menampung aspirasi atau pendapat dari rakyat dalam membangun negerinya sendiri. Namun pada kenyataan saat ini, pengertian demokrasi pada lembaran teori tidak sesuai dengan prakteknya di kehidupan nyata. Ini dapat kita lihat bagaimana keadaan rakyat Indonesia yang sebagian besar berada pada level ekonomi rendah, sedangkan elit politik di berbagai elemen pemerintahan banyak menghambur-hamburkan uang.

Bila kita catat berbagai program dan kinerja dari lembaga pemerintahan semisal DPR, maka akan kita temui banyak program yang tidak penting untuk kesejahteraan rakyat bahkan dapat kita katakan pemborosan.  Misalnya saja program studi banding di DPR saat ini yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Studi banding dapat kita katakan program cacat yang hanya menghabiskan uang rakyat. Mengingat bagaimana laporan beberapa mahasiswa yang ke luar negeri untuk belajar, mereka mengatakan bahwa anggota DPR hanya berjalan-jalan beserta rekan dan keluarganya di luar negeri. Betapa sakitnya hati rakyat jika uang yang mereka kumpulkan dari pembayaran pajak ternyata digunakan untuk jajan dan melancong ke luar negeri.

Istilah demokrasi telah lama didengung-dengungkan, terutama sejak berdirinya negara ini secara resmi. Bahkan di era reformasi ini, istilah demokrasi makin membahana sebagai jargon politik. Mau tidak mau sistem pemerintahan kita sudah terbentuk begitu kuat dalam sistem presidensial yang menganut paham demokrasi. Pembagian wilayah kekuasaan menjadi legislatif, eksekutif, dan yudikatif memberi justifikasi tentang sistem pemerintahan demokratis di Indonesia.

Pengertian Demokrasi Menurut KBBI

Menurut KBBI, pengertian demokrasi adalah sebuah bentuk atau sistem pemerintahan yang segenap rakyat turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya. Makna lainnya adalah gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara. Pemerintahan demokrasi sebetulnya membutuhkan liberalisme. Sehingga tidak heran jika bangsa Indonesia pun diarahkan pada perilaku liberal.

Sering pula kita dengar slogan dari para pemimpin kita —seperti yang disuarakan Presiden Abraham Lincoln, presiden Amerika ke-16— bahwa "pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat" sebagai bagian dari sistem demokrasi Indonesia. Namun, itu pulalah yang kemudian sering menjadi pembenaran pemerintahan untuk "memeras" rakyat melalui sistem perundang-undangannya.

Sebab pada kenyataannya, bunyi "untuk rakyat"-nya itu belumlah terasa benar meski pemerintahan sudah berjalan berpuluh-puluh tahun. Kemiskinan makin luas, pengangguran makin membengkak, fasilitas umum mulai amburadul, korupsi seakan sudah menjadi bagian dari pekerjaan resmi pejabat, penggusuran di mana-mana, kejahatan merajalela, dan tentunya hutang yang menggunung harus menjadi tanggungan rakyat yang sebagian besar masih miskin.

Pengertian Demokrasi di Berbagai Negara

Pertanyaan yang muncul kemudian adalah apa benar para pemimpin bangsa ini sudah menjalankan demokrasi demi kepentingan rakyat? Pernyataan Abraham Lincoln mengenai makna paling hakiki tentang demokrasi itu seharusnya dipahami lebih dalam dan diterapkan dengan suatu komitmen yang komprehensif integral.

Menurut Melvin I. Urofsky (seorang profesor sejarah dan kebijakan publik pada Virginia Commonwealth University), demokrasi adalah sesuatu yang berat, bahkan mungkin merupakan bentuk pemerintahan yang paling rumit dan sulit. Banyak ketegangan dan pertentangan, dan mensyaratkan ketekunan para penyelenggaranya agar berhasil.

Demokrasi tidak dirancang demi efesiensi, tapi demi pertanggungjawaban. Sebuah pemerintahan demokratis mungkin tidak dapat bertindak secepat pemerintahan diktator, tetapi sekali mengambil tindakan, dapat dipastikan adanya dukungan publik atas keputusan tersebut.

Pada tahun akhir-akhir ini banyak dari elemen masyarakat tingkat bawah yang mempersoalkan pelaksanaan demokrasi di negara mereka. Sebut saja kegiatan atau protes dengan tema Ocuppy Wall Street di negara Amerika, mereka para demonstran menanyakan dan memprotes kebijakan negara yang sangat dipengaruhi oleh para pengusaha yang sebagian besar melakukan aktivitasnya di Wall Street. Mereka menyuarakan tentang kebebasan dan kemandirian dari pemerintah dari tekanan para pengusaha dan pebisnis.

Apabila kita cermati terdapat kejanggalan terhadap pelaksanaan pengertian demokrasi sebenarnya sekarang ini. Terdapat banyak sekali keputusan atau kebijakan dari pemerintah Amerika Serikat yang hanya mementingkan pesanan para pengusaha atau pemodal. Sejumlah opin berkembang dengan mempertanyakan status perang Amerika di Irak, Afghanistan dan berbagai wilayah di dunia yang tidak jelas kepentingannya. Apalagi jika perang tersebut digembor-gemborkan oleh pemerintah Amerika Serikat untuk kebaikan rakyat dan perjuangan demokrasi.

