Pengertian Globalisasi Ekonomi dan Dampaknya
Globalisasi merupakan sebuah istilah yang berhubungan dengan peningkatan keterkaitan dan ketergantungan antarbangsa dan antarmanusia di dunia yang meliputi bidang perdagangan, investasi, perjalanan, budaya, dan bentuk interaksi lain yang menyebabkan batasan suatu negara menjadi semakin sempit.
Pengertian globalisasi secara umum adalah proses interaksi antarindividu, antarkelompok, dan antarbangsa yang saling bergantung dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. Berikut ini dibahas lebih mendalam mengenai globalisasi ekonomi.
Globalisasi ekonomi adalah proses kegiatan ekonomi dan perdagangan yang menjadikan negara-negara di dunia sebagai satu kekuatan pasar yang lebih terintegrasi tanpa halangan teritorial negara. Globalisasi ekonomi mewajibkan penghapusan batasan dan halangan terhadap aliran modal, barang, dan jasa.
Jika globalisasi ekonomi terjadi, batas-batas negara akan semakin hilang. selain itu, keterkaitan ekonomi nasional terhadap ekonomi internasional akan semakin erat. Globalisasi ekonomi membuka peluang bagi produk dalam negeri untuk bersaing dengan produk luar, begitupun sebaliknya.
Kebaikan Globalisasi Ekonomi
1. Produksi Global Dapat Ditingkatkan
Pandangan ini dapat dilakukan melalui spesialisasi dan perdagangan faktor-faktor produksi dunia secara lebih efisien. Hal ini akan mengakibatkan output dunia bertambah dan masyarakat memperoleh keuntungan dari spesialisasi dan perdagangan. Keuntungan itu berupa pendapatan yang meningkat dan selanjutnya dapat meningkatkan daya beli dan tabungan masyarakat.
2. Meningkatkan Kemakmuran Masyarakat Suatu Negara
Perdagangan yang lebih terbuka dan bebas akan memungkinkan masyarakat dari berbagai negara melakukan impor barang lebih banyak dari luar negeri. Hal ini menjadikan konsumen memiliki pilihan barang yang lebih banyak dan variatif. Di samping itu, barang yang didapatkan konsumen memiliki kualitas baik dengan harga yang lebih rendah.
3. Meluaskan Pasar Produk Dalam Negeri
Perdagangan luar negeri yang lebih bebas dan terbuka memungkinkan setiap negara mendapatkan pasar yang jauh lebih besar dari pasar dalam negeri.
4. Memperoleh Lebih Banyak Modal dan Teknologi Lebih Baik
Modal bisa didapat dengan mudah dari investasi asing. Hal ini dapat dinikmati oleh negara berkembang karena masalah kekurangan modal, tenaga ahli, dan tenaga terdidik yang berpengalaman, biasanya dialami oleh negara berkembang.
5. Menyediakan Dana Tambahan untuk Pembangunan Ekonomi
Pembangunan berbagai macam sektor ekonomi tidak hanya dikembangkan oleh perusahaan asing, tetapi utamanya melalui investasi yang dilakukan oleh perusahaan swasta domestik. Perusahaan swasta domestik sering membutuhkan modal dari bank atau pasar saham. Dana segar dari luar negeri itu terutama berasal dari negara-negara maju yang memasuki pasar modal di dalam negeri.
Keburukan Globalisasi Ekonomi
1. Menghambat Pertumbuhan Sektor Industri
Salah satu dampak dari globalisasi ekonomi adalah sistem perdagangan luar negeri menjadi lebih bebas. Hal ini menyebabkan negara-negara berkembang tidak dapat lagi menerapkan tarif tinggi untuk memberikan perlindungan pada industri yang baru berkembang. Jadi, perdagangan luar negeri yang bebas menyebabkan hambatan pada negara berkembang untuk memajukan sektor industri dalam negeri lebih cepat.
2. Memperburuk Neraca Pembayaran
Globalisasi ekonomi memiliki kecenderungan menaikkan barang impor. Sebaliknya, jika suatu negara tidak mampu bersaing, ekspor negara itu tidak akan berkembang. Keadaan ini dapat menyebabkan kondisi neraca ekonomi menjadi buruk. Selain itu, banyaknya investasi asing akan mengakibatkan keuntungan yang mengalir ke luar negeri semakin meningkat.
3. Sektor Keuangan Semakin Tidak Stabil
Efek dari globalisasi di antaranya aliran investasi yang semakin besar. Investasi ini meliputi keikutsertaan dana luar negeri ke pasar saham. Apabila nilai pasar saham meningkat, nilai mata uang dalam negeri akan menjadi lebih baik. Sementara itu, jika harga saham di pasar saham menurun, nilai mata uang dalam negeri akan ikut anjlok.
4. Memperburuk Prospek Pertumbuhan Ekonomi Jangka Panjang
Jika semua dampak buruk globalisasi terjadi, dalam jangka pendek, pertumbuhan ekonomi akan menjadi tidak stabil. Sementara itu, efek jangka panjangnya akan menghambat laju pertumbuhan ekonomi. Hal itu mengakibatkan berkurangnya kesempatan kerja dan memperburuk jumlah pengangguran. Jadi, efek globalisasi ini akan membuat masalah ekonomi-sosial semakin memburuk.