Tidak hanya di AS terdapat protes terhadap pelaksanaan demokrasi di negaranya. Di sebagian negara Eropa kini masyarakat mereka bangkit untuk membenarkan tata pelaksanaan demokrasi yang salah menurut rakyat kecil. Bahkan di Asia Tenggara, rakyat Malaysia melakukan gerakan Bersih Malaysia yang mendukung untuk pelaksanaan pemilu demokratis yang bebas dari manipulasi dari pemerintah yang berkuasa.

Pengertian terhadap teori demokrasi memang terus berevolusi mengikuti perkembangan kebudayaan dan kehidupan sosial di masyarakat. Sehingga terdapat perbedaan terhadap pemahaman demokrasi antara masyarakat ketimuran dan barat.

Pengertian Demokrasi Disesuaikan Dengan Kebudayaan Bangsa

Demokrasi termasuk di Amerika bukanlah produk yang telah selesai, melainkan sesuatu yang terus bertumbuh-kembang. Oleh sebab itu, sistem demokrasi yang diterapkan di beberapa negara, khususnya Indonesia, harus tetap berpijak pada sejarah dan kebudayaannya sendiri. Sebab, demokrasi yang diterapkan di Amerika pun tidaklah ideal untuk diterapkan di semua negara karena adanya perbedaan sejarah, budaya, dan agama.

Seperti yang kita ketahui bahwa demokrasi di Amerika sangat mementingkan kebebasan individu dalam berekspresi dan berekonomi. Sehingga tidak dapat disalahkan seseorang yang berbisnis dengan memanfaatkan tindakan asusila di Amerika atau negara lain yang membebek padanya. Terdapat sejumlah situs porno yang dilegalkan oleh berbagai negara di dunia, termasuk Amerika, Rusia, Prancis, Jepang dan lainnya. Karena menurut pengertian demokrasi yang mereka anut adalah tidak masalah kita melakukan tindakan apapun selama tidak mengganggu orang lain.

Tentu saja pengertian demokrasi yang diusung oleh negara-negara barat tidak dapat kita makan mentah-mentah untuk dilaksanakan di Indonesia. Karena budaya Indonesia berbeda dengan budaya Amerika, Prancis ataupun Inggris. Dalam bertingkah laku sudah menjadi kepastian dan adat di masyarakat kita untuk menjaga akhlak dan etika. Seseorang tidak dapat bertindak tanduk tercela di masyarakat Indonesia, sehingga terdapat berbagai hukum atau norma adat yang mengatur bagaimana seharusnya seseorang bertingkah laku.

Dari tahun ke tahun tampaknya pengertian demokrasi yang digagas oleh para pendiri bangsa terkikis sedikit demi sedikit. Banyak para pemuda penerus bangsa yang kini condong kepada budaya asing yang serba bebas. Tengok saja bagaimana "prestasi" pemuda kita dalam urusan seks bebas dan pemakaian narkoba. Sungguh hasil yang mencengangkan bagi kita yang membaca berbagai hasil survei yang melaporkan bahwa sebagian besar atau lebih dari 50% pemuda atau siswa siswi di kota metropolitan telah melakukan tindakan asusila/seks di luar pernikahan.

Penataan kembali tentang pengertian demokrasi yang sesuai dengan kebudayaan dan perasaan agamis bangsa Indonesia sangat penting. Dampak dari pengertian demokrasi ketimuran yang salah akan menyebabkan pengaruh yang fatal di tengah masyarakat. Sudah saatnya para intelektual dan politisi bergandengan tangan untuk menggagas sistem pemerintahan yang sesuai dengan kebudayaan kita sendiri. Bercermin pada sejarah awal kemerdekaan yang menceritakan tentang Bapak Soekarno yang berusaha menemukan sistem demokrasi yang pas untuk sejarah dan nilai-nilai bangsa. Maka generasi kita saat ini harus lebih berusaha keras dalam membangun Indonesia yang berkarakter tersendiri bebas dari budaya asing yang merusak.

Memang setiap negara besar di dunia memiliki kepentingan untuk menyebarkan demokasi yang diusung oleh bangsanya sendiri. Akan lebih aman bila para politisi saat ini sadar untuk mengembalikan pengertian demokrasi yang sesuai dengan sejarah, budaya dan nilai-nilai bangsa Indonesia.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Demokrasi Orde Baru: Demokrasi Bermata Dua
  • Sistem Pemerintahan Italia - Mafia, Media, dan Bola
  • Politik Hukum Pidana: Sinergi Polisi dan Jaksa
  • Koran Kedaulatan Rakyat dan Unsur Kedaerahan
  • Tinjauan Sengketa Internasional
  • Partai dan Politik dalam Pemerintahan
  • Sejarah dan Tokoh-Tokoh Partai Komunis Indonesia
  • Beberapa Teori Pembagian Kekuasaan
  • Masa Demokrasi Terpimpin
  • Politik Luar Negeri Indonesia
  • Macam-Macam Ideologi Pemerintahan
  • Profil DPR RI - Lembaga Kedaulatan Rakyat
  • Memahami Teori Kedaulatan Hukum
  • Sistem Pemerintahan & Sistem Politik Inggris
  • Kandungan Nilai-Nilai Pancasila
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA